Hukum Tajwid Bacaan Al-Quran Surat Al-Hujurat Ayat 12 Lengkap Alasannya dan Latin Serta Kandungannya

By | November 24, 2018
Assalaamualaikum warahmatullahi wabarakaatuh. Bertemu lagi dengan kami dalam pembahasan hukum tajwid bacaan Al-Quran Surat Al-Hujurat Ayat 12 lengkap alasan penjelasan dan latinnya. Amat penting sekali belajar bagaimana cara membaca Al Quran secara benar. Ayat ini sering menjadi tema dalam pengajian di masjid, rumah, sekolah, kantor, dan tempat lainnya. Baik dalam lafaznya maupun juga makna atau isi kandungannya yang luas dan mendalam. Surat Al-Hujurat ini adalah surat ke-49. Dengan menganalisis tajwidnya maka kita akan terbantu dalam membacanya nanti. Manfaat lainnya tentunya kita bisa belajar mengenai ilmu tersebut. Pada kesempatan yang lainnya nanti mampu menerapkannya dalam ayat-ayat yang lain. Kita langsung saja membahasnya dengan menyimak yang berikut.

 Assalaamualaikum warahmatullahi wabarakaatuh Hukum Tajwid Bacaan Al-Quran Surat Al-Hujurat Ayat 12 Lengkap Alasannya dan Latin Serta Kandungannya
Hukum Tajwid Surat Al-Hujurat Ayat 12

Penjelasan hukum bacaan yang dari nomor-nomor di atas adalah

1. Mad jaiz munfasil alasannya karena huruf mad bertemu hamzah di lain kata. Dibaca panjang 2 , 4 atau 5 harakat.
2. Alif lam syamsiyah karena huruf alif lam bertemu huruf syamsiyah lam. Dibaca idgham yakni masuk ke huruf lam.
3. Mad asli atau mad thobi’i karena huruf dzal berharakat kasroh bertemu ya’ sukun dan setelahnya tidak bertemu hamzah, sukun, waqaf, dan tasydid. Cara membacanya panjang 2 harakat.
4. Mad badal karena huruf mad bertemu hamzah dalam satu kata akan tetapi posisi hamzah lebih dahulu dari huruf mad. Cara membacanya panjang 2 harakat.
5. Qalqalah sughra karena huruf qalqalah jim disukun dan posisinya di tengah kalimat. Cara membacanya dipantulkan secara ringan.
6. Mad asli atau mad thobi’i karena huruf ba’ berharakat dhamah bertemu wau sukun dan setelahnya tidak bertemu hamzah, sukun, waqaf, dan tasydid. Cara membacanya panjang 2 harakat.
7. Mad asli atau mad thobi’i karena huruf tsa berharakat kasroh bertemu ya’ sukun dan setelahnya tidak bertemu hamzah, sukun, waqaf, dan tasydid. Cara membacanya panjang 2 harakat.
8. Idgham bighunnah karena huruf ra’ berharakat fathah tanwin bertemu huruf mim. Dibaca masuk dengan dengung dan ditahan sampai 3 harakat.
9. Alif lam syamsiyah karena huruf alif lam bertemu huruf syamsiyah zha. Dibaca idgham yakni masuk ke huruf zha.
10. Nun tasydid cara membacanya dengan ghunnah dan ditahan 3 harakat.

Baca juga : Doa Masuk Rumah Lengkap .

