Cara Berdoa Dan Berdzikir Sunnah Rasul Kepada Allah

Berdoa dan Berdzikir Sunnah Rasul-Bahagianyah seorang mu’min itu apabila berdoa secara yang di sunnahkan oleh rasul kepada allah dengan banyak berdoa dan berdzikir pada alloh subhana wataala alangkah baiknyah kita berdoa dan berdzikir itu harus dengan budpekerti adabannyah supaya doa kita cepet di kobul oleh allah subhana wataala, seorang mumin yang taat pasti tau berdoa ialah sebuah senjatanyah umat islam alasannya ialah takutnyah orang yahudi dan nasroni dengan berdoanyah orang mu’min.
bergemuruhnyah takbir. menyerupai orang amerika menjadi negara penguasa alasannya ialah mereka banyak senjatanyah dan alat alat perangnyah.tapi orang amerika takut sama orang indonesia alasannya ialah mereka takut dengan doa dan ketika membaca takbirnyah (allohu akbar)
Di dalam berdoa juga ada etikanyah dan budpekerti adabannyah, semisalnyah mengangkat kedua tangan, melihat ke atas langit,punya wudhu, membaca hamdalah dan solawat di ahir. alasannya ialah banyak orang orang berdoa dalam hatinyah merasa tidak di ijabah (di terima)sebenernyah bukan tidak di ijabah tapi ketika kita berdoa tidak dengan budpekerti adaban berdoa dan etikanyah.
pernahkah kita berdoa dan berdzikir menangis di dikala tengah malam teringat dosa ?
pernahkah kita sedang berdoa membayangkan dosa dosa kita yang udah kita lakukan ?
mungkin jawabannyah kebanyakan umumnyah umat islam tidak pernah, alasannya ialah banyaknyah umat islam cuma mengungkapkan apa yang kita mau tapi tidak sadar dirinyah itu kotor (banyak dosa).
Adapun budpekerti adaban dan etika berdoa dan berdzikir tadi udah di bahas di atas, di dalam waktunyah juga kita berdoa kita harus tau mana waktu yang harus di kerjakan buat berdoa mana waktu yang harus di kerjakan buat kerja, supaya doa kita cepet di ijabah (di terima)
para alim ullama menganjurkan pilihlah waktu waktu yang cepet terkobul di antranyah sepetiga malam di kira kira waktunyah pukul 02 30 , sehabis shubuh hingga terbit matahari, sehabis final shalat pardu sehabis waktu asyar nyampai awan berwarna kuning dan sebagian budpekerti adaban berdoa yaitu dahulukan memuji dan bersholawat kepada nabi muhamad saw dalam hadis rosul yang di riwayatkan Fadhalah
عَنْ فَضَالَةَ بْنِ عُبَيْدٍ قَالَ: بَيْنَا رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَاعِدًا إِذْ دَخَلَ رَجُلٌ فَصَلَّى فَقَالَ: اَللّهُمَّ اغْفِرْلِيْ وَارْحَمْنِيْ، فَقَالَ رَسُوْلَُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَجِلْتَ أَيُّهَا الْمُصَلِّيْ إِذَا صَلَّيْتَ فَقَعَدْتَ فَاحْمَدِاللهَ بِمَا هُوَ أَهْلُهُ وَصَلِّ عَلَيَّ ثُمَّ ادْعُهُ قَالَ ثُمَّ صَلَّى رَجُلٌ آخَرُ بَعْدَ ذَلِكَ فَحَمِدَ اللهَ وَصَلَّى عَلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ، فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَيُّهَا الْمُصَلِّي ادْعُ تُجَبْ.
Dari Fadhalah bin ‘Ubad Radhiyallahu anhu, ia berkata: “Ketika Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam keadaan duduk-duduk, masuklah seorang laki-laki. Orang itu kemudian melaksanakan shalat dan berdo’a: ‘Ya Allah, ampunilah (dosaku) dan berikanlah rahmat-Mu kepadaku.’ Maka, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ‘Engkau telah tergesa-gesa, wahai orang yang tengah berdo’a. Apabila engkau telah final melaksanakan shalat kemudian engkau duduk berdo’a, maka (terlebih dahulu) pujilah Allah dengan puji-pujian yang layak bagi-Nya dan bershalawatlah kepadaku, kemudian berdo’alah.’ Kemudian tiba orang lain, setelah melaksanakan shalat ia berdo’a dengan terlebih dahulu mengucapkan puji-pujian dan bershalawat kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, maka Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata kepadanya, ‘Wahai orang yang tengah berdo’a, berdo’alah kepada Allah pasti Allah akan mengabulkan do’amu.’”[1]
mungkin setiap tingkah laris insan baik yang buruk dan yang jeleknyah pasti ada doanyah namun ada yang di sunatkan dan ada yang tidak tidak itu bukan jangan tapi alangkah baiknyah itu kita tidak berdoa semisal kita sedang di dalam wc atau di dalam kamar mandi alasannya ialah di daerah itu daerah setan dan jin. di sunatkannyah kita berdoa mau masuk wc dan mau keluar wc,
Adapun secara perincinyah perihal dilema berdoa dan berdzikir semisal doa mustajab,  doa setelah sholat pardhu, doa kunut, doa ahir tahun, doa berhububungan suami istri, lihat dalam dalam artikel kami ingsaaloh soheh dan di ambil dari kitab kitab kuning yang di karang para alim ulama  di cukupkkan sekian wasalamualaikum warohmatulohi wabarokatuh
Scroll to Top