Inilah Watak Dalam Berdoa Biar Dikabulkan Oleh Allah Swt

cybermoeslem – Berdoa mempunyai artian yang sangat penting yaitu meminta kepada Sang Pencipta Allah SWT sesuatu yang kita inginkan maka harus sopan dan beradab. Misalkan, kita meminta kepada orang tua, ingin dibelikan baju baru. Jika kita meminta hal tersebut kapada orang renta dengan tidak sopan, apakah orang renta akan memberikannya?

Pasti tidak. Karena orang renta tidak suka dengan perilaku kita yang tidak sopan. Dan sebaliknya, kalau kitan meminta hal tersebut secara baik-baik, penuh pengormata, dan sopan santun serta tidak memaksa. Maka Insya Allah orang renta akan memperlihatkan baju gres sesuai dengan apa yang kita inginkan.

Begitupun ketika kita berdoa dan meminta kepada Allah SWT. Apalagi Allah-lah Sang Pemilik Kerajaan di langit dan di bumi. Maka harus dengan cara yang beradab. Hal yang paling penting dalam berdoa yakni berserah kepadaNya bukan doa yang memaksa harus dikabul.

Berikut ini adab-adab dalam berdoa atau meminta kepada Allah SWT biar cepat terkabul, menyerupai dilansir dari laman Islam Post:

  1. Menjauhkan diri dari yang haram, baik itu pakaian, makanan dan sebagainya.
  2. Ikhlas semata-mata alasannya yakni Allah SWT.
  3. Berdoa dan bertawasul dengan amal-amal shaleh yang pernah kita lakukan.
  4. Berwudhulah sebelum berdoa.
  5. Menghadap ke kiblat ketika berdoa.
  6. Shalat dua rakaat.
  7. Memanjatkan puja dan puji kepada Allah SWT.
  8. Memanjatkan shalawat dan salam kepada Rasulullah SAW.
  9. Membuka dan mengangkat kedua tangan sampai sejajar dengan bahu kemudian mengucapkan doa.
  10. Sopan, khusyu, dan merendahkan diri dihadapan Allah SWT.
  11. Hendaklah orang itu memohon dengan banyak sekali asma Allah yang agung.
  12. Memanjatkan doa-doa yang diwariskan dan disunnahkan.
  13. Mengucapkan doa dengan bunyi lembut dan sayu.
  14. Mengakui dosa-dosanya.
  15. Memulai doa dengan mengajukan permohonan untuk dirinya, namun tidak mnegkhusyukan doa tersebut untuk diri pribadi, terutama kalau bertindak sebagai imam.
  16. Memeohon dengan tekad bulat, menghadirkan kalbu, dan memurnikan harpannya.
  17. Mengulang-ngulang doa dengan sungguh-sungguh.
  18. Tidak berdoa wacana hal yang mengandung dosa.
  19. Dan jangan bersikap kaku dan mempersempit yang lapang.
  20. Mintalah semua hajat.
  21. Yang berdoa dan mendengar hendaklah mengaminkan.
Scroll to Top