Juknis Ppdb Sma Smk Provinsi Jawa Timur Tahun Pelajaran 2021/2022

Juknis PPDB Sekolah Menengan Atas Sekolah Menengah kejuruan Provinsi Jawa Timur Tahun Pelajaran  JUKNIS PPDB Sekolah Menengan Atas Sekolah Menengah kejuruan PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN PELAJARAN 2021/2022

Juknis PPDB Sekolah Menengan Atas Sekolah Menengah kejuruan Provinsi Jawa Timur Tahun Pelajaran 2021/2022 tertuang dalam Keputusan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Nomor: 188.4/2045/101.7.1/2021 Tentang Petunjuk Teknis (Juknis) Pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (Ppdb) Jenjang Sekolah Menengah Atas, Sekolah Menengah Kejuruan, Dan Sekolah Luar Biasa Provinsi Jawa Timur Tahun Pelajaran 2021/2022.

Berdasarkan Petunjuk Teknis – Juknis PPDB Sekolah Menengan Atas Sekolah Menengah kejuruan Provinsi Jawa Timur Tahun Pelajaran 2021/2022, Persyaratan PPDB Sekolah Menengan Atas Sekolah Menengah kejuruan Se Provinsi Jawa Timur tahun pelajaran 2021/2022, merupakan selaku berikut.

a. PPDB dilaksanaan secara objektif, transparan dan akuntabel.

b. PPDB sebagaimana dimaksud pada abjad (a) dijalankan tanpa diskriminasi kecuali bagi sekolah yang secara khusus dirancang untuk melayani peserta didik dari kalangan gender atau agama tertentu.

c. Calon peserta didik gres Sekolah Menengan Atas atau Sekolah Menengah kejuruan berusia paling tinggi 21 (dua puluh satu) tahun pada tanggal 1 Juli 2021 dengan dibuktikan sertifikat kelahiran atau surat pemberitahuan lahir yang dikeluarkan oleh  pihak yang berwenang dan dilegalisasi oleh lurah/kepala desa yang berwenang sesuai dengan domisili kandidat peserta didik baru.

d. Calon peserta didik gres jenjang Sekolah Menengan Atas atau Sekolah Menengah kejuruan sudah mengakhiri kelas 9 (sembilan) Sekolah Menengah Pertama atau bentuk lain yang sederajat dibuktikan dengan ijazah atau dokumen lain yang menyatakan kelulusan misalnya surat pemberitahuan lulus.

e. Calon peserta didik gres jenjang Sekolah Menengan Atas atau Sekolah Menengah kejuruan wajib terdaftar dalam Kartu Keluarga yang diterbitkan paling singkat 1 (satu) tahun sebelum tanggal registrasi PPDB tahun 2021.

f. Dalam hal kartu keluarga sebagaimana dimaksud pada abjad (e) tidak dimiliki oleh kandidat peserta didik gres sebab kondisi tertentu, maka sanggup diganti dengan surat pemberitahuan domisili yang diterbitkan oleh lurah/kepala desa atau pejabat lokal lain yang berwenang tanpa dibatasi masa mulai berdomisili.

g. Keadaan tertentu sebagaimana dimaksud pada abjad (f) meliputi:

1. kejadian alam; dan/atau

2. kejadian sosial, diantaranya pengungsi jawaban kerusuhan atau pertentangan sosial.

Catatan:

Menurut Undang-Undang No. 24/2007 ihwal Penanggulangan Bencana, disebutkan ada tiga jenis bencana, yaitu kejadian alam, nonalam dan sosial. Bencana Non alam diakibatkan oleh rangkaian kejadian nonalam berupa gagal teknologi, gagal modernisasi, epidemi, pandemi dan wabah penyakit. Wabah Corona Virus Disease (Covid-19) dikategorikan masuk dalam kejadian nonalam.

h. Untuk Kartu Keluarga Baru yang diterbitkan kurang dari 1 (satu) tahun sebab sesuatu hal, mesti dilampiri Surat Keterangan dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil di Kabupaten/Kota setempat, dengan dibarengi klarifikasi argumentasi pergantian Kartu Keluarga. Sesuatu hal meliputi:

1. Kartu Keluarga Baru sebab penambahan/pengurangan anggota keluarga lain, dengan klarifikasi bahwa kandidat peserta didik gres sudah masuk dalam Kartu Keluarga paling singkat 1 (satu) tahun sebelum tanggal registrasi PPDB tahun 2021; dan

