Bacaan Niat Shalat Jum’at Berjamaah Yang Benar Lengkap Dalam Bahasa Arab

Bacaan Niat Shalat Jum’at Berjamaah Yang Benar Lengkap Dalam Bahasa Arab – Shalat jum’at merupakan salah satu kewajiban bagi umat muslim pria yang di kerjakan satu ahad sekali serta harus di laksanakaan jikalau tidak mempunyai udzur atau halang yang telah di menetapkan berdasarkan syariat agama, sepeti sedang sakit atau berada dalam perjalanan.

Sama ibarat pada umumnya shalat jum’at ini juga mempunyai syarat dan rukun yang harus di penuhi oleh orang yang melaksanakannya alasannya jikalau tertinggal atau sengaja di tinggalkan maka tidak syah ibadahnya tersebut, ibarat salah satunya yakni niat yang termasuk para rukun yang di hadirkan di dalam hati ketika takhbirotul ikhram.

Jangan sekali-kali umat muslim baligh berani meninggalkan shalat jum’at ini tanpa ada alasannya atau di sengaja, lantaran jikalau hal itu di kukan maka allah akan mengunci hati mereka, maksudnya yaitu pintu rahmat dan hidayah akan di tutup oleh allah swt serta di jadikan orang yang lalai juga termasuk orang yang munafik.

Kaprikornus sanggup di simpulkan bahwa shalat jum’at ini hukunya wajib bagi pria yang sudah baligh dan tidak ada halangan. Maka dengan begitu silhkan pelajari dengan baik tata cara atau panduan dan niat shalat jum’at dengan baik biar lebih semangat mengerjakannya. Dan berikut yakni bacaannya.

Niat Shalat Jum’at Untuk Imam

اُصَلِّيْ فَرْضَ الجُمْعَةِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ اْلقِبْلَةِ اَدَاءً اِمَامًا لِلَّهِ تَعَالَى

Usholli fardlol jum’ati rak’ataini mustaqbilal qiblati adaa-an imaaman lillaahi ta’aala.

Artinya : Aku niat melaksanakan shalat jum’at 2 rakaat, sambil menghadap qiblat, ketika ini, menjadi imam, lantaran Allah ta’ala.

Niat Shalat Jum’at Untuk Ma’mum

اُصَلِّيْ فَرْضَ الجُمْعَةِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ اْلقِبْلَةِ اَدَاءً مَاْمُوْمًا لِلَّهِ تَعَالَى

Ushollii fardlol jum’ati rak’ataini mustaqbilal qiblati adaa-an ma-muuman lillaahi ta’aala.

Artinya : Aku niat melaksanakan shalat jum’at 2 rakaat, sambil menghadap qiblat, ketika ini, menjadi mamum, lantaran Allah ta’ala.

Sedikit perlu di ketahui bahwa shalat jum’at ini pengganti dzuhur yang mana keduanya mempunyai tata cara yang berbeda mulai dari jumlah rakaat serta terdapatnya khutbah yang di lakukan oleh imam sebelum shalat di laksanakan. Itulah dari kami pembahasan tetang jum’at mudah-mudahan bermanfaat.

Scroll to Top