Kumpulan Ayat Al-Quran Dan Hadits Bahan Pelajaran Al-Quran Kelas 10, 11, 12

By | Maret 20, 2021

Kumpulan Ayat Al-Quran dan Hadits Materi Pelajaran Al-Quran Kelas 10, 11, 12. Berikut ini yakni kumpulan ayat-ayat al-Quran dan Hadits yang ada pada bahan pelajaran Pendidikan Al-Quran Hadits mulai dari kelas 10, 11, dan 12 SMA/MA/SMK/MAK Muhammadiyah. Memang ini belum semuanya, namun peluangnya mudah-mudahan sanggup menolong dalam menimba ilmu untuk persipan Ujian Sekolah kelas 12.

Quran dan Hadits yang ada pada bahan pelajaran Pendidikan Al Kumpulan Ayat Al-Quran dan Hadits Materi Pelajaran Al-Quran Kelas 10, 11, 12

Kumpulan Ayat Al-Quran dan Hadits Materi Pelajaran Al-Quran Kelas 10, 11, 12

Kumpulan Ayat-ayat Al-Quran

1. Alquran Surat Al-Ma’idah Ayat 48

وَأَنزَلْنَآ إِلَيْكَ ٱلْكِتَٰبَ بِٱلْحَقِّ مُصَدِّقًا لِّمَا بَيْنَ يَدَيْهِ مِنَ ٱلْكِتَٰبِ وَمُهَيْمِنًا عَلَيْهِ ۖ فَٱحْكُم بَيْنَهُم بِمَآ أَنزَلَ ٱللَّهُ ۖ وَلَا تَتَّبِعْ أَهْوَآءَهُمْ عَمَّا جَآءَكَ مِنَ ٱلْحَقِّ ۚ لِكُلٍّ جَعَلْنَا مِنكُمْ شِرْعَةً وَمِنْهَاجًا ۚ وَلَوْ شَآءَ ٱللَّهُ لَجَعَلَكُمْ أُمَّةً وَٰحِدَةً وَلَٰكِن لِّيَبْلُوَكُمْ فِى مَآ ءَاتَىٰكُمْ ۖ فَٱسْتَبِقُوا۟ ٱلْخَيْرَٰتِ ۚ إِلَى ٱللَّهِ مَرْجِعُكُمْ جَمِيعًا فَيُنَبِّئُكُم بِمَا كُنتُمْ فِيهِ تَخْتَلِفُونَ

Dan Kami sudah turunkan kepadamu Al Alquran dengan menenteng kebenaran, membenarkan apa yang sebelumnya, yakni kitab-kitab (yang diturunkan sebelumnya) dan watu cobaan terhadap kitab-kitab yang lain itu; maka putuskanlah urusan mereka menurut apa yang Allah turunkan dan janganlah kau mengikuti hawa nafsu mereka dengan meninggalkan kebenaran yang sudah tiba kepadamu. Untuk tiap-tiap umat diantara kamu, Kami berikan aturan dan jalan yang terang. Sekiranya Allah menghendaki, tentu kau dijadikan-Nya satu umat (saja), namun Allah hendak menguji kau terhadap pemberian-Nya kepadamu, maka berlomba-lombalah berbuat kebajikan. Hanya terhadap Allah-lah kembali kau semuanya, kemudian diberitahukan-Nya kepadamu apa yang sudah kau perselisihkan itu,

2. Surat At-Taubah Ayat 105

وَقُلِ اعْمَلُوا فَسَيَرَى اللَّهُ عَمَلَكُمْ وَرَسُولُهُ وَالْمُؤْمِنُونَ ۖ وَسَتُرَدُّونَ إِلَىٰ عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُونَ

Dan Katakanlah: “Bekerjalah kamu, maka Allah dan Rasul-Nya serta orang-orang mukmin akan menyaksikan pekerjaanmu itu, dan kau akan dikembalikan terhadap (Allah) Yang Mengetahui akan yang ghaib dan yang nyata, kemudian diberitakan-Nya terhadap kau apa yang sudah kau kerjakan.

