Niat Tata Cara Sholat Sunnah Tasbih Waktu Aturan Manfaat Dan Keajaiban Lengkap Berdasarkan Sunnah

Kita tidak jarang mendengar yang namanya sholat tasbih, kebanyakan umat Islam tidak jarang melakukannya, karena sholat ini salah satu sholat sunnah yang mana bisa dilakukan tengah malam hari ataupun siang hri. Imam Ghozali dalam kitabnya Ihya’ Ulumiddin mengemukakan “Sholat tasbih ini merupakan sholat yg sempat dilakukan oleh Rosululloh Saw, oleh karena itu apabila bisa alangkah baiknya bagi orang Islam utk melakukannya minimal dalam seminggu sekali atau seandainya tak sanggup bisa saja dalam sebulan sekali, Dalam sebuah hadist di Jelaskan.

يَا عَبَّاسُ يَا عَمَّاهُ أَلاَ أُعْطِيكَ أَلاَ أَمْنَحُكَ أَلاَ أَحْبُوكَ أَلاَ أَفْعَلُ بِكَ عَشْرَ خِصَالٍ إِذَا أَنْتَ فَعَلْتَ ذَلِكَ غَفَرَ اللَّهُ لَكَ ذَنْبَكَ أَوَّلَهُ وَآخِرَهُ قَدِيمَهُ وَحَدِيثَهُ خَطَأَهُ وَعَمْدَهُ صَغِيرَهُ وَكَبِيرَهُ سِرَّهُ وَعَلاَنِيَتَهُ عَشْرَ خِصَالٍ أَنْ تُصَلِّىَ أَرْبَعَ رَكَعَاتٍ تَقْرَأُ فِى كُلِّ رَكْعَةٍ فَاتِحَةَ الْكِتَابِ وَسُورَةً فَإِذَا فَرَغْتَ مِنَ الْقِرَاءَةِ فِى أَوَّلِ رَكْعَةٍ وَأَنْتَ قَائِمٌ قُلْتَ سُبْحَانَ اللَّهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَاللَّهُ أَكْبَرُ خَمْسَ عَشْرَةَ مَرَّةً ثُمَّ تَرْكَعُ فَتَقُولُهَا وَأَنْتَ رَاكِعٌ عَشْرًا ثُمَّ تَرْفَعُ رَأْسَكَ مِنَ الرُّكُوعِ فَتَقُولُهَا عَشْرًا ثُمَّ تَهْوِى سَاجِدًا فَتَقُولُهَا وَأَنْتَ سَاجِدٌ عَشْرًا ثُمَّ تَرْفَعُ رَأْسَكَ مِنَ السُّجُودِ فَتَقُولُهَا عَشْرًا ثُمَّ تَسْجُدُ فَتَقُولُهَا عَشْرًا ثُمَّ تَرْفَعُ رَأْسَكَ فَتَقُولُهَا عَشْرًا فَذَلِكَ خَمْسٌ وَسَبْعُونَ فِى كُلِّ رَكْعَةٍ تَفْعَلُ ذَلِكَ فِى أَرْبَعِ رَكَعَاتٍ إِنِ اسْتَطَعْتَ أَنْ تُصَلِّيَهَا فِى كُلِّ يَوْمٍ مَرَّةً فَافْعَلْ فَإِنْ لَمْ تَفْعَلْ فَفِى كُلِّ جُمُعَةٍ مَرَّةً فَإِنْ لَمْ تَفْعَلْ فَفِى كُلِّ شَهْرٍ مَرَّةً فَإِنْ لَمْ تَفْعَلْ فَفِى كُلِّ سَنَةٍ مَرَّةً فَإِنْ لَمْ تَفْعَلْ فَفِى عُمُرِكَ مَرَّةً

