Cara Dan Doa Sebelum Dan Sehabis Wudhu Lengkap.

Bismillahirrohmanirrohiim..
Berikut yaitu cara Wudhu dan doa wudlu lengkap.
Wudhu berdasarkan bahasa yaitu higienis dan suci
Sedangkan berdasarkan aturan syara yaitu membersihkan anggota wudlu sehingga menjadi suci dari hadats kecil atau najis.

Wudhu yaitu salah satu syarat syahnya seseorang yang hendak melaksanakan sholat,bagian terpenting dalam keabsyahan dan keutamaan suatu Ibadah.
Hukum Berwudhu adakalanya Wajib adakalanya sunah.
Wudlu juga banyak mengandung  keutamaan dan khasiat diantaranya adalah:

√ Dapat menghapus Dosa kecil.
√ Membersihkan anggota baadan yang diibasuh.
√ Menjaga kesejukan Anggota badan.
√ Menambah semangat dalam beribadah.
√  Dijauhkan dari gangguan syetan,

(Sangat dianjurkan untuk melanggengkan wudhu,”Dhaimul Wudu” dengan tujuaan Agar dijauhkan dari Hal -hal yang tidakk baik).

Doa Hendak Wudhu:

اشهد ان لا اله الالله وحده لا شرك له واشهد ان محمد عبده ورسو له الحمد لله الذ خعل الماء طهور

Doa diatas dibaca Saat Hendak berwudhu(setelah membaca Bismillah).

Berikut Enam fardlu dalam berwudhu:

1.Niat:ketika membasuh muka.
 Lafadz niat wudhu ialah:

نَوَيْتُ الْوُضُوْءَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ اْلاَصْغَرِ فَرْضًا ِللهِ تَعَالَى

  NAWAITUL WUDHUU_A LIROF’IL KHADATSIL ASHORI FARDLU LILLAHI TA’ALA

Artinya:

              Aku niat wudhu untuk mnghilangkan hadats kecil lantaran Allah ta’ala

2. Membasuh seluruh muka(mulai dari tumbuhnya rambut kepala hingga bawah dagu,dan dari indera pendengaran kanan hingga indera pendengaran kiri)

3. Membasuh kedua tangan hingga siku siku.

4. Membasuh sebagian rambut kepala.

5. Membasuh kedua belah kaki hingga mata kaki.

6. Tertib(berturu -turut)mendahulukan yang harus di dahulukan dan mngahirkan yang harus diahirkan.

  *Syarat syarat wudhu*

1.Islam.

2.Tamyiz,yakni bisa membedakan baik buruknya sesuatu pekerjaan.

3.Tidak berhadats besar.

4.Dengan air suci lagi mensucikan.

5.Tidak ada sesuatu yang menghalangi air,sampai ke anggota wudlu.

6.Mengetahui mana yang wajib mana yang sunah.

   *Sunah sunah wudhu*

1.Membaca basmallah(bismillahirrohmanirrohiim)pada permulaan wudlu.

2.Membasuh telapak tangan hingga pergelanggan.

3.Berkumur kumur.

4.Membasuh lubang hidung.

5.Menyapu seluruh kepala dengan air.

6.Mendahulukan anggota kanan datipada kiri.

7.Menyapu Telinga luar dan dalam.

8.Meniga kalikan membasuh anggota wudllu.

   *Hal yang membatalkan Wudhu*

1.Keluar sesuatu dari Qubul dan Dubur,misal buang air kecil atau besar atau keluar angin dan sebagainya.

2.Hilang nalar lantaran gila,pingsan,mabuk dan tidur.

3.Bersentuhanya kulit antara Laki laki dan Perempuan yang bukan muhrim(keluarga yang dihentikan dinikahi).

4.Tersentuh kemaluan (qubul atau dubur)dengan telapak tangan atau jari walaupun kemaluan sendiri.

Cara dan doa sebelum dan sehabis wudhu lengkap.

