Mengenal Dinasti Agnelli Di Juventus Dari Era Ke Masa

FASTER86.COM – Mengenal Dinasti Agnelli Di Juventus Dari Masa Ke Masa Juventus klub yang bermarkas di J Stadium ini sangat erat kaitanya dengan dua sosok, Fiat dan Agnelli. Selama ini dinasti Agnelli yakni pewaris secara turun temurun Juventus yang mereka akuisisi pada tahun 1921. Ditangan dinasti Agnelli inilah Juventus berubah menjadi menjadi tim yang sangat ditakuti, tim juara dan tim yang dihormati. Dedikasi keluarga Agnelli untuk Juventus ini jangan diragukan lagi, dinasti Agnelli ini menjadi pengontrol penuh kebijakan Juventus.
Dinasti Agnelli menjabat sebagai presiden klub berakhir pada tahun 1962 dimana ketika itu dinasti Agnelli diwakilkan oleh sosok Umberto Agnelli ayah dari sang presiden Juventus yang sekarang, Andrea Agnelli.
agnelli%2Bconection
Setelah Umberto Agnelli, presiden klub dijabat oleh orang kepercayaan  dinasti Agnlli, meskipun tidak menjabat sebagai presiden, namun segala kebijakan klub harus menurut aturan yang sudah digariskan oleh keluarga Agnelli.
Pada tanggal 28 April 2010, terjadi hal yang sangat menggembirakan, dimana John Elkann mengumumkan jika pucuk pimpinan Juventus akan beralih ke dinasti Agnelli, yaitu Andrea Agnelli. Keputusan mengembalikan jajaran Juventus pada trah Agnelli ini disambut hangat oleh semua pihak. Semua mendukung keputusan pemegang saham Juventus, dan perlu semua ketahui, trah Agnelli inilah penyokong dana Juventus, melalui fiat motor.
Ada 4 nama Agnelli yang pernah menjabat sebagai pucuk tertinggi klub Juventus, meraka selalu menghadirkan prestasi buat Juventus, pengabdian dinasti Agnelli inilah yang selalu membuat suasana Juventus selalu nyaman dan penuh keramahan. Berikut dinasti Agnelli yang pernah menjabat sebagai pucuk pimpinan klub Juventus :
1. Era Eduardo Agnelli
Edoardo Agnelli yakni anak dari Giovanni Agnelli, pendiri perusahaan Fiat Motor selaku pemilik saham terbesar Juventus. Edoardo Agnelli inilah yang awal mula mengakuisisi kepemilikan klub Juventus. Dengan bendera Fiat, ia membuat Juventus menjadi tim favorit yang selalu menghadirkan juara di tiap musimnya. 
agnelli%2Bfamily
Edoardo Agnelli lahir di Verona, 2 Januarai 1892, beliau yakni anak lelaki dari Giovanni Agnelli. Di tangan Agnelli senior ini, ada banyak pemain yang didatangkan, Giampiero Combi, Virginio Rosetta, Carlo Bigatto dan tentunya sang instruktur dari Hungaria Jeno Karoly yang menjadi instruktur resmi pertama Juventus. Hasilnya sudah kita lihat musim kompetisi 1925/1926 Juventus meraih scudetto ke duanya dan kesannya Juventus meraih salah satu masa emasnya ketika tahun 1930 – 1935 merengkuh 5 gelar scudetto beruntun
Sungguh prestasi yang luar biasa dan eksklusif terasa ketika tangan tangan Agnelli berkuasa di bawah panji hitam putih Juventus. Edoardo Agnelli menjabat sebagai presiden klub Juventus dari 24 Juli 1923 – 14 Juli 1935.
2. Era Giovanni ” Gianni ” Agnelli
Ini beliau el Avvocato ( lawyer / pengacara ) yang sangat mencintai Juventus dan secara resmi memimpin Juventus dari 22 Juli 1947 hingga 1954 namun hingga tamat hayatnya tahun 2003 avvocato yakni presiden kehormatan dan salah satu orang yang sangat penting dalam kejayaan Juventus
Pada kepemimpinan avvocato ini pula diletakan pondasi kejayaan tim ke depan dimana beliau merekrut perjaka lokal berjulukan Giampiero Boniperti, striker legendaris Juventus asal Wales John Charles juga di datangkan untuk mempertajam barisan penyerangan serta salah satu mutiara tim yaitu Enrique Omar Sivori
agnelli%2Bfamily1
Dibawah Kepemimpinan Gianni Agnelli tim berhasil merebut 2 scudetti pada tahun 1949/1950 dan 1951/1952
Tahun 1954 avvocato menanggalkan posisi presiden klub untuk lebih berkonsentrasi pada perusahaan induk Juventus yaitu FIAT yang tengah melebarkan sayapnya menjadi salah satu raksasa otomotif baik di Italia maupun Eropa
Satu sumbangsih bagi persepakbolaan Italia yang akan slalu di ingat dari avvocato yaitu penerapan usulannya atas hak penggunaan bintang di logo bagi tim yang telah memenangi 10 scudetti dan tentunya yang pertama kali berhak untuk itu yakni Juventus pada tahun 1958
Giovanni Agnelli Junior sangat kental dengan julukan avvocato (lawyers/pengacara) sebab memang beliau sekolah aturan dan bergelar sarjana aturan tapi tidak benar benar menjadi pengacara sebab sehabis beliau kuliah eksklusif masuk ke jajaran direksi perusahaan keluarganya Fiat dan menjadi salah satu tokoh ekonomi Italia yang sangat besar lengan berkuasa di eranya
