Bacaan Doa Khusnul Khotimah (Akhir Yang Baik)

Doaharianislami.com- Husnul khatimah merupakan suatu kondisi yang mana seorang hamba diberi taufiq oleh Allah Ta’ala sebelum datangnya kematian untuk meninggalkan segala macam perbuatan yang mendatangkan kemurkaan Allah Ta’ala, dan ia diberi taufik oleh Allah ta’ala untuk bertaubat dari segala dosa dan maksiat dan bersegera melaksanakan ketaatan dan perbuatan baik, lalu beliau menutup usianya diatas kebaikan. Doa khusnul Khotimah ini terdapat pada Al-Qur’an Surat Ali Imron Ayat : 193-194.

 merupakan suatu kondisi yang mana seorang hamba diberi taufiq oleh Allah Ta  Bacaan Doa Khusnul Khotimah (Akhir Yang Baik)

Berikut ialah Doa agar Khusnul Khotimah dalam Bahasa Arab Latin Dan Artinya:

Doa Khusnul Khotimah

رَبَّنَا إِنَّنَا سَمِعْنَا مُنَادِيًا يُنَادِي لِلْإِ يمَانِ أَنْ آَمِنُوا بِرَبِّكُمْ فَآَمَنَّا رَبَّنَا فَاغْفِرْ لَنَا ذُنُوبَنَا وَكَفِّرْ عَنَّا سَيِّئَاتِنَا وَتَوَفَّنَا مَعَ الْأَبْرَارِ . رَبَّنَا وَآَتِنَا مَا وَعَدْتَنَا عَلَى رُسُلِكَ وَلَا تُخْزِنَا يَوْمَ الْقِيَامَةِ إِنَّكَ لَا تُخْلِفُ الْمِيعَادَ


Robbanaa innanna sami’naa munadiyan yunaadi lil iiman an aamanu birobikun fa amannaa. Robbanaa faghfir lanaa dzunubaana wa kafir sayyiatinaa wa taffannaa ma’al abror. Robbanaa waaatinaa ma wa’attanaa‘ala rusulika wa laa tukhzinaa yaumal qiyamah innaka laa tukhliful mi’aad.
Artinya:
“Ya Tuhan sungguh kami telah mendengar usul yang menyeru kepada iman: “Barimanlah kau kepada Tuhanmu, maka kami pun beriman. Ya Tuhan, ampunilah dosadosa kami dan hapuskanlah kesalahan-kesalahan kami, serta matikanlah kami beserta orang-orang yang banyak berbuat kebajikan. Ya Tuhan, berilah kami apa yang telah Engkau janjikan kepada kami dengan perantaraan rasul-rasulMu, dan janganlah Engkau hinakan kami pada hari final zaman nanti. Sungguh Engkau sama sekali tidak akan pernah menyalahi janji.”  (QS. Âli Imrân: 193-194)
Itulah doa Khusnul Khotimah dalam bahasa Arab, Latin dan Artinya, Iman Bukhari meriwayatkan Bahwa, Baik sekali doa di atas dibaca pada setiap kesempatan, tapi lebih utama pada waktu tengah malam (sepertiga malam) hingga menjelang shubuh. Karena ayat ini pula yang dibaca Nabi Muhammad Saw dikala bangkit dari tidurnya sambil memandang langit.
Scroll to Top