 *CARA WUDHU*

Wudhu yaitu salah satu syarat sahnya Sholat.
Sebelum berwudlu,kalau memang ada najis yang melekat dibadan maka harus dibersihkan.
Cara mengerjakan wudhu ialah sebagai berikut:

1.Membaca “Bismillahirrohmanirrohiim”
  sambil mencuci kedua belah tangan hingga bersih.

2.Berkumur kumur tiga kali sambil membersihkan gigi.

3.Mencuci lubang hidung tiga kali.

4.Membasuh muka tiga kali,mulai dari tumbuhnya rambut kepala hingga dagu disertai dengan membaca niat wudhu,
(Husus untuk laki laki yang berjenggot panjang dusunahkan menekan nekan jenggot semoga air bisa hingga mngenai kulit)

5.Membasuh kedua tangan hiingga siku siku tiga kali.

6.Mebasuh kening hingga terkena sebagian rambut.

7.Membasuh kedua indera pendengaran tiga kali.

8.Mencuci kedua kaki hingga mata kaki tiga kali.

Dalam melaksanakan pekerjaan diatas tersebut wajib dikerjakan secara “TERTIB”.

Adapun Cara wudu yang baik dan benar berdasarkan tuntunan sunah yang diajarkan Nabi SAW yaitu sebagai berikut:

