Hikmah Dan Makna Idul Adha Bagi Kehidupan Umat Islam Sehari-Hari

Hikmah Dan Makna Idul Adha Bagi Kehidupan Umat Islam Sehari-Hari – Idul adha merupakan suatu hari yang di dalamnya mempunyai keistimewaan sangat tinggi yang mengandung nili-nilai berupa pengorbanan yang begitu andal yang di angkat dari sebuah cerita nabiyulloh ibrahim alaihi salam beserta anak nya ismail as, yang mana keduanya tersebut termasuk orang yang mempunyai keimanan sangat tinggi terhadap allah swt sebagai ilahi satu-satunya yang wajib di sembah.

Jika berbicara duduk perkara idul adha maka tentunya tidak akan lepas dari tida orang tokoh islam yang menjadi kekasih allah yakni nabi ibrahim, ismail sebagai anaknya dan siti hajar. Ketiga orang ini rela mengorbankan diri dan anaknya yang ia sayangi demi menjalankan semua yang di perintahkan oleh tuhannya serta dari pengorbanannya tersebut melahirkan sebuah syariat penyembelihan binatang qurban.

Bahkan tidak hingga di situ saja dalam idul adha ini banyak sekali hal-hal yang tidak akan lepas dari perjuangannya ketiga orang mulia tersebut menyerupai terbangunnya ka,bah di makah mukaromah yang menjadi sentra pelaksanaan ibadah haji seluruh umat muslim di dunia srta menjadi salah satunya kiblat dikala shalat.

Bahkan jikalau kita mengingat sebuah sejarah, dikala suatu dikala siti hajar di haruskan untuk berkeliling antara bukit safa dan marwah demi mendapat air untuk anaknya nabi imail yang sedang kehausan, maka dengan pinjaman allah keluar air tersebut yang kini di sebut air zam-zam yang hingga kini memberi banyak manfaat semua orang bukan hanya yang di makah tetapi di seluruh dunia pun sanggup merasakannya.

Selain itu ketiga orang tersebut pun sanggup di katakan sebagai salah satu yang sangat penting dalam terbentuknya kota makah mukaromah, sehingga menjdi kota besar dengan banyak di tempati banyak sekali penduduk serta di kujungi banyak sekali orang dari seluruh penjuru dunia. Bahkan menjadi negara yang sangat kaya dengan banyak sekali hal yang ada di dalamnya.

Jika kita sebagai umat muslim semua sejarah yang berafiliasi dengan idul adha ini di renungi serta di resapi dengan baik, banyak sekali makna yang sanggup di dapatkan, menyerupai halnya sanggup menjadi salah satu pembelajaran bagi kita akan ketaatan kepada tuhan, serta kita sanggup menyadari bahwa segala sesuatu itu bukan milik sendiri melainkan milik allah semata begitu juga diri kita hal ini menyerupai di buktikan oleh nabi ibrahim dan siti hajar dikala harus menyembelih anaknya nabi ismail.

Bahkan dengan adanya ibadah qurban yang sebelumnya di anjurkan untuk shalat dan puasa sebelum idul adha, menunjukan kepada umatnya bahwa di dalam hidup ini di haruskan untuk selalu memupuk rasa toleransi dan menyebarkan antara satu dengan yang lainnya, serta mengingatkan akan pentingnya bershadaqah akan harta yang di miliki.

Serta kekuatan keyakinan dan ketaqwaan nabi ibrahim beserta keluarganya yang sangat luar biasa sanggup menjadi pedoman untuk seluruh umat muslim bahwa dikala kita selalu menjaga dan memupuk keimanan tersebut serta tidak merasa mempunyai akan banyak sekali hal yang ada, di sertai dengan rela berkorban di jalan allah, maka pinjaman dan keselamatanpun akan kita raih baik itu dikala di dunia hingga di alam abadi dan itu akad allah.

Nah maka dari itu jadikan lah makna idul adha ini sebagai satu-satunya sarana untuk lebih meningkatkan ketaqwaan dan keimanan kita terhadap allah swt sang maha pencipta segala sesuatu, sebagai mana yang telah di lakukan oleh nabi ibrahim, ismail dan siti hajar.

Scroll to Top