Hukum Tajwid Al-Quran Surat Al-Baqarah Ayat 21 Lengkap Dengan Penjelasannya

By | Mei 9, 2019

Assalaamualaikum warahmatullahi wabarakaatuh. Di saat yang penuh suka cita ini, kami hendak membahas analisis hukum tajwid Surat Al-Baqarah Ayat 21 lengkap dengan penjelasannya. Setiap kita yang ingin bisa membaca Al-Quran pasti mempelajari ilmu tajwid. Maka posisi ilmu ini sangat penting bagi kaum muslimin. Maka hendaknya setiap muslim rajin mempelajarinya supaya bisa membaca Al-Quran dengan benar dan tartil. Agar kita tahu hukum tajwid dalam ayat yang akan kita bahas ini, mari bersama-sama kita simak uraian hukum tajwidnya berikut.

 Assalaamualaikum warahmatullahi wabarakaatuh Hukum Tajwid Al-Quran Surat Al-Baqarah Ayat 21 Lengkap Dengan Penjelasannya

Penjelasan lengkap dari nomor-nomor di atas yaitu :

1. Mad jaiz munfasil alasannya karena huruf mad bertemu hamzah di lain kata. Dibaca panjang 2, 4 atau 5 harakat.

2. Ada tiga hukum di sini, pertama alif lam syamsiyah karena huruf alif lam bertemu huruf syamsiyah nun. Dibaca idgham (masuk ke huruf nun ). Kedua, ghunnah sebab nun bertanda tasydid dan cara membacanya dengan dengung serta ditahan 3 harakat. Ketiga, mad asli atau mad thabi’i karena huruf nun berharakat fathah bertemu alif dan setelahnya tidak bertemu hamzah, sukun, waqaf, dan tasydid. Cara membacanya panjang 2 harakat.

3. Mad asli atau mad thabi’i karena huruf dal berharakat dhamah bertemu wau sukun dan setelahnya tidak bertemu hamzah, sukun, waqaf, dan tasydid. Cara membacanya panjang 2 harakat.

4. Alif lam syamsiyah karena huruf alif lam bertemu huruf syamsiyah lam. Dibaca idgham (masuk ke huruf lam ).

5. Mad asli atau mad thabi’i karena huruf dzal berharakat kasrah bertemu ya sukun dan setelahnya tidak bertemu hamzah, sukun, waqaf, dan tasydid. Cara membacanya panjang 2 harakat.

6. Idzhar syafawi karena huruf mim sukun bertemu dengan huruf wau. Cara membacanya dengan jelas.

7. Alif lam syamsiyah karena huruf alif lam bertemu huruf syamsiyah lam. Dibaca idgham (masuk ke huruf lam ).

8. Mad asli atau mad thabi’i karena huruf dzal berharakat kasrah bertemu ya sukun dan setelahnya tidak bertemu hamzah, sukun, waqaf, dan tasydid. Cara membacanya panjang 2 harakat.

9. Ikhfa karena huruf nun sukun bertemu huruf qaf. Cara membacanya samar dengan dengung dan ditahan selama 3 harakat. Cara pengucapan seperti bunyi “ng”.

10. Qalqalah sughra karena huruf qalqalah ba berharakat sukun dan posisinya di tengah kalimat. Cara membacanya dipantulkan secara ringan.

11. Idzhar syafawi karena huruf mim sukun bertemu dengan huruf lam. Cara membacanya dengan jelas.

12. Idzhar syafawi karena huruf mim sukun bertemu dengan huruf ta. Cara membacanya dengan jelas.

13. Mad arid lissukun karena huruf mad jatuh sebelum huruf yang diwaqaf. Cara membacanya dengan dipanjangkan 2 sampai 6 harakat.

Nah, dengan kita menyimaknya maka kita secara otomatis belajar ilmu tajwid pula. Sangat mudah sebetulnya. Di setiap ayat Al-Quran kita menemukan beberapa hukum tajwid. Namun, yang paling penting adalah pengamalan atau prakteknya. Kita mau membaca Al-Quran dalam kehidupan sehari-hari. Tidak hanya sendiri saja. Akan lebih bagus bila satu keluarga suka dan memiliki kebiasaan membaca Al-Quran setiap hari. Wassalaamualaikum warahmatullahi wabarakaatuh.