Perangkat Keras Untuk Akses Internet

By | Oktober 27, 2019
Perangkat Keras Untuk Akses Internet – Internet di era sekarang, bukanlah sesuatu yang aneh lagi sebagai sebuah teknologi yang sangat memudahkan kita dalam berkomunikasi dan mencari informasi apapun. Tentunya untuk mendapatkan manfaat dari teknologi internet memerlukan perangkas keras atau hardware untuk bisa mengakses teknologi internet tersebut. Artikel ini akan menjelaskan beberapa pengetahuan tentang peralatan/peangkat keras/hardware yang digunakan dalam berkomunikasi dan mencari informasi pada suatu jaringan internet, seperti ethernet card, modem, dan router.
1. ETHERNET CARD
Ethernet card adalah kartu yang dipasang pada mainboard sebagai alat penghubung komputer dalam suatu jaringan. Berikut jenis-jenis Ethernet Card berdasarkan kecepatannya, dibagi menjadi 4 jenis:
a. 10 Mbit/detik, yang sering disebut sebagai Ethernet saja (standar yang digunakan: 10Base2, 10Base5, 10BaseT, 10BaseF).
b. 100 Mbit/detik, yang sering disebut sebagai Fast Ethernet (standar yang digunakan: 100BaseFX, 100BaseT, 100BaseT4, 100BaseTX).
c. 1000 Mbit/detik atau 1 Gbit/detik, yang sering disebut sebagai Gigabit Ethernet (standar yang digunakan: 1000BaseCX, 1000BaseLX, 1000BaseSX, 1000BaseT).
d. 10000 Mbit/detik atau 10 Gbit/detik. Standar ini belum banyak diimplementasikan.
merek-merek ethernet card di antaranya yang sering beredar di pasaran:
a. D-LINK DFE-528TX
b. D-LINK DFE-580TX
c. HP 434905-B21
d. HP Intel Pro 1000 PT
e. LINKSYS PLK200-UK
2. MODEM
Agar kita bisa berkomunikasi melalui jaringan internet, banyak sekali cara yang bisa kita pakai, baik dengan menggunakan handphone atau smartphone atau sebuah komputer. Untuk mengakses internet dari komputer kita biasanya memerlukan wifi atau modem. Pembahasan bagian ini khusus untuk membahas mengenai Modem.  Karena biasanya sudah menjadi standar sebuah unit komputer telah dilengkapi dengan modem agar bisa mengakses internet.
Modem adalah singkatan dari Modulator-Demodulator yang merupakan alat yang bisa membuat sebuah komputer bisa berkomunikasi dengan komputer lainnya melalui jalur line telepon. Jika pada sebuah line telepon hanya dapat mengirimkan data dalam bentuk suara/analog saja, berbeda dengan fungsi modem yang menerjemahkan sinyal komputer yang berbentuk digital menjadi analog dan menerjemahkan kembali dari sinyal analog/suara kepada sinyal komputer yang berbentuk digital. Modem sendiri dilengkapi dengan fasilitas kompresi data (data compression) yang memungkinkan komputer dapat mengirimkan data lebih banyak dengan sinyal atau gelombang analog melalui line telepon. Hal ini disebabkan karena kompresi data dapat mengurangi ukuran pertukaran file sampai separuhnya pada saat data dikirim. Selain itu, modem dilengkapi pula dengan koreksi kesalahan (error correction) yang berfungsi untuk memeriksa dan memastikan data informasi yang diterima modem sama dengan data yang dikirim. Kinerja komputer akan semakin meningkat pada saat berkomunikasi dengan dilengkapi kompresi data dan koreksi kesalahan yang andal.
Di pasaran banyak merek-merek modem yang masih beredar seperti 3com, Asus, Prolink, D-Link, Blue Thunder. Ukuran sebuah modem ditentukan dengan satuan bit per second (bps), yaitu banyaknya data atau instruksi yang dapat ditransfer dalam satu detik. Makin tinggi kecepatan modem yang digunakan makin tinggi kecepatan komputer dalam mengelolah data informasi internet sehingga dapat mempersingkat waktu koneksi yang akhirnya akan menghemat biaya pulsa telepon. Ukuran modem yang dianjurkan minimal 56 Kbps. Jika lebih kecil dari itu maka proses transfer data yang dilakukan modem akan lebih lambat, dan sebaliknya.