3. QS. Anisa (4): 59

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا أَطِيعُوا اللَّهَ وَأَطِيعُوا الرَّسُولَ وَأُولِي الْأَمْرِ مِنْكُمْ ۖ فَإِنْ تَنَازَعْتُمْ فِي شَيْءٍ فَرُدُّوهُ إِلَى اللَّهِ وَالرَّسُولِ إِنْ كُنْتُمْ تُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ ۚ ذَٰلِكَ خَيْرٌ وَأَحْسَنُ تَأْوِيلًا

Artinya:

“Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul-Nya, dan ulil amri di antara kalian. Kemudian jikalau kalian berbeda pertimbangan wacana sesuatu, maka kembalikanlah ia terhadap Allah (Al-Quran) dan Rasul (sunnahnya), jikalau kau sungguh-sungguh beriman terhadap Allah dan hari kemudian. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya.” 

4. Surat Al-Jasiyah Ayat 12

اللَّهُ الَّذِي سَخَّرَ لَكُمُ الْبَحْرَ لِتَجْرِيَ الْفُلْكُ فِيهِ بِأَمْرِهِ وَلِتَبْتَغُوا مِنْ فَضْلِهِ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ

Allah-lah yang menundukkan lautan untukmu agar kapal-kapal sanggup berlayar padanya dengan seizin-Nya dan agar kau sanggup mencari karunia -Nya dan mudah-mudahan kau bersyukur

5. QS. Yunus ayat 40-41:

وَمِنْهُمْ مَنْ يُؤْمِنُ بِهِ وَمِنْهُمْ مَنْ لَا يُؤْمِنُ بِهِ ۚ وَرَبُّكَ أَعْلَمُ بِالْمُفْسِدِينَ

Di antara mereka ada orang-orang yang beriman terhadap Al Quran, dan di antaranya ada (pula) orang-orang yang tidak beriman kepadanya. Tuhanmu lebih mengenali wacana orang-orang yang berbuat kerusakan.

وَإِنْ كَذَّبُوكَ فَقُلْ لِي عَمَلِي وَلَكُمْ عَمَلُكُمْ ۖ أَنْتُمْ بَرِيئُونَ مِمَّا أَعْمَلُ وَأَنَا بَرِيءٌ مِمَّا تَعْمَلُونَ

Jika mereka mendustakan kamu, maka katakanlah: “Bagiku pekerjaanku dan bagimu pekerjaanmu. Kamu berlepas diri terhadap apa yang saya lakukan dan akupun berlepas diri terhadap apa yang kau kerjakan”.

6. QS. Al-Maidah (5) ayat 32

مِنْ أَجْلِ ذَلِكَ كَتَبْنَا عَلَى بَنِي إِسْرَائِيلَ أَنَّهُ مَنْ قَتَلَ نَفْسًا بِغَيْرِ نَفْسٍ أَوْ فَسَادٍ فِي الأرْضِ فَكَأَنَّمَا قَتَلَ النَّاسَ جَمِيعًا وَمَنْ أَحْيَاهَا فَكَأَنَّمَا أَحْيَا النَّاسَ جَمِيعًا وَلَقَدْ جَاءَتْهُمْ رُسُلُنَا بِالْبَيِّنَاتِ ثُمَّ إِنَّ كَثِيرًا مِنْهُمْ بَعْدَ ذَلِكَ فِي الأرْضِ لَمُسْرِفُونَ

Artinya : “Oleh lantaran itu Kami menetapkan (suatu hukum) bagi Bani Israel, bahwa: barang siapa yang membunuh seorang manusia, bukan lantaran orang itu (membunuh) orang lain, atau bukan lantaran bikin kerusakan di wajah bumi, maka seperti beliau sudah membunuh insan seluruhnya. Dan barang siapa yang memelihara kehidupan seorang manusia, maka seakan-akan beliau sudah memelihara kehidupan insan semuanya. Dan sebetulnya sudah tiba terhadap mereka rasul-rasul Kami dengan (membawa) keterangan-keterangan yang jelas, kemudian banyak di antara mereka sesudah itu sungguh-sungguh melebihi batas dalam berbuat kerusakan di wajah bumi”.