TATA CARA WUDU YANG BAIK DAN BENAR:
Pertama, Membaca Basmalah
ﺑِﺴْﻢِ ﺍﻟﻠﻪِ ﺍﻟﺮَّﺣْﻤﻦِ ﺍﻟﺮَّﺣِﻴﻢْ
Bismillahirrohaanirrohiim
“Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang
Kedua , Berdoa sebelum wudhu:
ﺃَﺷْﻬَﺪُ ﺃَﻥْ ﻻَ ﺇِﻟَﻪَ ﺇِﻻَّ ﺍﻟﻠﻪَ ﻭَﺣْﺪَﻩُ ﻻَ ﺷَﺮِﻳﻚَ ﻟَﻪُ , ﻭَﺃَﺷْﻬَﺪُ ﺃَﻥَّ ﻣُﺤَﻤَّﺪًﺍ ﻋَﺒْﺪُﻩُ ﻭَﺭَﺳُﻮْﻟُﻪُ
Asyhadu al laa ilaaha illa-Llahu wahdahu laa syariika lah, wa asyhadu anna muhammadan ‘abduhu warosuluhu
Artinya:
“Aku bersaksi tiada Tuhan selain Allah, tidak ada sekutu baginya, dan saya bersaksi bahwa Nabi Muhammad yaitu hamba dan Rasulnya.
Ketiga, doa ketika menyentuh air wudhu, berdoa:
ﺍﻟْﺤَﻤْﺪُ ﻟِﻠﻪِ ﺍﻟَّﺬِﻱْ ﺟَﻌَﻞَ ﺍﻟْﻤَﺎﺀَ ﻃَﻬُﻮﺭًﺍ
Alhamdulillahi alladzi ja’ala al-maa`a thohuuron
Artinya:
“Segala puji bagi Allah yang telah mengakibatkan air yang suci dan mensucikan.
Doa diatas dimaksudkan untuk menujukan rasa  syukur kita kepada Allah yang telah membuat air sebagai alat bersuci ,sekaligus sebagai sumber kehidupan kita.
Keempat , menggosok gigi atau bersiwak.
Tatacara menggosok gigi sesuai aliran Rasulullah ialah dilakukan dengan tangan kanan, dimana posisi jari kelingking berada di pangkal siwak, jari telunjuk, jari tengah dan jari cantik berada di atas, serta jari jempol di bawah. Kemudian menggerakkan siwak kebagian gigi sebelah kanan, diteruskan dengan sebelah kiri, dan diteruskan dengan mengusap tenggorokan.
kemudian berdoa sebagai berikut:
ﺍﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﺑَﻴِّﺾْ ﺑِﻪِ ﺃَﺳْﻨَﺎﻧِﻲْ ﻭَﺷُﺪَّ ﺑِﻪِ ﻟِﺜَﺎﺗِﻲْ ﻭَﺛَﺒِّﺖْ ﺑِﻪِ ﻟِﻬَﺎﺋِﻲْ ﻭَﺑَﺎﺭِﻙْ ﻟِﻲْ ﻓِﻴْﻪِ ﻳَﺎ ﺃَﺭْﺣَﻢَ ﺍﻟﺮَّﺍﺣِﻤِﻴﻦَ
Allahumma bayyidl bihi asnaani wa syudda bihi litsaati wa tsabbit lihaa`i wa baarikli fiihi yaa Arhamarraahimiin
Artinya:
“Ya Allah, dengan menggosok gigi ini, putihkanlah gigiku, kuatkanlah gusiku, tetapkanlah lidahku, dan berkahi saya di dalamnya wahai Dzat Paling Pengasih diantara Terkasih”.
Kelima, membasuh telapak tangan sebanyak 3 kali. Sambil berdoa:
ﺍﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﺍﺣْﻔَﻆْ ﻳَﺪِﻱْ ﻣِﻦْ ﻣَﻌَﺎﺻِﻴْﻚَ ﻛُﻠِّﻬَﺎ
Allahumma ihfadz yadi min ma’aashiika kullaha
Artinya:
“Ya Allah, jagalah kedua tanganku dari semua perbuatan maksiat”.
Keenam , berkumur sekaligus mencuci lubang hidung dengan sekali cakupan air. Hal ini dilakukan sebanyak 3 kali.
Saat berkumur, disunnahkan berdoa di dalam hati:
ﺍﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﺃَﻋِﻨِّﻲْ ﻋَﻠَﻰ ﺫِﻛْﺮِﻙَ ﻭَﺷُﻜْﺮِﻙَ ﺍﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﺍﺳْﻘِﻨِﻲ ﻣِﻦْ ﺣَﻮْﺽِ ﻧَﺒِﻴِّﻚَ ﺻَﻠَّﻰ ﺍﻟﻠﻪُ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻭَﺳَﻠَّﻢَ ﻛَﺄْﺳًﺎ ﻟَﺎ ﺃَﻇْﻤَﺄُ ﺑَﻌْﺪَﻩُ ﺃَﺑَﺪًﺍ
Allahumma a’inni ‘ala dzikrika wa syukrika, Allahumma asqini min haudli nabiyyika shollallahu ‘alaihi wa sallam ka’san laa adzma’a ba’dahu Abadan
Artinya:
“Ya Allah, tolonglah saya (untuk selalu) mengingat dan bersyukur pada-Mu.
Ya Allah, beri saya minuman dari telaga Kautsar Nabi Muhammad, yang begitu menyegarkan hingga saya tidak merasa haus selamanya”.