Jenis-Jenis Modem
Berdasarkan bentuk dan cara pemasangannya, modem dapat dibedakan menjadi dua, yaitu:
1. Internal Modem (Modem Internal)
Sesuai dari namanya Modem Internal, maka modem ini terletak atau dipasang di dalam komputer. Modem ini berbentuk kartu (card) yang dilengkapi dengan jack telepon yang dipasang pada slot ekspansi ISA atau PCI pada mainboard komputer. Modem jenis ini dilengkapi pengeras suara dan bentuknya mirip dengan VGA card.
Keuntungan dari modem internal adalah sebagai berikut :
● Modem ini terpasang langsung pada slot yang ada di dalam motherboard sebagai penggunaan modem jenis ini tidak memerlukan tempat khusus.
● Tidak memerlukan catu daya/adaptor karena kebutuhan daya listrik sudah disediakan oleh komputer itu sendiri.
● Penggunaan modem ini lebih terkesan ringkas, praktis, dan rapi karena tidak adanyakabel-kabel yang melintang.
● Harganya lebih murah.
Kelemahan dari modem internal adalah sebagai berikut:
● Lebih sulit dalam instalasinya. Hal ini dikarenakan port seri built-in yang dapat bertentangan dengan port seri yang sudah di-install di motherboard atau komponen/hardware lainnya.
● Lebih sulit untuk menentukan kondisi modem karena tidak adanya lampu indikator pada modem ini.
● Panas yang terjadi pada modem akan menambah panas pada komponen atau hardware lainnya karena daya listrik diperoleh dari power supply pada komputer. Hal ini akan mempercepat kerusakan pada komponen atau hardware lainnya.
● Mengorbankan sebuah slot pada mainboard sehingga akan berkurang slot yang akan digunakan untuk hardware lainnya.
2. External Modem (Modem Eksternal)
Sesuai dengan namanya Modem Eksternal, modem jenis ini tentu saja posisinya berada di luar motherboard. Modem ini berbentuk kotak kecil yang memiliki interface komunikasi RS232 yang dihubungkan ke motherboard melalui port COM atau USB. Selain itu, modem ini dilengkapi dengan penyambung kabel ke line telepon (RJ-11). Modem jenis ini biasanya menggunakan sumber tegangan terpisah berupa adaptor. Modem ini juga dilengkapi oleh lampu indikator yang terletak pada panel depan untuk menentukan status kerja modem.
Keuntungan dari penggunaan modem eksternal adalah sebagai berikut:
● Tidak perlunya slot ekspansi yang digunakan sehingga slot ekspansi tersebut dapat digunakan untuk hardware atau komponen lainnya.
● Mudah untuk dipindah-pindahkan sehingga dapat dibawa dan digunakan untuk komputer lainnya.
● Dilengkapi dengan lampu indikator sehingga kita dapat melihat dengan langsung status kinerja dari modem.
● Panas yang terjadi pada modem tidak memengaruhi atau menambah panasnya komponen atau hardware lainnya karena menggunakan adaptor sehingga sumber tegangannya terpisah dengan komponen atau hardware yang ada pada motherboard.
● Instalasi lebih mudah karena biasanya hanya cukup dengan memasang kabel ke modem dan port seri di komputer serta memasang adaptor dan hubungan ke saluran telepon.
Kelemahan dari modem eksternal adalah sebagai berikut:
● Modem ini memerlukan tempat untuk meletakkannya walaupun kecil.
● Penggunaan modem ini terkesan tidak praktis dan tidak rapi karena banyaknya kabel yang digunakan.
● Harganya lebih mahal.
3. ROUTER
Router adalah sebuah alat jaringan komputer yang mengirimkan paket data melalui sebuah jaringan atau internet menuju tujuannya, melalui sebuah proses yang dikenal sebagai routing. Router berfungsi sebagai penghubung antardua atau lebih jaringan untuk meneruskan data dari satu jaringan ke jaringan lainnya. Router berbeda dengan switch. Switch merupakan penghubung beberapa alat untuk membentuk suatu Local Area Network (LAN). Adapun merek-merek router yang sering dijumpai dipasaran seperti 2Wire, 3Com, Apple Computer, Asus, Belkin, Buffalo Technology, Billion, CANYON, CISCO SYSTEMS, INC.
Secara umum, router dibagi menjadi dua jenis, yaitu:
a. Static router (router statis), yakni sebuah router yang memiliki tabel routing statis yang diset secara manual oleh para administrator jaringan.
b. Dynamic router (router dinamis), yakni sebuah router yang memiliki dab untuk membuat tabel routing dinamis, dengan mendengarkan lalu lintas jaringan dan juga dengan saling berhubungan dengan router lainnya.