7. Alquran Surat ar-Rum Ayat 41:

 ظَهَرَ ٱلْفَسَادُ فِى ٱلْبَرِّ وَٱلْبَحْرِ بِمَا كَسَبَتْ أَيْدِى ٱلنَّاسِ لِيُذِيقَهُم بَعْضَ ٱلَّذِى عَمِلُوا۟ لَعَلَّهُمْ يَرْجِعُونَ 

Telah nampak kerusakan di darat dan di bahari disebabkan lantaran perbuatan tangan manusia, agar Allah mencicipi terhadap mereka sebahagian dari (akibat) perbuatan mereka, biar mereka kembali (ke jalan yang benar). — Alquran Surat Ar-Rum Ayat 41

8. Surat An-Nisa’ Ayat 32:

وَلَا تَتَمَنَّوْا مَا فَضَّلَ اللَّهُ بِهِ بَعْضَكُمْ عَلَىٰ بَعْضٍ ۚ لِلرِّجَالِ نَصِيبٌ مِمَّا اكْتَسَبُوا ۖ وَلِلنِّسَاءِ نَصِيبٌ مِمَّا اكْتَسَبْنَ ۚ وَاسْأَلُوا اللَّهَ مِنْ فَضْلِهِ ۗ إِنَّ اللَّهَ كَانَ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيمًا

Dan janganlah kau iri hati terhadap apa yang dikaruniakan Allah terhadap sebahagian kau lebih banyak dari sebahagian yang lain. (Karena) bagi orang pria ada bahagian dari pada apa yang mereka usahakan, dan bagi para perempuan (pun) ada bahagian dari apa yang mereka usahakan, dan mohonlah terhadap Allah sebagian dari karunia-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.

9. Ayat dan Hadits wacana Etos Kerja

QS. An-Nisa (4): 32

وَلَا تَتَمَنَّوْا مَا فَضَّلَ اللّٰهُ بِهٖ بَعْضَكُمْ عَلٰى بَعْضٍ  ۗ  لِلرِّجَالِ نَصِيْبٌ مِّمَّا اكْتَسَبُوْا  ۗ  وَلِلنِّسَآءِ نَصِيْبٌ مِّمَّا اكْتَسَبْنَ  ۗ  وَسْئَـلُوا اللّٰهَ مِنْ فَضْلِهٖ  ۗ  اِنَّ اللّٰهَ كَانَ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيْمًا

Artinya:


“Dan janganlah kau iri hati terhadap karunia yang sudah dilebihkan Allah terhadap sebagian kau atas sebagian yang lain. (Karena) bagi pria ada serpihan dari apa yang mereka usahakan, dan bagi perempuan (pun) ada serpihan dari apa yang mereka usahakan. Mohonlah terhadap Allah sebagian dari karunia-Nya. Sungguh, Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.” (QS. An-Nisa’ 4: Ayat 32)

10. Ayat Al-Quran Tentang Berbuat Baik Terhadap Manusia: QS. Al-Baqarah/2: 83 


وَإِذْ أَخَذْنَا مِيثَاقَ بَنِي إِسْرَائِيلَ لَا تَعْبُدُونَ إِلَّا اللَّهَ وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا وَذِي الْقُرْبَىٰ وَالْيَتَامَىٰ وَالْمَسَاكِينِ وَقُولُوا لِلنَّاسِ حُسْنًا وَأَقِيمُوا الصَّلَاةَ وَآتُوا الزَّكَاةَ ثُمَّ تَوَلَّيْتُمْ إِلَّا قَلِيلًا مِنْكُمْ وَأَنْتُمْ مُعْرِضُونَ

“Dan (ingatlah), saat Kami mengambil akad dari Bani Israil (yaitu): Janganlah kau menyembah selain Allah, dan berbuat kebaikanlah terhadap ibu bapa, kaum kerabat, belum dewasa yatim, dan orang-orang miskin, serta ucapkanlah kata-kata yang bagus terhadap manusia, dirikanlah shalat dan tunaikanlah zakat. Kemudian kau tidak menyanggupi akad itu, kecuali sebahagian kecil dibandingkan dengan kamu, dan kau senantiasa berpaling.” (QS. Al-Baqarah/2: 83)

Kumpulan Hadits


Hadits 1:

اَلمُؤمِنُ لِلْمُؤمِنِ كَالْبُنْيَانِ يَشُدُّ بَعْضُهُ بَعْضًا

“Orang muslim dengan muslim yang lain itu bagaikan satu bangunan, antara satu bangunan dengan bangunan yang lain saling menguatkan”

Hadits 2:

Dari Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallah ‘alaihi wa sallam pernah menasehati seseorang:


اِغْتَنِمْ خَمْسًا قَبْلَ خَمْسٍ : شَبَابَكَ قَبْلَ هَرَمِكَ وَ صِحَّتَكَ قَبْلَ سَقَمِكَ وَ غِنَاكَ قَبْلَ فَقْرِكَ وَ فَرَاغَكَ قَبْلَ شَغْلِكَ وَ حَيَاتَكَ قَبْلَ مَوْتِكَ


“Manfaatkanlah lima urusan sebelum lima perkara: (1) Waktu mudamu sebelum tiba waktu tuamu,(2) Waktu sehatmu sebelum tiba waktu sakitmu, (3) Masa kayamu sebelum tiba masa kefakiranmu, (4) Masa luangmu sebelum tiba masa sibukmu,(5) Hidupmu sebelum tiba matimu.”