11. Alif lam syamsiyah karena huruf alif lam bertemu huruf syamsiyah zha. Dibaca idgham yakni masuk ke huruf zha.
12. Nun tasydid cara membacanya dengan ghunnah dan ditahan 3 harakat. 
13. Idgham bighunnah karena huruf mim berharakat dhamah tanwin bertemu huruf wau. Dibaca masuk dengan dengung dan ditahan sampai 3 harakat.
14. Mad asli atau mad thobi’i karena huruf lam berharakat fathah bertemu alif dan setelahnya tidak bertemu hamzah, sukun, waqaf, dan tasydid. Cara membacanya panjang 2 harakat.
15. Mad asli atau mad thobi’i karena huruf sin berharakat dhamah bertemu wau sukun dan setelahnya tidak bertemu hamzah, sukun, waqaf, dan tasydid. Cara membacanya panjang 2 harakat.
16. Mad asli atau mad thobi’i karena huruf lam berharakat fathah bertemu alif dan setelahnya tidak bertemu hamzah, sukun, waqaf, dan tasydid. Cara membacanya panjang 2 harakat.
17. Idgham mutamatsilain atau mislain karena huruf ba’ bersukun bertemu huruf ba berharakat fathah.
18. Ikhfa syafawi karena huruf mim sukun bertemu huruf ba’. Dibaca samar dengan dengung ditahan 3 harakat. Ada juga yang berpendapat cukup ditahan 2 harakat.
19. Mad mad ‘iwadh karena huruf dlad berharakat fathah tanwin dan diwaqaf. Cara membacanya tanwin dihilangkan dan panjangnya 2 harakat. 
20. Idzhar syafawi karena huruf mim sukun bertemu dengan huruf hamzah. Cara membacanya dengan jelas.

Baca juga : Doa Angin Kencang Lengkap .

21. Idgham bighunnah karena huruf nun sukun bertemu huruf ya’. Dibaca masuk dengan dengung dan ditahan sampai 3 harakat.
22. Mad asli atau mad thobi’i karena huruf kha berharakat kasroh bertemu ya’ sukun dan setelahnya tidak bertemu hamzah, sukun, waqaf, dan tasydid. Cara membacanya panjang 2 harakat.
23. Mad layin karena huruf ya’ sukun didahului oleh huruf mim berharakat fathah. Karena di tengah ayat berarti panjangnya cukup 2 harakat.
24. Ikhfa karena huruf ta’ berharakat fathah tanwin bertemu huruf fa’. Cara membacanya samar dengan dengung dan ditahan 3 harakat. Ada pula yang berpendapat cukup 2 harakat menahannya.
25. Mad asli atau mad thobi’i karena huruf mim berharakat dhamah bertemu wau sukun dan setelahnya tidak bertemu hamzah, sukun, waqaf, dan tasydid. Cara membacanya panjang 2 harakat.
26. Tafkhim karena lafaz Allah didahului oleh huruf hijaiyah berharakat dhamah. Cara membacanya tebal. 
27. Nun tasydid cara membacanya dengan ghunnah dan ditahan 3 harakat.
28. Tafkhim karena lafaz Allah didahului oleh huruf hijaiyah berharakat fathah. Cara membacanya tebal.
29. Mad asli atau mad thabi’i karena huruf wau berharakat fathah bertemu alif dan setelahnya tidak bertemu hamzah, sukun, waqaf, dan tasydid. Cara membacanya panjang 2 harakat.
30. Idgham bilaghunnah karena huruf ba’ berharakat dhamah tanwin bertemu huruf ra’. Dibaca lebur tanpa dengung. Bunyi tanwin hilang.
31. Mad arid lissukun karena huruf mad jatuh sebelum huruf yang diwaqaf. Cara membacanya panjang 2 sampai 6 harakat.

Selanjutnya, kita bisa simak penjelasannya lebih lanjut berikut ini :

