Janda Semakin Didepan…Berikut 15 Keutamaan Menikahi Janda.

Ingin Menikahi Janda?.Berikut 15 Keutamaan Menikahi Janda.

Menikah merupakan belahan dari proes mencapai tujuan hidup yang lebih utama .
Islam menganjurkan umatnya untuk menikah dan juga berkeluarga ,disamping seagai sarana Ibadah, Menikah juga bertujuan biar insan lebih mempunyai ketentraman , kebahagiaan, dan juga memperkuat satu sama lain menuju jalan menuju meraih ridho Allah SWT .
sebagaimana disampaikan dalam Al- Alquran :

وَمِنْ آيَاتِهِ أَنْ خَلَقَ لَكُم مِّنْ أَنفُسِكُمْ أَزْوَاجًا لِّتَسْكُنُوا إِلَيْهَا وَجَعَلَ بَيْنَكُم مَّوَدَّةً وَرَحْمَةً إِنَّ فِي ذَلِكَ لَآيَاتٍ لِّقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ
Artinya:
Dan diantara tanda – tanda kekuasaanNya ialah Dia membuat untukmu isteri -isteri dari jenismu sendiri, supaya kau cenderung dan merasa tenteram kepadanya , dan dijadikanNya diantaramu rasa kasih dan sayang . Sesungguhnya pada yang demikian itu benar -benar terdapat tanda – tanda bagi kaum yang berpikir . (QS Ar Rum: 21 ).

Pernikahan merupakan suatu ibadah  dan sunah nabi yang sangat dianjurkan pelaksanaannya bagi umat Islam .
Rasullulah shalallahu alaihiwasalam semasa Hidup telah menikahi Beberapa perempuan dan 10 diantara istri Rasul yakni seorang janda , hanya Aisyah RA yang merupakan seorang gadis .
Ada beberapa pelajaran sosial yang sanggup kita ambil dari pertanyaan Mengapa Rasullulah lebih banyak menentukan menikahi janda?
yang Utama tentulah untuk tujuan dakwah dan memuliakan janda tersebut .
Dari beberapa Istri Nabi SAW, brikut Nama – Nama Istri Rasulullah SAW yang merupakan seorang janda :

1 . Khadijah binti Khuwailid radhiyallahu ‘anha
2 . Saudah binti Zam ‘ah bin Qois radhiyallahu ‘anha
3 . Hafshah binti Umar bin Khatab radhiyallahu ‘anhuma
4 . Zainab binti Khuzaimah radhiyallahu ‘anha
5 . Ummu Salamah , Hindun binti Abi Umayyah radhiyallahu ‘anha
6 . Zainab binti Jahsy bin Rabab radhiyallahu ‘anha
7 . Juwairiyah binti Al- Harits radhiyallahu ‘anha
8 . Ummu Habibah binti Abi Sufyan radhiyallahu ‘anhuma
9 . Shafiyah binti Huyai bin Akhtab
10 . Maimunah binti Al -Harits radhiyallahu ‘anha.

Kenapa Rasulullah lebih menentukan menikahi seorang Janda, Berikut klarifikasi perihal Keutamaan – keutamaan menikahi / Memperistri jandaKeutamaan – keutamaan menikahi janda;

1. Menikahi Janda Yang Mempunyai Anak Yatim.
Dengan menikahi seorang janda yang mempunyai anak yatim, secara tidak eksklusif telah menolong Anak yatim tersebut.
dengan menikahi ibunya yang janda terlebih dahulu biar bisa menggantikan kedudukan suami untuk menafkahi anak dan keluarga.
lantaran menolong atau menangung Anak yatim link
Dalam sebuah hadits dijelaskan,  Rasulullah bersabda:
“Kedudukanku dan orang yang menanggung anak yatim di nirwana bagaikan ini .” Beliau merapatkan jari telunjuk dan jari tengahnya, namun ia regangkan antara keduanya. (HR. Bukhari).

2. Menikahi Janda Karena Meneladani Rasulullah.
Memilih menikahi seorang janda ,terkadang bisa membuat seorang laki laki minder, namun jikalau dilandasi dengan niat beribadah dan meneladani Rasulullah SAW ,Ingsya Allah menikahi seorang Janda akan digolongkan sebagai niat baik dan mendapat pahala.
sebagaimana yang telah kita ketahui mengenai riwayat  Rasulullah Saw, ia memutuskan untuk menikah dengan seorang janda.