2. Kartu Keluarga Baru sebab pindah rumah, dengan klarifikasi bahwa kandidat peserta didik gres merupakan anak kandung.

i. Bagi kandidat peserta didik gres dari Pondok Pesantren/Panti Asuhan/Panti Sosial mengikuti tempat kedudukan lembaga, dibuktikan dengan Surat Keterangan dari Lembaga.

j. Jenjang Sekolah Menengah kejuruan dengan bidang keahlian, kesibukan keahlian, atau kompetensi kemampuan tertentu sanggup pastikan perhiasan persyaratan khusus dalam penerimaan peserta didik gres kelas 10 (sepuluh).

k. Persyaratan usia sebagaimana dimaksud pada abjad (c) dikecualikan untuk sekolah dengan kriteria:

1. Menyelenggarakan pendidikan khusus;

2. Menyelenggarakan pendidikan layanan khusus;

3. Sekolah di wilayah Kepulauan, Pegunungan, dan Pedalaman;

4. Sekolah di wilayah yang jumlah penduduk usia sekolah tidak sanggup menyanggupi ketentuan jumlah peserta didik dalam 1 (satu) rombongan belajar.

l. Calon peserta didik gres penyandang disabilitas sudah mengakhiri jenjang SMP/Sederajat dan dikecualikan dari ketentuan persyaratan batas usia.

m. Calon peserta didik gres jalur penyandang disabilitas mempunyai hasil asesmen permulaan (Asesmen fisik/Psikologis, Akademik, Fungsional, Sensorik dan Motorik oleh Psikolog, Psikiater, Dokter  Spesialis, atau Kepala Sekolah asal) yang menunjukan kalangan difabel siswa.

n. Calon peserta didik gres kelas 10 (sepuluh) SMA/SMK yang berasal dari sekolah di mancanegara selain menyanggupi persyaratan pada abjad (c) dan (d) mesti menerima surat nasehat izin belajar, dan Permohonan surat nasehat izin berguru disampaikan terhadap administrator jenderal yang membidangi pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, dan Pendidikan Menengah untuk kandidat peserta didik gres SMA, dan administrator jenderal yang membidangi Pendidikan vokasi untuk kandidat peserta didik gres SMK.

o. Bagi sekolah yang menerima peserta didik warga negara absurd wajib menyelenggarakan matrikulasi Pendidikan Bahasa Indonesia paling singkat 6 (enam) bulan yang diselenggarakan oleh sekolah yang bersangkutan.

p. Dalam hal sekolah yang menerima peserta didik warga Negara absurd tidak menjalankan keharusan sebagaimana dimaksud pada abjad (h) dikenai hukuman administratif berupa perayaan tertulis.

q. Calon peserta didik baru, tidak sedang terlibat dalam tindak kriminal dan penyalahgunaan narkoba, tidak bertato dan/atau bertindik.

r. Persyaratan Khusus bagi kandidat peserta didik gres SMK:

s. Calon peserta didik dilarang buta warna pada:

1. Tata Kecantikan Rambut dan Kulit

2. Tata Busana –

3. Multimedia –

4. Teknologi dan Rekayasa

5.. Farmasi –

6. Seni dan Industri Kreatif

t. Calon peserta didik tinggi tubuh terendah 153 cm untuk perempuan dan terendah 158 cm untuk pria pada:

1. Tata Boga –

2 Usaha Perjalanan Wisata –

3 Perhotelan –

4 Spa dan Beauty Therapy –

5. Tata Kecantikan Rambut dan Kulit –

6 Teknik Alat Berat

 

Untuk mengenali Jadwal lengkap Penerimaan Peserta Didik Baru Siswa Sekolah Menengan Atas Sekolah Menengah kejuruan di Provinsi Jawa Timur seilahkan download dan baca Petunjuk Teknis – Juknis PPDB Sekolah Menengan Atas Sekolah Menengah kejuruan Provinsi Jawa Timur Tahun Pelajaran 2021/2022,  melalui link yang tersedia di bawah ini

 

Link download

 

Demikian gunjingan ihwal Juknis PPDB Sekolah Menengan Atas Sekolah Menengah kejuruan Provinsi Jawa Timur Tahun Pelajaran 2021/2022. semoga ada manfaatnya, terima kasih.


Scroll to Top