Niat Shalat Istisqa (Memohon Turunnya Hujan) Dan Tata Cara Melaksanakannya

Doaharianislami.com – Shalat Istisqa’ yakni shalat sunnah untuk memohon turunnya hujan kepada Allah SWT. Shalat ini disunahkan bagi orang yang bermukim atau musafir kalau sangat membutuhkan air alasannya yakni tidak ada hujan atau tidak ada air dari sumbernya. Seperti dilakukan pada animo kemarau yang berkepanjangan.

 yakni shalat sunnah untuk memohon turunnya hujan kepada Allah SWT Niat Shalat Istisqa (Memohon Turunnya Hujan) Dan Tata Cara Melaksanakannya

Untuk cara melaksanakan shalat Istisqa’ ada beberapa cara yaitu dengan berdoa dimana saja dan kapan saja, dengan bunyi nyaring atau lemah. Bisa juga dengan menambah doa Istisqa’ (memohon turunnya hujan) pada khutbah Jum’at. Atau dengan melaksanakan shalat dua rakaat yang disertai dengan dua khutbah.

Tata Cara Melaksanakan Shalat Istisqa

1. Dianjurkan Sebelum melaksanakankan shalat Istisqa Imam dan para ulama memirintahkan jamaah untuk berpuasa tiga hari. dan dianjurkan pula untuk berzakat baik menyerupai bersedekah, bertaubat dari segala macam dosa, berdamai dengan sesama muslim yang di musuhi dan melepaskan diri dari perbuatan dzalim.

2. Pada hari yang ke-empat, Imam dan masyarakat keluar rumah ke tanah lapang untuk melaksanakan shalat Istisqa’. Sebaiknya menggunakan pakaian yang sederhana dan tidak menggunakan wewangian serta tidak berhias. Selama itu masyarakat dianjurkan untuk memperbanyak membaca istighfar memohon ampun kepada Allah Swt.

3. Setelah salam, khatib membacakan dua khutbah. Pada khutbah yang pertama dimulai dengan membaca istighfar 9 kali dan pada khutbah yang kedua dimulai dengan membaca Istigfar 7 kali.

Pelaksanaan Hutbah Shalat Istisqa’

Khutbah dalam shalat Istisqa sedikit berbeda dengan khutbah Jum’at atau yang lainnya, yaitu:

1. Khatib di sunnahkan menggunakan selendang

2. Isi khutbah berupa tawaran biar beristighfar dan merendahkan diri kepada Allah Swt, serta berkeyakinan bahwa Allah akan mengabulkannnya. Yaitu menurunkan hujan.

3. Saat berdoa, hendaknya mengangkat tangan lebih tinggi sehingga terbuka antara lengan dan badannya.

Baca juga: Niat Shalat Sunah Awwabin dan Tata Cara Mengerjakannya

4. Di khutbah yang kedua, ketika berdoa hendaknya khatib berpaling ke arah kiblat (membelakangi makmum) dan tolong-menolong berdoa.

5. Saat berpaling ke kiblat, khatib hendaknya, mengubah selendangnya, yang kanan ke kiri dan yang diatas ke bawah.

Bacaan Niat Salat Istisqa’

Untuk niat shalatnya sanggup disampaikan dalam hati atau dilafalkan. Berikut lafal niat shalat Istisqa’ lengkap dengan latin dan artinya:

أُصَلِّى سُنَّةَ الْاِسْتِسْقَاءِ رَكْعَتَيْنِ اِمَامًا / مَأْمُوْمًا لِلّٰهِ تَعَالٰى

 Ushallii Sunnatal Istisqaa’i Rak’ataini (imaaman/ma’muuman) Lillaahi Ta’aalaa.

Artinya: “Aku menyengaja salat sunnah minta hujan dua rakaat (sebagai imam/makmum) alasannya yakni Allah Ta’ala”

Baca juga: Niat Shalat Witir Beserta Latin Dan Terjemahannya

Demikianlah mengenai bacaan niat shalat Istisqa atau shalat untuk memohon turunnya hujan dan tata cara melaksanakannya. Semoga apa yang sudah di sampaikan diatas sanggup bermanfaat.

Scroll to Top