“Wahai Abbas, wahai pamanku, sukakah paman, saya beri, saya karuniai, saya beri hadiah istimewa, saya ajari sepuluh macam kebaikan yang sanggup menghapus sepuluh macam dosa? Jika paman mengerjakan ha itu, maka Allah akan mengampuni dosa-dosa paman, baik yang awal dan yang akhir, baik yang telah kemudian atau yang akan datang, yang di sengaja ataupun tidak, yang kecil maupun yang besar, yang kurang jelas maupun yang terang-terangan. Sepuluh macam kebaikan itu ialah; “Paman mengerjakan shalat empat raka’at, dan setiap raka’at membaca Al Fatihah dan surat, apabila selesai membaca itu, dalam raka’at pertama dan masih berdiri, bacalah; “Subhanallah wal hamdulillah walaa ilaaha illallah wallahu akbar (Maha suci Allah, segala puji bagi Allah, tidak ada ilah selain Allah dan Allah Maha besar) ” sebanyak lima belas kali, kemudian ruku’, dan dalam ruku’ membaca bacaan ibarat itu sebanyak sepuluh kali, kemudian mengangkat kepala dari ruku’ (i’tidal) juga membaca ibarat itu sebanyak sepuluh kali, kemudian sujud juga membaca sepuluh kali, setelah itu mengangkat kepala dari sujud (duduk di antara dua sujud) juga membaca sepuluh kali, kemudian sujud juga membaca sepuluh kali, kemudian mengangkat kepala dan membaca sepuluh kali, Salim bin Abul Ja’d jumlahnya ada tujuh puluh usang kali dalam setiap raka’at, paman sanggup melakukannya dalam empat raka’at. Jika paman sanggup mengerjakannya sekali dalam sehari, kerjakanlah. Jika tidak mampu, kerjakanlah setiap jum’at, kalau tidak mampu, kerjakanlah setiap bulan, kalau tidak mampu, kerjakanlah setiap tahun sekali. Dan kalau masih tidak mampu, kerjakanlah sekali dalam seumur hidup.

Ke-2 hadits diatas merupakan hadits yang menuturkan panduan sholat tasbih. Intinya, sholat tasbih dilakukan dengan 4 raka’at. Ulama Syafi’iyah beropini bahwa sholat tasbih banyaknya empat raka’at tak boleh lebih dari itu. Seandainya di siang hari, maka dilakukan sekali salam. Jikalau di tengah malam hari, sehingga dilakukan dengan dua kali salam (tiap-tiap dua raka’at salam). Sholat ini afdholnya dilakukan sehari sekali. Seandainya tak mampu, sehingga dilakukan tiap-tiap Jum’atnya (sepekan sekali). Seandainya tak sanggup lagi, sehingga sebulan sekali. Seandainya tak juga dapat, sehingga setahun sekali. Jikalau tak bisa lagi, sehingga seumur hidup sekali. Begitu pendapat ulama yangg menganjurkan atau membolehkan sholat tasbih.

Tata Cara Shalat Tasbih
Pertama Niat Sholat Tasbih
“ Ushallii sunnata- Tasbiihi rak’aataini lllahi ta’aala.”
Kemudian takhbirotul ikhram di lanjutkan membaca doa iftitah kemudian membaca Fatihah kemudian membaca salah satu surat dari alquran.

  • Setelah membaca surah di lanjut membaca tasbih 15 kali, bacaannya:
  • سبحان الله والحمد لله ولا اله إلا الله الله اكبر لاحول ولا قوة إلا بالله العلي العظيم

  • Ketika ruku’ setelah membaca do’a ruku’ dibaca lagi sebanyak 10 kali
  • Ketika bangun dari ruku’ setelah bacaan i’tidal dibaca 10 kali
  • Ketika sujud pertama setelah membaca do’a sujud dibaca 10 kali
  • Ketika duduk diantara dua sujud setelah membaca bacaan antara dua sujud dibaca 10 kali
  • Ketika sujud yang kedua setelah membaca do’a sujud dibaca lagi sebanyak 10 kali
  • Ketika bangun dari sujud yang kedua sebelum bangun (duduk istirahat) dibaca lagi sebanyak 10 kali. (Terus gres berdiri tuk rakaat yang kedua), dan seterusnya hingga rakaat ke empat

Itulah pembasan wacana doa naik kendaraan.

Scroll to Top