Bacaan Doa Iftitah Lengkap Beserta Latin Dan Terjemahnya

Bacaan Doa Iftitah – Doa iftitah merupakan doa yang dibaca pada waktu sholat, membaca doa Iftitah merupakan sunnah haiyyah yang apabila tidak dikerjakan tidak harus melaksanakan apapun dalam artian sujud Sahwi, namun alangkah baiknya kalau kita membacanya. dalam anutan islam sebaiknya kita dalam mengerjakan sholat tanpa melupakan sunah yang ada didalamnya alasannya sanggup menambah pahala sholat.

Doa iftitah merupakan doa yang dibaca pada waktu sholat Bacaan Doa Iftitah Lengkap Beserta Latin Dan Terjemahnya
Ilustrasi orang sedang Sholat

Membaca doa iftitah dibaca saat sholat, diantara takbiratul ihram dan ta’awudz sebelum membaca surat Al Fatihah. itulah yang dinamakan iftitah, dalam membaca doa iftitah kita sanggup membacanya dengan Sirr (tanpa suara) dan sanggup juga dengan bersuara.

Baca juga : Niat wudhu dan doa sehabis wudhu beserta latin dan artinya

Dibawah ini kami akan paparkan doa iftitah yang biasa dibaca saat dalam sholat. Terdapat dua versi yang paling umum digunakan oleh umat islam Indonesia.

Berikut ialah bacaan Doa Iftitah lengkap beserta latin dan terjemahnya.

Bacaan Doa Iftitah

اَللهُ أَكْبَرُ كَبِيْرًا وَالْحَمْدُ ِللهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيْلاً.  وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِيْ فَطَرَالسَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضَ حَنِيْفًا مُسْلِمًا وَمَا أَنَا مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ. إِنَّ صَلاَتِيْ وَنُسُكِيْ وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِيْ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ. لاَشَرِيْكَ لَهُ وَبِذلِكَ أُمِرْتُ وَأَنَا مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ


Allaahu Akbar kabiira, walhamdu lillaahi katsiira, wasubhaanallaahi bukratawwa ashiila. wajjahtu wajhiya lilladzii fatharassamaawaati wal ardha haniifam muslimaw wamaa anaa minal musyrikiin. Inna shalaatii wanusukii wamahyaaya wamamaatii lillaahi Rabbil ‘aalamiina. Laa syariikalahu wa bidzaalika umirtu wa anaa minal muslimiin.

Artinya:“Allah Maha Besar dengan sebesar-besarnya. Segala puji yang sebanyak-banyaknya bagi Allah. Maha Suci Allah pada pagi dan petang hari. Aku menghadapkan wajahku kepada Tuhan yang telah membuat langit dan bumi dengan segenap kepatuhan dan kepasrahan diri, dan saya bukanlah termasuk orang-orang yang menyekutukan-Nya. Sesungguhnya sholatku, ibadahku, hidup dan matiku hanyalah kepunyaan Allah, Tuhan semesta alam, yang tiada satu pun sekutu bagi-Nya. Dengan semua itulah saya diperintahkan dan saya ialah termasuk orang-orang yang berserah diri (muslim).”
Bacaan Doa Iftitah diatas biasa dibaca oleh saudara kita yang NU.

Bacaan Doa Iftitah(2)

اَللَّهُمَّ بَاعِدْ بَيْنِي وَبَيْنَ خَطَايَايَ، كَمَا بَاعَدْتَ بَيْنَ المَشْرِقِ وَالمَغْرِبِ، اَللَّهُمَّ نَقِّنِي مِنَ الخَطَايَا كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ الأَبْيَضُ مِنَ الدَّنَسِ، اَللَّهُمَّ اغْسِلْ خَطَايَايَ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالبَرَدِ
Allahumma baaid bainii wa baina khothoyaaya kamaa baatdta baiinal masyriki wal magrhribi, Allahumma naqinii min khothooyaa kama yunaqqos tahubul abtyaddhzu minad danas. Allahummaghsil khothoyaaya bilmaai watsalji wal barad.
Artinya:
“Ya Allah, jauhkanlah antara saya dan kesalahan ku sebagaimana Engkau telah menjauhkan antara timur dan barat. Ya Allah, sucikan lah kesalahanku sebagaimana pakaian yang putih disucikan dari kotoran. Ya Allah, cucilah kesalahanku dengan air, salju, dan air dingin”

Bacaan Doa Iftitah diatas biasa dibaca oleh saudara kita yang Muhammadiyah.

Sebagaimana yang disebutkan diatas, bahwa bacaan doa iftitah itu banyak macamnya. Yang paling utama, semua versi tersebut bersumber dari petunjuk nabi Muhammad Saw. Sebab doa iftitah itu potongan dari rangkaian ibadah sholat, sedangkan sholat itu harus merujuk kepada yang dicontohkan oleh ia Rasulullah Saw.

Hukum Membaca Doa iftitah/istiftah adalah Sunnah, diantara dalilnya ialah hadist dari Abu Hurairah, berikut ini.

كان رسول الله صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إذا كبَّر في الصلاة؛ سكتَ هُنَيَّة قبل أن يقرأ. فقلت: يا رسول الله! بأبي أنت وأمي؛ أرأيت سكوتك بين التكبير والقراءة؛ ما تقول؟ قال: ” أقول: … ” فذكره


Artinya: “Biasanya Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam sehabis bertakbir saat shalat, ia membisu sejenak sebelum membaca ayat. Maka saya pun bertanya kepada beliau, wahai Rasulullah, kutebus engkau dengan ayah dan ibuku, saya melihatmu berdiam antara takbir dan bacaan ayat. Apa yang engkau baca saat itu adalah:.. (beliau menyebutkan doa istiftah)” (Muttafaqun ‘alaih)

Setelah menyebut beberapa doa istiftah dalam kitab Al Adzkar, Imam An Nawawi berkata: “Ketahuilah bahwa semua doa-doa ini hukumnya mustahabbah (sunnah) dalam shalat wajib maupun shalat sunnah” (Al Adzkar, 1/107).


Bahwa bacaan doa Iftitah itu ada banyak macam-nya, mau pilih yang mana yang penting semua bersumber dari petunjuk Nabi Muhammad SAW. Karena doa Iftitah potongan dari rangkaian ibadah sholat. Sedangkan sholat sendiri harus merujuk dengan apa yang di pola kan oleh Rasulullah Saw. Itulah bacaan doa iftitah beserta latin dan terjemahnya. Semoga apa yang sudah di sampaikan diatas sanggup bermanfaat bagi kita semua.

Scroll to Top