3. Menikahi Janda Adalah Anugrah.
Jika Anda berniat menikahi janda ,Nikahilah janda dengan Niat lantaran Allah SWT, untuk melindugi Janda biar terhidar dari hal – hal  jelek dan fitnah.
Sehingga menikahi janda dengan Niat yang demikian akan membawa keberkahan dan juga Anugrah serta mendapat pahala .
sabda Rasulullah Saw :
“Orang yang berusaha menghidupi para janda dan orang-orang miskin laksana orang yang berjuang di jalan Allah.
Dia juga laksana orang yang berpuasa di siang hari dan menegakkan shalat di malam hari.” (HR. Bukhari Muslim ).

4. Menikahi Janda akan jauh berpengalaman.
Sudah barang tentu jikalau seorang janda pastilah sudah berpengalaman membina rumah tangga,
Seorang janda mempunyai pengalaman yang cukup, dalam hal ijab kabul dan juga rumah tangga.
Tentu juga sudah banyak memperoleh pelajaran dari ijab kabul yang ia jalani sebelumnya.
Seorang janda akan bertindak lebih berhati-hati dan memikirkan segala sesuatu dengan baik dalam menghadapi duduk kasus yang bisa saja terjadi di dalam rumah tangga.
Selain itu,  yang paling penting yakni janda akan lebih tahu bagaimana cara menyenangkan hati seorang suami.

5. Menikahi Janda Akan Menambah Semangat.
Semangat gres tentu akan lebih bergejolak bagi para janda untuk membina rumah tangga gres , persaan semangat tersebut dilandasi dengan tidak maunya gagal untuk kedua kalinya.

6. Menikahi Janda,Lebih berpikiran Dewasa.
seorang janda tentunya mempunyai pengalaman emosional berpikir yang dalam.
dan pastinya ia sudah bisa berfikir dengan cukup umur dan sangat berhati – hati dalam bertutur kata, bertindak serta memutuskan sesuatu hal yang berafiliasi dengan kerukunan rumah tangga.

7. Menikahi Janda Demi Kebaikan Bersama.
Menikahi janda untuk mendapat kebaikan bersama menyerupai diceritakan dalam sebuah hadits dibawah;
“Aku pernah menikahi seorang perempuan di masa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Lalu saya bertemu dengan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, ia pun bertanya, “Wahai Jabir, apakah engkau sudah menikah?” Ia menjawab, “Iya sudah.” “Yang kau nikahi gadis ataukah janda?”, tanya Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam. Aku pun menjawab, “Janda.” Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam mengatakan, “Kenapa engkau tidak menikahi gadis saja, bukankah engkau bisa bersenang-senang dengannya?” Aku pun menjawab, “Wahai Rasulullah, sesungguhnya saya mempunyai beberapa saudara perempuan. Aku khawatir jikalau menikahi perawan malah nanti ia sibuk bermain dengan saudara-saudara perempuanku.
Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Itu berarti alasanmu. Ingatlah, perempuan itu dinikahi lantaran seseorang memandang agama, harta, dan kecantikannya.
Pilihlah yang baik agamanya, engkau niscaya menuai keberuntungan. ” (HR. Muslim).

8. Menikahi Janda Bisa Menjadi Sumber Rejeki.
Sebuah niat yang sangat mulia tentunya jikalau kita menikahi seorang janda dengan niat yang baik lantaran ingin mengangkat harkat dan derajatnya biar tidak diremehkan orang lain.
fa innsya Allah , Allah akan menggantinya dengan banyak kebaikan dan diberikan cukup rezeki.
“Nikahilah wanita, lantaran akan mendatangkan harta bagi kalian” . (HR. Hakim , Bukhari dan Muslim).
Baca :Hukum memberi izin Istri Menjadi TKW
9. Menikahi Janda Sumber Keberkahan.
Hal ini dijelaskan di dalam Al Qur’an surat An Nur ayat 32 :

وَأَنكِحُوا الْأَيَامَى مِنكُمْ وَالصَّالِحِينَ مِنْ عِبَادِكُمْ وَإِمَائِكُمْ إِن يَكُونُوا فُقَرَاءَ يُغْنِهِمُ اللَّهُ مِن فَضْلِهِ وَاللَّهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ

Artinya:
Kawinkanlah orang-orang yang masih lajang diantara kalian, dan orang-orang yang layak (berkawin) dari budak-budak lelaki dan budak-budak perempuan.
Jika mereka miskin Allah akan memampukan mereka dengan kurnia-Nya. (QS. an-Nur: 32)
Dari Ayat diatas dijelaskan ,jika kita menikah dengan janda atau perempuan yang layak menikah akan tetapi tidak bisa ,maka Karunia Allah akan sangat terang untuk merela yang bersedia menikahi janda ,tentunya dengan niat mengharap ridho Allah SWT.

