Doa Setelah Sholat Tarawih Atau Doa Kamilin Dan Terjemahnya Terpouler

Doa Kamilin yaitu Doa Sholat Tarawih. Di dalam setiap waktu sholat, kita di sunatkan berdzikir dan berdoa, dikarenakan dzikir dan doa itu yaitu suatu senjata kita supaya kita bertakorob hati kita kepada alloh subhana wataala, berdoa dimana saja waktunya dan dimanapun tempatnya. Namun ada yang lebih baik waktunya dan daerah berdoa dan berdzikir semisal setelah sholat,sholatnya baik sholat sunnat, sholat fardhu, contonya kita berdoa setelah sholat sunat tarawih yang dinamakan doa kamilin (sempurna)
Kita membaca doa kamilin itu niscaya di bulan Rhamadon setelah Tarawih, kita teliti berdoa di bulan Romadhon, Bulan yang mulya, sholat tarowih dilaksanakan dengan berjamaah, fadilahnya sangat banyak yang kita dapat, saya disini menjurkan pada kalian berdoa supaya cepet di kobul, berdoa juga harus dilakukan dengan syarat dan ketentuan berdoa yaitu ber wudhu, mengerti artinya, mengangkat tangan menghadap qiblat dan lainnya
Doa Setelah Shalat Tarawih (Doa Kamilin)

اَللهُمَّ اجْعَلْنَا بِالْاِيْمَانِ كَامِلِيْنَ. وَلِلْفَرَائِضِ مُؤَدِّيْنَ. وَلِلصَّلاَةِ حَافِظِيْنَ. وَلِلزَّكَاةِ فَاعِلِيْنَ. وَلِمَا عِنْدَكَ طَالِبِيْنَ. وَلِعَفْوِكَ رَاجِيْنَ. وَبِالْهُدَى مُتَمَسِّكِيْنَ. وَعَنِ الَّلغْوِ مُعْرِضِيْنَ. وَفِى الدُّنْيَا زَاهِدِيْنَ. وَفِى اْلآخِرَةِ رَاغِبِيْنَ. وَبَالْقَضَاءِ رَاضِيْنَ. وَلِلنَّعْمَاءِ شَاكِرِيْنَ. وَعَلَى الْبَلاَءِ صَابِرِيْنَ. وَتَحْتَ لَوَاءِ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ سَائِرِيْنَ وَاِلَى الْحَوْضِ وَارِدِيْنَ. وَاِلَى الْجَنَّةِ دَاخِلِيْنَ. وَمِنَ النَّارِ نَاجِيْنَ. وَعَلى سَرِيْرِالْكَرَامَةِ قَاعِدِيْنَ. وَمِنْ حُوْرٍعِيْنٍ مُتَزَوِّجِيْنَ. وَمِنْ سُنْدُسٍ وَاِسْتَبْرَقٍ وَدِيْبَاجٍ مُتَلَبِّسِيْنَ. وَمِنْ طَعَامِ الْجَنَّةِ آكِلِيْنَ. وَمِنْ لَبَنٍ وَعَسَلٍ مُصَفًّى شَارِبِيْنَ. بِاَكْوَابٍ وَّاَبَارِيْقَ وَكَأْسٍ مِّنْ مَعِيْن. مَعَ الَّذِيْنَ اَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ مِنَ النَّبِيِّيْنَ وَالصِّدِّيْقِيْنَ وَالشُّهَدَآءِ وَالصَّالِحِيْنَ وَحَسُنَ اُولئِكَ رَفِيْقًا. ذلِكَ الْفَضْلُ مِنَ اللهِ وَكَفَى بِاللهِ عَلِيْمًا. اَللهُمَّ اجْعَلْنَا فِى هذِهِ اللَّيْلَةِ الشَّهْرِالشَّرِيْفَةِ الْمُبَارَكَةِ مِنَ السُّعَدَاءِ الْمَقْبُوْلِيْنَ. وَلاَتَجْعَلْنَا مِنَ اْلاَشْقِيَاءِ الْمَرْدُوْدِيْنَ. وَصَلَّى اللهُ عَلَى مُحَمَّدٍ وَآلِه وَصَحْبِه اَجْمَعِيْنَ. بِرَحْمَتِكَ يَااَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ وَالْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ
Allahummaj`alna bil imani kamilin, wa lilfa-raidhi mu’addin, walishshalati hafizhin, walizzakati fa`ilin, wa lima ‘indaka thalibin, wa li`afwika rajin, wa bil-huda mutamassikin, wa `anillaghwi mu’-ridhin.wa fiddunya zahidin, wa fillakhirati raghibin –wa bil qadha’i radhin, wa bin-na`ma’i syakirin, wa’alal-balaya shabirin wa tahta liwa’i sayyidina, muhammadin shalallahu ‘alaihi wa sallama yaumal–qiyamati sa’irin wa ilal hawdhi waridin wa fil jannati dakhilin wa minannaari naajiin wa`ala sariril-karamati qa`idin wa bihurin ‘inin mutazawwijin, wa min sundusin wa istabraqin wa dibajin mutalabbisin, wa min tha a’amil