Medical Check Up

Setiap satwa yang datang, dan satwa yang akan dilepasliarkan, harus kita lakukan medical check up terlebih dahulu untuk mengetahui kondisi kekinian mereka. Diantaranya morfometri/pemeriksaan fisik dan cek darah.

Pemeriksaan fisik mencakup berat badan, panjang tubuh, jumlah gigi, kadar dehidrasi, denyut jantung, kecepatan respirasi, dan adanya penyakit fisik.

Cek darah mencakup investigasi hematologi (kadar sel darah), hemostasis, kadar gula darah, kadar lemak, fungsi ginjal, fungsi hati, kadar elektrolit, serta imunoserologi (cek malaria, herpes, hepatitis, TP dan TBC). Medical check up penting banget dalam memilih perlakuan dan perawatan satwa selanjutnya.

Di bawah ini dokumentasi medical check up dan morfometrik untuk 4 satwa kandidat pelepasliaran: Boim, Abon, Kuning, dan Simba. Terimakasih drh. Asrul Anwar Lubis, drh. Sabungan Harahap, Ricky Amanta, dan Ibu Mariam yang sudah membantu saya hari ini.

Fyi, alasannya yaitu kami nggak main tulup makanya tangan berdarah-darah semua. Semoga mereka ga kapok bantuin saya.

IMG 0012
Morfometrik (pengukuran) kaki Abon

IMG 0033
Penyuntikan antiparasit Doramectin pada Boim

IMG 0034
Ini Abon. Betina paling besar disini. Beratnya 8 kilogram. Huffft

IMG 0035
Morfometrik kaki Kuning

IMG 0040
Foto close up gigi Kuning. Terlihat gigi taring (caninus) terpotong

IMG 0058
Gigi Simba. Raaaaawr

IMG 0060
Pengukuran suhu tubuh

IMG 0061
Pengukuran denyut jantung

IMG 0070
Pengambilan sampel darah untuk tes penyakit menular

Scroll to Top