10. Menikahi Janda biar terjaga Kehormatannya.
“Ada 3 orang yang dijamin oleh Allah untuk membantunya: Mujahid fi sabilillah, orang yang menikah lantaran menjaga kehormatan dirinya, dan budak yang hendak menebus dirinya untuk merdeka.” (HR. Nasa’i , Turmudzi).

11. Menikahi Janda Akan Mengajarkan Bagaimana Bertanggung Jawab.
Dengan Menikahi Janda Tentunya kita akan dituntut lebih bertangung jawab , membuat sebuah keluarga yang lebih baik ,dan menjadi sosok suami yang lebih baik dari suami sebelumnya.

12. Menikahi Janda Bisa membawa kita lebih baik.
Menikahi janda yang shalehah tentu akan menyebabkan diri kita menjadi lebih baik.
Mampu mngajari kita perihal kebaikan ibadah.
Namun selanjutnya kita lah yan berkewajiban untuk membimbingnya biar selalu fi jalan yang diridhai oleh Allah.

13. Menikahi Janda Menjadikan Kita Lebih Sabar.
Sudut pandang Masyarakat terhadap seorang janda pada umumnya cenderung mengarah ke hal yang negatif (su’udzon).
Dan bagi seseorang  pemuda yang menikahi Janda kebanyakan dijadikan sebagai materi gunjingan.
Hal yang demikian tentunya akan membuat kita berlatih mengendalikan kesabaran hingga menjadi pribadi yang lebih sabar.

14. Menikahi Janda Memberikan kebahagiaan.
Bagi Seorang janda, tentu akan merasa sedih dikala menjadi topik/bahan pembicaraan orang lain, terlebih jikalau pembicaraannya dalam hal yang negatif. Tentunya akan menambah beban mental bagi seorang janda.
Dengan menikahi janda, berarti kita bisa membantu mengurangi beban yang tengah ditanggungnya dan membuatnya bahagia.

15. Menikahi Janda Memberi pelajaran perihal Arti Hidup.
Kehidupan berumahtangga yang saling melengkapi, saling membantu, saling membuatkan kebahagiaan, saling membuatkan solusi, saling melindungi yakni salah satu cara untuk menikmati perjalanan hidup.
Dengan menikahi janda akan timbul rasa saling peduli,rasa syukur dan memahami arti hidup yang sebenarnya, lantaran intinya Manusia hidup yakni makhluk sosial yang saling membutuhkan satu sama lainya.
baca juga:4 Ciri perempuan dirindu Syurga salah satunya yakni Janda.

Adapun syarat jikalau Anda ingin menikahi Janda pilihlah janda yang mempunyai kriteria sebagai berikut;

* Janda yang Baik Agama dan Akhlaknya
Janda merupakan status yang rawan dalam kehidupan dimasyarakat, alasannya yakni apa yang dilakukannya akan menjadi sentra perhatian banyak orang.
Dari itu jikalau menentukan janda, pastikan janda yang baik akhlaknya dan baik agamanya.

* Janda yang Menjaga Kehormatannya.
Yang berikutnya yang harus diperhatikan dalam menentukan janda ,adalah janda yang bisa menjaga kehormatannya.
Sekalipun ia belum baik agamanya, paling tidak janda tersebut tidak mengumbar auratnya, tidak menawarkan kesempatan para lelaki untuk menikmati tubuhnya. Janda tersebut juga jarang berdandan dan berhias, ia lebih menjaga diri, tahu diri dan ia sadar dengan status dan keadaan yang ia punya.
Demikian 15 Keutamaan Menikahi Janda ,setelah kita ketahui beberapa keutamaan menikahi janda, Mungkin Kata “Janda semakin di Depan” memang pantas tersemat pada seorang Janda(janda yang salehah).
Namun suatu proses pilihan untuk Menikah dengan janda atau perawan yakni ihwal jodoh yang demikian itu yakni hak prerogatif dari Allah SWT.
Wallahu a’lam.

Scroll to Top