Hadits 3:

Hadits Riwayat Ahmad

لاَ طَاعَةَ لِمَخْلُوقٍ فِي مَعْصِيَةِ الْخَالِقِ

Artinya:

“Tidak ada ketaatan terhadap makhluq di dalam kemakiyatan terhadap Sang Maha Pencipta” (HR. Ahmad)

Hadits 4:


كَانَ اللَّهُ وَلَمْ يَكُنْ شَيْءٌ غَيْرُهُ ، وَكَانَ عَرْشُهُ عَلَى الْمَاءِ ، وَكَتَبَ فِي الذِّكْرِ كُلَّ شَيْءٍ ، وَخَلَقَ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضَ


Allah sudah ada dan sesuatu apapun selain-Nya belum ada. Arsy-Nya berada di atas air. Dia mencatat segala sesuatu dalam ad-Dzikr (al-Lauh al-Mahfudz). Dan Dia bikin langit dan bumi. (HR. Bukhari


Hadits 5:


Jabir bin Abdullah bahwa Nabi bersabda.

 مَنْ يُحْرَمِ الرِّفْقَ يُحْرَمِ الْخَيْرَ 

“Barangsiapa yang tidak mempunyai sifat lembut, maka tidak akan mendapat kebaikan”. (HR. Muslim)


Hadits 6:

 إِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ يُحِبُّ إِذَا عَمِلَ أَحَدُكُمْ عَمَلًا أَنْ يُتْقِنَهُ (رَوَاه الطَّبْرَانِي)

Artinya:

“Dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anhaa, sebetulnya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: ” Sesungguhnya Allah menyayangi seseorang yang apabila bekerja, ia mengerjakannya secara profesional”. (Hadits dikeluarkan oleh Ath-Thabrani dalam Al-Mu’jam Al-Austah)


Hadits 7:

Hadits wacana Syukur Nikmat


وعن أبي هريرة رَضِيَ اللّهُ عَنْهُ  قال: قال رسولُ اللَّه ﷺ: انْظُرُوا إِلَى مَنْ هو أَسفَل مِنْكُمْ وَلا تَنْظُرُوا إِلَى مَنْ هُوَ فَوقَكُم؛ فهُوَ أَجْدَرُ أَن لا تَزْدَرُوا نعمةَ اللَّه عَلَيْكُمْ متفقٌ عَلَيْهِ


“Pandanglah orang yang berada di bawahmu (dalam dilema harta dan dunia) dan janganlah engkau pandang orang yang berada di atasmu (dalam dilema ini). Dengan demikian, hal itu akan membuatmu tidak meremehkan lezat Allah padamu.” (Muttafaq ‘alaihi/HR. Bukhari dan Muslim)


Hadits 8:

Hadits Riwayat Muslim Tentang Berbuat Baik Kepada Sesama

عن شَدَّادِ بْنِ أَوْسٍ قَالَ: ثِنْتَانِ حَفِظْتُهُمَا عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: قَالَ : إِنَّ اللَّهَ كَتَبَ الْإِحْسَانَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ، فَإِذَا قَتَلْتُمْ فَأَحْسِنُوا الْقِتْلَةَ، وَإِذَا ذَبَحْتُمْ فَأَحْسِنُوا الذَّبْحَ، وَلْيُحِدَّ أَحَدُكُمْ شَفْرَتَهُ، فَلْيُرِحْ ذَبِيحَتَهُ ِ – رواه مسلم في صحيحه


Artinya: Dari Syadad bin Aus, bahwa Rasulullah saw. bersabda:“Sesungguhnya Allah sudah mengharuskan berbuat Ihsan atas segala sesuatu, maka apabila kau membunuh hendaklah membunuh dengan cara yang baik, dan jikalau kau menyembelih maka sembelihlah dengan cara yang bagus dan hendaklah menajamkan pisaunya dan menggembirakan binatang sembelihannya”. (HR. Muslim).