NO
LAFAZH
HUKUM BACAAN
ALASAN
CARA MEMBACANYA
1
يٰۤاَيُّهَا
Mad jaiz munfasil
alasannya karena huruf mad bertemu hamzah di lain kata.
Dibaca panjang 2 , 4 atau 5 harakat
2
الَّذِيْنَ
Alif lam syamsiyah
karena huruf alif lam bertemu huruf syamsiyah lam
Dibaca idgham yakni masuk ke huruf lam
3
الَّذِيْنَ
Mad asli atau mad thabi’i
karena huruf dzal berharakat kasroh bertemu ya’ sukun dan setelahnya tidak bertemu hamzah, sukun, waqaf, dan tasydid
Cara membacanya panjang 2 harakat
4
اٰمَنُوا
Mad badal
karena huruf mad bertemu hamzah dalam satu kata akan tetapi posisi hamzah lebih dahulu dari huruf mad
Cara membacanya panjang 2 harakat
5
اٰمَنُوااجْتَنِبُوْا
Qalqalah sughra
karena huruf qalqalah jim disukun dan posisinya di tengah kalimat
Cara membacanya dipantulkan secara ringan
6
اٰمَنُوااجْتَنِبُوْا
Mad asli atau mad thabi’i
karena huruf ba’ berharakat dhamah bertemu wau sukun dan setelahnya tidak bertemu hamzah, sukun, waqaf, dan tasydid.
Cara membacanya panjang 2 harakat
7
كَثِيْرًامِّنَ الظَّنِّۖ
Mad asli atau mad thabi’i
karena huruf tsa berharakat kasroh bertemu ya’ sukun dan setelahnya tidak bertemu hamzah, sukun, waqaf, dan tasydid
Cara membacanya panjang 2 harakat
8
كَثِيْرًامِّنَ الظَّنِّۖ
Idgham bighunnah
karena huruf ra berharakat fathah tanwin bertemu huruf mim
dibaca masuk dengan dengung dan ditahan sampai 3 harakat
9
كَثِيْرًامِّنَ الظَّنِّۖ
Alif lam syamsiyah
karena huruf alif lam bertemu huruf syamsiyah zha
Dibaca idgham yakni masuk ke huruf zha
10
اِنَّ
Ghunnah
Karena huruf nun yang bertasydid
cara membacanya dengan ghunnah dan ditahan 3 harakat
11
الظَّنِّ
Alif lam syamsiyah
karena huruf alif lam bertemu huruf syamsiyah zha
Dibaca idgham yakni masuk ke huruf zha
12
الظَّنِّ
Ghunnah
Karena huruf nun yang bertasydid
cara membacanya dengan ghunnah dan ditahan 3 harakat
13
اِثْمٌ وَّلَا
Idgham bighunnah
karena huruf mim berharakat dhamah tanwin bertemu huruf wau bertasydid
Dibaca masuk dengan dengung dan ditahan sampai 3 harakat
14
اِثْمٌ وَّلَا
Mad asli atau mad thabi’i
karena huruf lam berharakat fathah bertemu alif dan setelahnya tidak bertemu hamzah, sukun, waqaf, dan tasydid.
Cara membacanya panjang 2 harakat
15
تَجَسَّسُوْا
Mad asli atau mad thabi’i
karena huruf sin berharakat dhamah bertemu wau sukun dan setelahnya tidak bertemu hamzah, sukun, waqaf, dan tasydid
Cara membacanya panjang 2 harakat
16
وَلَا
Mad asli atau mad thabi’i
karena huruf lam berharakat fathah bertemu alif dan setelahnya tidak bertemu hamzah, sukun, waqaf, dan tasydid.
Cara membacanya panjang 2 harakat
17
يَغْتَبْ بَّعْضُكُمْ
Idgham mutamatsilain
karena huruf ba’ bersukun bertemu huruf ba berharakat fathah
Dibaca masuk ke hurud ba
18
بَّعْضُكُمْ بَعْضًا
Ikhfa syafawi
karena huruf mim sukun bertemu huruf ba
Dibaca samar dengan dengung ditahan 3 harakat. Ada juga yang berpendapat cukup ditahan 2 harakat
19
بَعْضًا
Mad mad ‘iwadh
karena huruf dlad berharakat fathah tanwin dan diwaqaf
Cara membacanya tanwin dihilangkan dan panjangnya 2 harakat
20
اَحَدُكُمْ اَنْ يَّأْكُلَ
Idzhar syafawi
karena huruf mim sukun bertemu dengan huruf hamzah
Cara membacanya dengan jelas
21
اَحَدُكُمْ اَنْ يَّأْكُلَ
Idgham bighunnah
karena huruf nun sukun bertemu huruf ya berharakat fathah
dibaca masuk dengan dengung dan ditahan sampai 3 harakat
22
اَخِيْهِ
Mad asli atau mad thabi’i
karena huruf kha berharakat kasrah bertemu ya’ sukun dan setelahnya tidak bertemu hamzah, sukun, waqaf, dan tasydid
Cara membacanya panjang 2 harakat
23
مَيْتًا
Mad layin atau mad lin
karena huruf ya’ sukun didahului oleh huruf mim berharakat fathah
Karena di tengah ayat berarti panjangnya cukup 2 harakat
24
مَيْتًا فَكَرِهْتُمُوْهُ
Ikhfa
karena huruf ta’ berharakat fathah tanwin bertemu huruf fa’
Cara membacanya samar dengan dengung dan ditahan 3 harakat.
25
مَيْتًا فَكَرِهْتُمُوْهُ
Mad asli atau mad thabi’i
huruf mim berharakat dhamah bertemu wau sukun dan setelahnya tidak bertemu hamzah, sukun, waqaf, dan tasydid
Cara membacanya panjang 2 harakat
26
اللّٰهَ
Tafkhim
karena lafaz Allah didahului oleh huruf hijaiyah berharakat dhamah
Cara membacanya tebal
27
اِنَّ
Ghunnah
Karena huruf nun yang bertasydid
cara membacanya dengan ghunnah dan ditahan 3 harakat
28
اللّٰهَ
Tafkhim
karena lafaz Allah didahului oleh huruf hijaiyah berharakat fathah
Cara membacanya tebal
29
تَوَّابٌرَّحِيْمٌ
Mad asli atau mad thabi’i
karena huruf wau berharakat fathah bertemu alif dan setelahnya tidak bertemu hamzah, sukun, waqaf, dan tasydid.
Cara membacanya panjang 2 harakat
30
تَوَّابٌرَّحِيْمٌ
Idgham bilaghunnah
karena huruf ba’ berharakat dhamah tanwin bertemu huruf ra
Dibaca lebur tanpa dengung. Bunyi tanwin hilang.
31
تَوَّابٌرَّحِيْمٌ
Mad arid lissukun
karena huruf mad jatuh sebelum huruf yang diwaqaf
Cara membacanya panjang 2 sampai 6 harakat