lalu ketika membersihkan lubang hidung, ketika menghirup air, berdoa dalam hati:
ﺍﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﺃَﺭِﺣْﻨِﻲ ﺭَﺍﺋِﺤَﺔَ ﺍﻟْﺠَﻨَّﺔِ ﺍﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﻟَﺎ ﺗَﺤْﺮِﻣْﻨِﻲْ ﺭَﺍﺋِﺤَﺔَ ﻧِﻌَﻤِﻚَ ﻭَﺟَﻨَّﺎﺗِﻚ
Allahumma Arihni Raaihatal jannah. Allahumma laa tahrimni raaihata ni’amika wa jannatika
Artinya:
“Ya Allah, (izinkan) saya mencium wewangian surga. Ya Allah, jangan halangi saya mencium wanginya nikmat-nikmatmu dan wanginya surga.
Sedangkan ketika mengeluarkan air dari lubang hidung, berdoa:
ﺍَﻟَّﻠﻬُﻢَّ ﺇِﻧِّﻲْ ﺃَﻋُﻮْﺫُ ﺑِﻚَ ﻣِﻦْ ﺭَﻭَﺍﺋِﺢِ ﺍﻟﻨَّﺎﺭِ ﻭَﺳُﻮْﺀِ ﺍﻟﺪَّﺍﺭِ
Allahumma inni a’udzu bika min rawaaihin naar wa suu`i daar
Artinya:
“Ya Allah, saya berlindung pada-Mu dari busuknya aroma neraka, dan dari buruknya kawasan kembali”.
Ketujuh, niat wudhu dibarengi dengan membasuh wajah.
Mengingat bahwa niat harus berbarengan dengan melaksanakan tindakan ibadah yang pertama(انِّيَتُ قسد السيءٍ)
Bacaan Niat wudu:
ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺍﻟْﻮُﺿُﻮْﺀِ ﻟِﺮَﻓْﻊَ ﺍﻟْﺤَﺪَﺙِ ﺍﻷَﺻْﻐَﺮِ ﻓَﺮْﺿًﺎ ﻟِﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻲ
Nawaitul wudlu`a li rof’il hadatsil ashghori fardlan lillahi ta’ala .
Artinya:
“Aku niat berwudlu untuk menghilangkan hadats kecil, fardlu lantaran Allah Ta’ala”
Prosesi yang dilakukan pada ketika niat ini ialah secara berbarengan verbal mengucapkan kalimat “ nawaitu ” hingga akhir, hati berbisik “Aku niat berwudlu ” hingga akhir, dan tangan mengusap dengan air ke wajah. Ketiga hal itu harus dilakukan secara berbarengan.
Cara diatas memang terbilang cukup sulit ,apalagi bagi kita yang gres berguru wudu yang baik dan benar.
Namun jangan berkecil hati, tetaplah berusaha, Insya Allah, Allah akan membukakan pintu hidayah untuk kita ,sehingga kita bisa menguasai cara berwudu yang baik dan benar sesuai tuntunan yang telah diajarkan Nabi SAW.
Kedelapan, membasuh wajah secara keseluruhan dan dilebihkan sedikit (Mengenai batas tumbuhnya  rambut dikepala) Sambil berdoa:
ﺍﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﺑَﻴِّﺾْ ﻭَﺟْﻬِﻲْ ﻳَﻮْﻡَ ﺗَﺒْﻴَﺾُّ ﻭُﺟُﻮﻩٌ ﻭَﺗَﺴْﻮَﺩُّ ﻭُﺟُﻮﻩٌ
Allahumma bayyidl wajhi yauma tabyadldlu wujuuhun wa taswaddu wujuuh
Artinya:
“Ya Allah, putihkanlah wajahku di hari ketika wajah-wajah memutih dan menghitam”
Doa diatas yaitu doa supaya di alam abadi kelak Allah menggolongkan kita sebagai orang baik, ketika dimana ketika kita dikumpulkan di padang mahsyar, orang oran yang baik dicirikan dengan berwajah putih, dan sebaliknya orang buruk dicirikan dengan berwajah hitam kusam.
Kesembilan, membasuh kedua tangan secara sempurna, yakni dengan menggosok sela-sela jemari, dan membersihkan kotoran di sela sela kuku, membasuhnya hingga siku dan dilebihkan sedikit hingga ke atasnya.
Saat membasuh tangan kanan, berdoa:
ﺍﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﺃَﻋْﻄِﻨِﻲْ ﻛِﺘَﺎﺑِﻲْ ﺑِﻴَﻤِﻴﻨِﻲْ ﻭَﺣَﺎﺳِﺒْﻨِﻲْ ﺣِﺴَﺎﺑًﺎ ﻳَﺴِﻴﺮًﺍ
Allahumma a’thini kitaabi biyamiini, wa haasibni hisaaban yasiiran.
Artinya:
“Ya Allah, berikanlah kitab amalku (kelak di akhirat) pada tangan kananku, dan hisablah saya dengan hisab yang ringan”
Baca Juga : Apa itu Tayamum?
Sedangkan ketika membasuh tangan kiri, berdoa:
ﺍﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﻟَﺎ ﺗُﻌْﻄِﻨِﻲْ ﻛِﺘَﺎﺑِﻲْ ﺑِﺸِﻤَﺎﻟِﻲْ ﻭَﻟَﺎ ﻣِﻦْ ﻭَﺭَﺍﺀِ ﻇَﻬْﺮِﻱْ
Allahumma laa tu’thini bi syimaali, wa laa min waraa`i dzahri
Artinya:
“Ya Allah, jangan Kau berikan kitab amalku (kelak di akhirat) pada tangan kiriku, dan jangan pula diberikan dari balik punggungku”.
doa diatas juga menjelaskan jikalau kelak di akhirat, Allah akan memperlihatkan pada semua manusia, catatan amal mereka masing-masing. Apabila insan tersebut amalnya baik, maka ia akan mendapatkan kitab amalnya dengan asisten dan berhadapan muka, namun apabila amalnya jelek, maka ia akan mendapatkan kitab amalnya dengan tangan kiri dan diberikan dari balik punggung.
dengan doa tersebut diatas , semoga kita digolongkan dalam orang orang yang mendapatkan buku catatan amal dengan tangan kanan.
Kesepuluh, mengusap sekujur kepala. Cara wudu yang paling tepat yaitu mengusap kepala dari depan ke belakang dan dikembalikan lagi ke depan, demikian diulang sebanyak 3 kali.
Sambil berdoa:
ﺍﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﺣَﺮِّﻡْ ﺷَﻌْﺮِﻱْ ﻭَﺑَﺸَﺮِﻱْ ﻋَﻠَﻰ ﺍﻟﻨَّﺎﺭِ ﻭَﺃَﻇِﻠَّﻨِﻲْ ﺗَﺤْﺖَ ﻋَﺮْﺷِﻚَ ﻳَﻮْﻡَ ﻟَﺎ ﻇِﻞَّ ﺇﻟَّﺎ ﻇِﻠُّﻚ
Allahumma harrim sya’ri wa basyari ‘ala an-naari wa adzilni tahta ‘arsyika yauma laa dzilla illa dzilluka.
Artinya:
“Ya Allah, halangi rambut dan kulitku dari sentuhan api neraka, dan naungi saya dengan naungan singgasana-Mu, pada hari ketika tak ada naungan selain naungan dari-Mu”.
Kesebelas, mengusap telinga, area dalam dan area luarnya. Cara yang tepat melakukanya ialah masukkan telunjuk pada lubang telinga, gunakan jempol untuk mengusap area luar daun telinga.
Pada ketika mengusap telinga, dalam hati berdoa:
ﺍﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﺍﺟْﻌَﻠْﻨِﻲ ﻣِﻦْ ﺍﻟَّﺬِﻳﻦَ ﻳَﺴْﺘَﻤِﻌُﻮﻥَ ﺍﻟْﻘَﻮْﻝَ ﻓَﻴَﺘَّﺒِﻌُﻮﻥَ ﺃَﺣْﺴَﻨَﻪُ
Allahumma ij’alni minalladziina yastami’uunal qoula fayattabi’uuna ahsanahu.
Artinya:
“Ya Allah, jadikanlah saya orang-orang yang bisa mendengar ucapan dan bisa mengikuti apa yang baik dari ucapan tersebut”.
Kedua belas , membasuh kaki secara sempurna, yakni dengan menggosok sela-sela kaki. Caranya ialah menggosok sela-sela kaki kanan dengan tangan kiri, dan menggosok sela-sela kaki kiri dengan tangan kanan, dan membersihan sela kuku kemudian Disempurnakan juga dengan memanjangkan basuhan hingga diatas kaki.
Rasulullah SAW sangat menganjurkan melebihkan basuhan muka dan memanjangkan basuhan kaki serta tangan. Beliau bersabda bahwa kelak di akhirat, orang-orang yang berwudlu dengan cara demikian, akan bersinar wajah, kedua tangan, dan kedua kakinya.
Saat membasuh kaki kanan berdoa:
ﺍﻟﻠﻬﻢ ﺍﺟْﻌَﻠْﻪُ ﺳَﻌْﻴًﺎ ﻣَﺸْﻜُﻮْﺭًﺍ ﻭَﺫَﻧْﺒًﺎ ﻣَﻐْﻔُﻮْﺭًﺍ ﻭَﻋَﻤَﻠًﺎ ﻣُﺘَﻘَﺒَّﻠًﺎ . ﺍﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﺛَﺒِّﺖْ ﻗَﺪَﻣِﻲْ ﻋَﻠَﻰ ﺍﻟﺼِّﺮَﺍﻁِ ﻳَﻮْﻡَ ﺗَﺰِﻝُّ ﻓِﻴْﻪِ ﺍﻟْﺄَﻗْﺪَﺍﻡُ