3. Era Umberto Agnelli
Setelah Giovanni Agnelli Junior atau yang lebih dikenal dengan Avvocato meninggalkan Juventus sedikit terjadi guncangan pada tim tapi insiden itu tak berlangsung usang sehabis kembali tim di pegang oleh salah satu dari klan agnelli yaitu Umberto Agnelli yang juga adik dari Giovanni dan bertahan di posisi tersebut hingga beliau meletakannya digantikan Vittore Catella pada tahun 1962
agnelli%2Bfamily2
Dimasa kepemimpinannya Juventus menjadi klub yang sangat disegani baik di Italia maupun di eropa, dalam 7 tahun kepemimpinannya tim berhasil meraih prestasi dengan 3 scudetto tahun 1957/58 1959/60 dan 1960/61 serta raihan dua coppa Italia beruntun tahun 1959 dan 1960 dengan andalan trio Boniperti, Charles dan Sivori. Pada masanya pula populer julukan Magica Juventus dengan gelombang serangan yang tak henti serta tangguhnya lini belakang
Il Dottore meninggalkan dingklik nomor satu di klub tahun 1962 untuk lebih berkonsentrasi pada Fiat dan pengembangan produk di Piaggio namun hingga tamat masa hidupnya tahun 2004 beliau tetap ada di belakang kebijakan pundamental tim bersama avvocato semisal pergantian dingklik bos tim dari Boniperti ke tangan Vittorio Chaisotti di Chiusano dan masuknya sang master transfer Luciano Moggi. Umberto Agnelli yakni ayah dari presiden klub Juventus yang sekarang, Andrea Agnelli.
4. Era Andrea Agnelli
Andrea Agnelli yakni anak dari Umberto Agnelli yang juga pernah menjadi presiden di klub dan kini yakni satu satunya laki-laki yang masih memegang nama marga Agnelli adapun elkann bersaudara memang masih keturunan dari Giovanni Agnelli tapi mereka anak dari Margaretha Agnelli dengan Alain Elkann sehingga mereka tidak memakai nama besar Agnelli di belakang nama mereka namun memakai nama bapaknya
agnelli%2Bfamily23
Sebagai salah satu dari klan Agnelli maka sudah tentu pula Andrea yakni pewaris dari Juventus dan bahwasanya keterlibatannya dalam tim tidak hanya dimulai tahun 2010 dimana beliau diangkat sebagai presiden klub tapi jauh dari itu mulai tahun 2004 beliau telah menjadi staf di serpihan komersial yang memang spesialisasinya begitu pula dengan jabatannya di Ferrari dan Philips Morris sebagai perusahaan induk dari merk rokok Marlboro dimana beliau juga menjabat sebagai staf komersial hasilnya bisa kita lihat dari kaitan antara Marlboro dan Ferrari di ajang balapan Formula One
Belum banyak memang sepak terjang Andrea dalam memimpin tim sebab memang belum usang hanya mungkin dalam masa kepemimpinan beliau akan di ingat yakni kita sebagai satu satunya tim di tanah Italia yang memiliki stadion pribadi dan itu terwujud dimasa kepemimpinan Andrea sebagai presiden
Selama menjabat presiden Juventus, Andrea telah menhadirkan 5 gelar scudetto, dan ini yakni rangkaian awal dari misinya membangun Juventus yang bisa bertarung di level Italia dan membuat Juventus menjadi tim yang dihormati dan disegani dari segala penjuru.
Selalin pandai dalam merawat klub, Andrea yakni orang yang bisa memnjadikan Juventus menjadi tim yang baik dari segi finansial maupun kelengkapan, ketika beliau menjabat sebagai presiden klub, beliau eksklusif berbenah dengan membangun stadion sendiri bagi Juventus. Pembangunan stadion ini bertujuan untuk meningkatkan demam isu penonton, juga untuk membuat kedekatan suporter dengan klub.

Baca juga :  Juventus classic

Adanya stadion gres ini bisa menarik wisatawan yang tiba ke Turin, selain itu pemabngunan kemudahan di Vinovo Centre dan J Medical. Semua itu tujuanya untuk meningkatkan gairah klub dan kualitas para pemain yang didatangkan oleh Juventus.
Dan terbukti, kala Andrea ini pula, Juventus selalu menghadirkan gelar, dan menyebabkan Juventus lebih disukai fans. Pengembangan bisnis di luar Italia, dengan membuka gerai gerai Juventus di Asia membuat fans makin gampang mengetahui segala hal yang berbau Juventus, membeli hal hal Juventus lebih udah dan utamanya lebih bersahabat dengan Juventus.
Nah sedikit diatas menggambarkan bagaimana klan Agnelli di Juventus itu sangat dominan, ketika para lawan resah dengan keuangan klub, Juventus dengan santai bisa melaksanakan hal hal yang bisa meningkatkan performa tim, ketika banyak klub ramai ramai menjaual  sahamnya, Juventus dengan bangganya menasbihkan diri sebagai tim kaya Italia. 
Sumber : Juventus.com
Sumber : Wikipedia

Scroll to Top