Khutbah Jum’at Perihal Sholat (Shalat Ialah Tiang Agama)

Assalamu’alaikum. Pada pertemuan kali mungkin sedikit berbeda dari sebelumnya, sebab di halaman ini saya akan membuatkan contoh khutbah jum’at yang singkat, padat dan berisi. Dengan mengangkat tema perihal Sholat.
Tentu kita semua tahu, bahwa sholat ialah tiang agama. Namun faktanya, masih ada saja orang yang sering meninggalkan sholat meskipun sudah tahu kalau sholat merupakan tiangnya agama. Apabila suatu tiang tidak didirikan, maka akan roboh dan hancur isinya. Bukankah begitu?
Nah, dari fenomena diatas, maka sangat menarik sekali jikalau khutbah jum’at kali ini mengangkat topik perihal sholat. Dan berikut ialah contoh khutbah “Shalat ialah Tiang Agama” yang sanggup Anda jadikan referensi.
 Pada pertemuan kali mungkin sedikit berbeda dari sebelumnya Khutbah Jum'at perihal Sholat (Shalat ialah Tiang Agama)
Ilustrasi : Khutbah Sholat Jum’at

Contoh Khutbah Jum’at Singkat perihal Sholat

Segala puji hanya bagi Allah SWT yang membangun hati-hati yang lalai dengan peringatan dan nasehatNya. Mengutus Nabi Muhammad SAW untuk menyerukan umat insan kepada jalan Allah dengan cara bijaksana dan nasehat yang baik. Allah SWT berfirman, yang artinya
“Dan berikanlah peringatan, sebab sebetulnya peringatan itu bermanfaat bagi kaum mukminin”, sehingga bertambah kuatlah keimanan itu dengan peringatan. Saya panjatkan puji kepada Yang Maha Suci atas kebaikan-Nya yang banyak. Dan saya panjatkan rasa syukur kepada-Nya atas anugerah-Nya yang besar.
Saya bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya di dalam ketuhanan dan mentadbirkan, dan jauh dari perbuatan syirik yang kecil maupun yang besar. Dan saya bersaksi bahwa Muhammad ialah Rasul Allah yang membawa gosip bangga dan peringatan dari Allah, dan petunjuk kepada kebaikan dan mengancam secara tegas segala bentuk perbuatan yang tidak boleh oleh Allah SWT.
Ya Allah, limpahkanlah shalawat dan salam kepada Nabi Muhammad SAW, beserta keluarga dan para sahabatnya yang senantiasa berada di jalan Allah.
Para jama’ah yang berbahagia, saya serukan kepada jama’ah semua, bertaqwalah kepada Allah dan peliharalah shalat. Biasakanlah kau shalat berjama’ah, sebetulnya shalat merupakan rukun Islam. Karena shalat a dalah tiang aga, jadi agama tidak akan berdiri tegak tanpa sholat.
Barangsiapa mendirikan shalat, maka ia telah menegakkan agamanya. Dan barangsiapa melalaikan dan/atau meninggalkan shalat, maka ia telah membinasakan Islam. Peliharalah diri kau dari perbuatan yang meninggalkan waktu shalat. Tidak ada alasan untuk meninggalkan, meremehkan dan melupakan shalat sebab urusan dunianya, sebab mereka akan menerima kecelakaan siksa yang besar. Maka tercelalah orang yang meninggalkan shalat, dan ia mati di luar Islam.
Diriwiyatkan dari Ali r.a, bahwa ia mendengar Rasulullah SAW bersabda :

Tidaklah seorang hamba itu, meninggalkan dan tidak menunaikan shalat, kecuali Allah mencorengkan wajahnya bahwa orang ini telah dikeluarkan dari rahmat Allah, sedangkan saya bebas darinya.

Diriwayatkan juga dari Umar dan Abu Hurairah r.a, dari Nabi Muhammad SAW, ia bersabda :

Jibril a.s turun dan berkata, “Bacalah!” Aku menjawab, “Aku tidak sanggup membaca”. Jibril berkata : “Akan tiba menggantikan mereka suatu generasi yang meninggalkan shalat dan memperturutkan nafsu syahwat, maka mereka akan menemukan kebinasaan.” Aku berkata, Wahai Jibril! Apakah sepeninggalku nanti umatku akan meninggalkan shalat?” Jibril menjawab, “Benar! Akan tiba di kiamat nanti segolongan insan dari umatmu yang meninggalkan shalat, menghabiskan waktu-waktunya hanya untuk memperturutkan nafsu syahwat. Maka bagi mereka dinar (harta) lebih utama dari shalat mereka.”

Wahai hamba-hamba Allah, bertaqwalah kepada Allah dan hendaklah kau saling memerintahkan perihal shalat. Sesungguhnya Allah akan menunjukkan rezeki kepada kau dengan cara tidak terduga. Aku berlindung kepada Allah dari godaan syetan yang terkutuk.

وأمر اهلك بالصّلوة واصطبير عليها لانسئلك رزقا نحن نرزقك والعاقبة للتّقوى

Artinya :

Dan perintahkanlah kepada keluargamu mendirikan sholat dan bersabarlah kau dalam mengerjakannya. Kami tidak meminta rezki kepadamu, kamilah yang memberi rezki kepadamu dan akhir (yang baik) itu ialah bagi orang yang bertakwa. (QS – Thaha : 132)


بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِى الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ، وَنَفَعَنِيْ وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ اْلآيَاتِ وَلذِّكْرْ الْحَكِيْمِ. أَقُوْلِيْ هَذَا وَأَسْتَغْفِرُ الله الْعَظِيْمَ الْجَلِيْلَ، لِيْ وَلَكُمْ وَلِسَائِرِ الْمُسْلِمِيْنَ مِنْ كُلِّ ذَنْبِ، فَاسْتَغْفِرُوْهُ إِنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ.

Semoga Allah SWT memberkati kita sekalian dengan Al-Qur’an Al-Adzim, dan menunjukkan manfaata kepada kita apa yang ada di dalamnya yang berupa ayat-ayat dan peringatan yang mengandung hikmah. Saya rasa hingga di sini dulu khutbah jum’at ini.
Sebagai epilog khutbah, saya memohon ampunan kepada Allah SWT, untuk kita semua dan seluruh kaum muslimin biar terhindar dari segala dosa. Mohon ampunan kepada-Nya, sebab Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
Teman-teman, itulah contoh khutbah jum’at perihal sholat dengan tema “Sholat ialah Tiang Agama” semoga bermanfaat. Teman-teman sanggup mengembangkannya lagi, sebab teladan khutbah diatas sangat singkat namun tetap berisi.
Scroll to Top