Digaji Bulanan Dengan Jumlah Gede Di Saat Jadi Buzzer Jokowi, Debu Janda: Sebelumnya, Dapat Makan Syukur!

Nama Abu Janda alias Permadi Arya tengah ramai diperbincangkan di media sosial. Hal ini menyusul cuitannya yang disangka mengarah ke rasisme pada Natalius Pigai dan sebutannya wacana Islam arogan.

Sepak terjangnya selama ini pun menjadi sorotan. Salah satunya terkait pengakuannya menjadi buzzer Jokowi selama kampanye Pilpres 2019.

Disebut-sebut, Abu Janda digaji bulanan dengan nominal besar.

Pengakuan ini disampaikan Abu Janda dalam program Blak-blakan seumpama dikutip Kabarmakkah.com dari Pojoksatu, Senin (1/2).

Video blak-blakan ini berjudul Blak-blakan Abu Janda soal Rasis dan Islam Arogan. Dalam video itu, Permadi Arya mengaku mulai ulet di media lazim sejak 2015.

Lewat nama fiksi Abu Janda, ia menghasilkan beragam parodi untuk melawan terorisme ISIS dan radikalisme yang berkembang, utamanya di media sosial.

Tidak hanya itu, belakangan ia juga aktif menyerang balik pihak-pihak yang dianggapnya kerap menyerang Presiden Jokowi.

Simpati itu berkembang alasannya yakni ia menyaksikan Jokowi selaku figur yang paling banyak difitnah, sejak Pilpres 2014.

“Pak Jokowi itu kandidat presiden yang paling banyak difitnah dalam sejarah politik Indonesia,” kata ia dalam video itu.

Pada tahun 2018 lalu, Tim Sukses Jokowi mengajaknya bergabung. Dia menjadi influencer atau buzzer selama kampanye Pilpres 2019.

Namun, ia tidak menyebut berapa besaran rupiah yang diterimanya itu.

“Pokoknya yang bener-bener jackpot itu istilahnya ya di situlah. Sebelum-sebelumnya, dapat makan syukur,” kata Permadi Arya berseloroh.

Selain honor bulanan, selama kampanye ia ikut keliling ke banyak sekali kota di Tanah Air, bahkan hingga ke luar negeri.

“Iya, saya pernah diminta jadi pembicara dalam kampanye di Hong Kong dan Jepang,” ujarnya.

Namun begitu pilpres selesai, Permadi memastikan persetujuan ia dengan tim berhasil Jokowi pun berakhir.

“Tapi terus dipelintir ke mana-mana seolah masih tetap jadi buzzer. Itu nggak bener, kita dah dibubarin,” seloroh Abu Janda.


Sumber https://www.kabarmakkah.com

Scroll to Top