Hikmah Dan Keutamaan Puasa Arafah Dan Tarwiyah 9-8 Dzulhijjah

Hikmah Dan Keutamaan Puasa Arafah Dan Tarwiyah 9-8 Dzulhijjah – Puasa arafah juga tarwiyah merupakan salah satu puasa sunnah yang di kerjakan sebelum hari raya idul adha, atau tepetnya pada tanggal sepuluh dan sembilan bulan haji atau dzulhijjah. Sama halnya menyerupai ibadah sunnah lainnya, puasa ini pun menyimpan banyak sekali fadhilah yang begitu besar serta hal tersebut akan di dapatkan hanya oleh mereka yang mengerjakannya.

Banyak dalil shahih atau keterangan yang menganjurkan untuk puasa sebelum idul adha ini salah satu di antaranya menyerupai yang telah di riwayatkan oleh muslim yang artinya ialah “puasa arafah sanggup menghapus dosa dua tahun yang kemudian dan akan yang akan tiba dan puasa 10 muharram ialah asyura sanggup menhapus dosa setahun yang lalu”.

Dari keterangan tersebut maka alangkah beiknya kalau sebelum tiba hari raya idul adha, untuk menyempatkan waktu dua hari demi menjalankan puasa sunah yang begitu istimewa ini. Sebab selain pahala yang akan di dapatkannya cukup banyak tetapi juga sanggup menjadi sebuah kesempatan untuk lebih mendekatkan diri kepada allah swt.

>

Namun jangan hanya terpaku pada hadiah yang akan di berikan bagi orang yang melaksanakannya, tetapi harus berguru untuk menanamkan niat puasa arafah dan tarwiyah dalam hati dengan keikhlasan, lantaran ibadah yang baik yang di terima ialah yang di kerjakan dengan hati nrimo dan berserah diri kepada allah, jangan lantaran sesuatu hal selain allah. Nah semoga lebih bersemangat lagi dalam menjalankan ibadah sunnahnya silahkan ketahui keunggulannya.

1. Bagi mereka yang dengan nrimo lantaran allah menjalankan puasa sunnah arafah dan tarwiyah ini akan di hapus dosa-dosa kecilnya selama dua tahun, ialah 1 tahun yang kemudian dan yang akan datang.

2. Barang siapa yang mengerjakan puasa ini maka mereka akan di berikan banyak sekali kemuliaan oleh swt serta di tinggikan derajatnya. Dan tentunya akan termasuk insan yang beruntung.

Dengan adanya keutamaan Kautamaan Puasa Arafah ini, maka mudah-mudahan sanggup menjadi suatu doron yang baik untuk senantiasa mengerjakannya, lantaran kalau di tinggalkan maka sangat di sayang kan, lantaran datangnya ibadah sunnah ini hanya 1 kali dalam setahun, terlebih kalau kita masih di berikan kesempatan untuk bertemu dengan bulan dzulhijjah yang akan datang, maka kalau tidak maka tidak akan ada kesempatan lagi,

Scroll to Top