Allahumma ij’alhu sa’yan masykuuran wa dzamban maghfuuran wa ‘amalan mutaqabbalan. Allahumma tsabbit qadami ‘ala shiraathi yauma tazila fiihi al-aqdaam.
Artinya:
“Ya Allah, jadikanlah (segenap langkahku) sebagai perjuangan yang disyukuri, sebagai penyebab terampuninya dosa dan sebagai amal yang diterima.
Ya Allah, mantapkanlah telapak kakiku ketika melintasi jembatan shirathal mustaqim, kelak di hari ketika banyak telapak kaki yang tergelincir”
Doa ketika membasuh kaki kiri :
ﺍَﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﺇِﻧِّﻲ ﺃَﻋُﻮْﺫُ ﺑِﻚَ ﺃَﻥْ ﺗَﻨْﺰِﻝَ ﻗَﺪَﻣِﻲْ ﻋَﻦِ ﺍﻟﺼِّﺮَﺍﻁِ ﻳَﻮْﻡَ ﺗَﻨْﺰِﻝُ ﻓِﻴْﻪِ ﺃَﻗْﺪَﺍﻡُ ﺍﻟْﻤُﻨَﺎﻓِﻘِﻴْﻦَ
Allahumma inni a’uudzu bika an tanzila qadami ‘an ash-shiraathi yauma tanzilu fiihi aqdaamul munaafiqiin
Artinya:
“Ya Allah, saya berlindung pada-Mu, dari tergelincir ketika melintasi jembatan shirathal mustaqim, kelak di hari ketika banyak telapak kaki orang munafik yang tergelincir”.
Manfaat atau fadilah doa diatas ialah  Agar kelak di akhirat,saat semua insan akan melewati jembatan shirathal mustaqim, yakni jembatan yang dibawahnya terdapat jurang menuju neraka, dan di ujung jembatan terdapat surga. Orang yang beriman dan mengamalkan doa diatas pasti akan bisa melewati jembatan tersebut dan menuju surga.
Tata cara wudu yang baik dan benar yang Terakhir ialah tertib dan melaksanakan semua rukun secara berkesinambungan tanpa ada pemisah.
Kemudian Setelah wudhu dianjurkan membaca doa:
ﺃَﺷْﻬَﺪُ ﺃَﻥْ ﻟَﺎ ﺇﻟَﻪَ ﺇﻟَّﺎ ﺍﻟﻠﻪَ ﻭَﺣْﺪَﻩُ ﻟَﺎ ﺷَﺮِﻳﻚَ ﻟَﻪُ ﻭَﺃَﺷْﻬَﺪُ ﺃَﻥَّ ﻣُﺤَﻤَّﺪًﺍ ﻋَﺒْﺪُﻩُ ﻭَﺭَﺳُﻮﻟُﻪُ ﺍﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﺍﺟْﻌَﻠْﻨِﻲ ﻣِﻦَ ﺍﻟﺘَّﻮَّﺍﺑِﻴﻦَ ﻭَﺍﺟْﻌَﻠْﻨِﻲْ ﻣِﻦْ ﺍﻟْﻤُﺘَﻄَﻬِّﺮِﻳﻦَ ﺳُﺒْﺤَﺎﻧَﻚَ ﺍﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﻭَﺑِﺤَﻤْﺪِﻙَ ﺃَﺷْﻬَﺪُ ﺃَﻥْ ﻟَﺎ ﺇﻟَﻪَ ﺇﻟَّﺎ ﺃَﻧْﺖَ ﺃَﺳْﺘَﻐْﻔِﺮُﻙَ ﻭَﺃَﺗُﻮﺏُ ﺇﻟَﻴْﻚَ ﻭَﺻَﻠَّﻰ ﺍﻟﻠﻪُ ﻋَﻠَﻰ ﺳَﻴِّﺪِﻧَﺎ ﻣُﺤَﻤَّﺪٍ ﻭَﺁﻝِ ﻣُﺤَﻤَّﺪٍ
Asyhadu al laa ilaaha illaLlah wahdahu laa syariika lah, wa asyhadu anna muhammadan ‘abduhu wa rasuuluhu. Allahumma ij’alni minat tawwaabiina waj’alni minal mutathahhiriin. Subhaanaka Allahumma wa bihamdika asyhadu al laa ilaaha illa Anta astaghfiruka wa atuubu ilaik. Wa shallaLlahu ‘ala sayyidina Muhammad wa `aali Muhammad.
Artinya:
“Aku bersaksi tiada Tuhan selain Allah, dan tiada sekutu bagi-Nya, dan saya bersaksi bahwa bekerjsama Nabi Muhammad yaitu hamba dan utusan Allah. Ya Allah, jadikanlah saya sebagian dari orang-orang yang bertaubat, dan jadikanlah saya sebagian dari orang yang suci. Maha suci engkau Ya Allah, dan dengan memuji-Mu. Aku bersaksi tiada Tuhan selain Engkau, saya meminta ampunan pada-Mu, dan bertaubat pada-Mu. Semoga berkah rahmat Allah senantiasa terlimpahkan pada nabi Muhammad dan keluarganya
Adapun Doa sehabis Wudhu ialah:

اَشْهَدُاَنْ لَااِلٰهَ اِلَّا اللّٰهُ وَحْدَهُ لَاشَرِيْكَ لَهُ. وَاَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًاعَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. اَللّٰهُمَّ اجْعَلْنِىْ مِنَاالتَّوَّابِيْنَ، وَجْعَلْنِيْ مِنَ الْمُتَطَهِّرِيْنَ، وَجْعَلْنِىْ مِنْ عِبَادِكَ الصَّالِحِيْ

ASYHADU ALLA ILLAHA ILLALLAH WAHADHU LASYARI KALLAH WASYHADU ANNA MUHAMMADAROSULULLAH
ALLAHUMMAJ’ALNI MINATTAWWABIINA WAJ’ALNII MINAL MUTATOHIRIN WAJ’ALNI MIN ‘IBADIKA SHOLIHIIN.

Artinya:
           Aku bersaksi tidak ada yang kuasa melainkan Allah dan tidak ada yang menyekutukan-Nya.Dan Aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad yaitu utusan-Nya.Ya Allah jadikanla hamba orang yang jago taubat,dan jadikanlah hamba orang yang suci,dan jadikanlah Hamba dari golongan orang orang yang soleh Aamiin.

Demikianlah artikel ihwal niat wudhu, doa sebelum wudhu, doa sehabis wudhu dan rukun wudhu sesui sunnah rossul.
Smoga selalu memberi manfaat bagi kita semua aamiin.

Scroll to Top