jannati akilin , wa min labanin wa’asalin mushaf-fan syaribin, bi-akwabin wa abariqa wa ka’sin min ma’in ma`al-ladzina an`amta `alaihim minan-nabiy-yina wash-shiddiqina wasy-syuhada’i wash-shalihin. Wa hasuna ula’ika rafiqa, dzalikal-fadhlu minalllahi wa kafa billahi `alima. Allahummaj`alna fi hadzihil lailatisy-syarifatil-mubarakati minas-su`ada-il-maqbulina wa la taj`alnallahumma minal-asyqiya-il –mardudina. washollalloohu ‘alaa sayyidinaa Muhammadin wa Aalihii wa shohbihii ajma’iin. birahmat
 Artinya :
Dengan nama Allah, Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, Yaa Allah jadikanlah kami orang-orang yang tepat imannya, yang melakukan kewajiban- kewajiban terhadap-Mu, yang memelihara shalat, yang mengeluarkan zakat, yang mencari apa yang ada di sisi-Mu, yang mengharapkan ampunan-Mu, yang berpegang pada petunjuk, yang berpaling dari kebatilan, yang zuhud di dunia, yang menyenangi akherat , yang ridha dengan ketentuan, yang ber¬syukur atas nikmat yang diberikan, yang sabar atas segala musibah, yang berada di bawah panji-panji junjungan kami, Nabi Muhammad, pada hari kiamat, hingga kepada telaga (yakni telaga Nabi Muhammad) yang masuk ke dalam surga, yang duduk di atas dipan kemuliaan, yang menikah de¬ngan para bidadari, yang mengenakan aneka macam sutra ,yang makan masakan surga, yang minum susu dan madu yang murni dengan gelas, cangkir, dan cawan bersama orang-orang yang Engkau beri nikmat dari para nabi, shiddiqin, syuhada dan orang-orang shalih. Mereka itulah teman yang terbaik. Itulah keutamaan (anugerah) dari Allah, dan cukuplah bahwa Allah Maha Mengetahui.
Ya Allah, jadikanlah kami pada malam yang mulia dan diberkahi ini tergolong orang-orang yang senang dan diterima amalnya, dan janganlah Engkau jadikan kami tergolong orang-orang yang celaka dan ditolak amalnya, Semoga Allah mencurahkan rahmat-Nya atas penghulu kita Muhammad, keluarga dia dan shahabat dia semuanya, berkat rahmat-Mu, oh Tuhan, Yang Paling Penyayang di antara yang penyayang. Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam
Di negara kita yang tercinta ini tidak ada yang di sebut makomul mustajab (tempat di ijabahnya doa) yang hanya ada di negara arab saudi yaitu di masjidil harom,masjidil akso dan di madinah.tempat itu yang di mulyakan oleh alloh dengan kita melaksanakn sholat terawih di sana bandingannya 1000 rokaat di masjid lainnya atau nyampai 2000 rokaat bandingannya,oleh alasannya yaitu itu umat islam seluruh duania berbondong bondong pingin melakukan ibadah umroh dan ibadah haji
doa kamilin itu tidak mengecewakan panjang apabila kita tidak hapal boleh kita lihat dalam majmu sharip,agar kita melakukan tarawih apdol dan mendapat keutamaan.membaca doa kamilin itu harus di selesai sholat tarawih jangan habis selesai dua rakaat dua rakaat,namun ada doa yang sunnat di baca habis empat rokaat berdoa,empat rokaat lagi berdoa.apakah kita harus setelah terawih baca doa kamilin ? berdoa kamilin itu cuma kita sanggup keunggulan jikalau kita tidak tahu berdoa apa saja anggun mau dengan bahasa sunda,indonesia,jawa,ingris dan lain lain
Scroll to Top