Latin dari Surat Al-Hujurat ayat 12 ialah
” YAAA AYYU HALLADZIINA AA MANU-JTANIBUU KATSIIRAMMINAZHZHANN, INNA BA’DHAZHZHANNI ITSMUWWALAA TAJASSASUU WALAA YAGHTABBA’DHUKUM BA’DHAA, AYUHIBBU AHADUKUM AYYA’ KULA LAHMI AHIIHI MAITANFAKARIH TUMUUH, WATTAQULLAHA INNALLAHA TAWWAA BURRAHIIM.”

Selanjutnya untuk terjemah atau artinya adalah
” Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan purba-sangka (kecurigaan), karena sebagian dari purba-sangka itu dosa. dan janganlah mencari-cari keburukan orang dan janganlah menggunjingkan satu sama lain. Adakah seorang diantara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang.”

Al-hujurat memiliki arti kamar-kamar. Isi kandungan dari surat al-Hujurat ayat 12 ini adalah :
1. Orang-orang mukmin agar menjauhi prasangka yang buruk kepada saudaranya. Sering disebut suudzan.
2. Larangan untuk mencari-cari keburukan saudaranya yang sering disebut tajasus.
3. Dilarang juga melakukan ghibah atau menggunjing. Allah Swt. memberikan perumpamaan, orang yang suka menggunjing itu seperti orang yang memakan daging saudaranya yang sudah mati atau bangkainya.
4. Allah Swt. memerintahkan supaya bertakwa karena Dia adalah Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang.

Semoga pembahasan hukum tajwid surat Al-Hujurat ayat 12 ini bermanfaat bagi teman-teman semua.Wassalaamualaikum warahmatullahi wabarakaatuh.
Baca juga : Doa Sebelum dan Sesudah Wudhu Lengkap .