Rangkuman Sejarah Kelas 11 Cuilan 4 Pemikiran-Pemikiran Yang Melandasi Revolusi-Revolusi Besar Dunia (Amerika, Perancis, Cina, Rusia, Dan Indonesia) Dan Pengaruhnya Bagi Kehidupan Umat Insan Pada Masa Kini Cybermoeslem.Xyz

By | Oktober 10, 2021
Rangkuman Sejarah Kelas 11 Bab 4 Pemikiran-pemikiran yang Melandasi Revolusi-revolusi Besar Dunia (Amerika, Perancis, Cina, Rusia, dan Indonesia) dan Pengaruhnya Bagi Kehidupan Umat Manusia Pada Masa Kini sekolahmuonline.com. Pembaca cybermoeslem.xyz, berikut ini merupakan rangkuman atau ringkasan mata pelajaran Sejarah Kelas 11 Bab 4 yang membahas ihwal Pemikiran-pemikiran yang Melandasi Revolusi-revolusi Besar Dunia (Amerika, Perancis, Cina, Rusia, dan Indonesia) dan Pengaruhnya Bagi Kehidupan Umat Manusia Pada Masa Kini Bagian Keempat.
Contoh Soal Bab 4, membahas tiga pembelajaran. Pembelajaran Pertama membahas ihwal Pemikiran-pemikiran yang Melandasi Revolusi-revolusi Besar Dunia (Amerika, Perancis, dan Cina). Pembelajaran Kedua membahas ihwal Pemikiran-pemikiran yang Melandasi Revolusi Rusia dan Indonesia. Sedangkan Pembelajaran Ketiga membahas ihwal Pengaruh Revolusi Amerika, Perancis, Cina, dan Rusia Bagi Kehidupan Umat Manusia Masa Kini.

Rangkuman Sejarah Kelas XI Bab 4 Pemikiran-pemikiran yang Melandasi Revolusi-revolusi Besar Dunia (Amerika, Perancis, Cina, Rusia, dan Indonesia) dan Pengaruhnya Bagi Kehidupan Umat Manusia Pada Masa Kini


A. Rangkuman Kegiatan Pembelajaran 3: Pemikiran-pemikiran yang Melandasi Revolusi-revolusi Besar Dunia (Amerika, Perancis, dan Cina)


1. Revolusi Amerika terjadi alasannya merupakan adanya penindasan ekonomi dan politik yang dijalankan oleh Inggris. Inggris memaksakan penduduk Amerika untuk memasarkan dan berbelanja barang-barang cuma terhadap Inggris. Bagi rakyat Amerika, hal ini dinikmati selaku bentuk penindasan. Kemudian lahirlah pemikiran-pemikiran gres yang melatarbelakangi meletussnya Revolusi di Amerika, yakni pemikiran ihwal jual beli bebas, dimana mereka bebas memasarkan dan berbelanja barang-barang dengan siapa pun sesuai dengan kesepakatan bersama. Berkembangnya faham keleluasaan bagi rakyat Amerika untuk berpolitik. Adanya banyak sekali macam pajak yang dipaksakan oleh Inggris turut mengakibatkan kemarahan rakyat Amerika. Rakyat Amerika melawan dominasi Inggris dan meraih kemerdekaannya paa tanggal 4 Juli 1776.

2. Revolusi Perancis terjadi alasannya merupakan didorong oleh adanya feodalisme dan otoriter monarchi yang buruk. Rakyat merasa tertindas dan dijajah oleh rajanya sendiri. Muncul dan berkembanglah faham-faham gres di tengah-tengah penduduk Perancis, seumpama rationalism, aufklarung, romantic, dan faham-faham perang kemerdekaan Amerika. Rasa tertindas dan semangat yang tercipta dari merasuknya faham-faham gres yang meningkat itu, ditambah dengan adanya vacuum of Power Louis XVI yang lemah merupakan potensi bagi rakyat untuk memberontak dan melawan. Akhirnya Kekaisaran otoriter Louis XVI runtuh, ditandai dengan jatuhnya penjara Bastille ke tangan rakyat 14 Juli 1789.

3. Revolusi Tiongkok (Cina) terjadi alasannya merupakan adanya rasa menderita akhir kekuasaan Dinasty Mansyu dan bangsa asing. Bagi rakyat Tiongkok, Dynasty Mansyu Adalah dynasty ajaib bagi rakyat Tiongkok (cina). Pemerintahan Dinasty merupakan pemerintahan yang kurang arif yang sudah menciptakan rakyat Tiongkok menderita. Simpati terhadap Dinasty Manchu makin menipis setelah terjadinya kekalahan Tiongkok dalam Perang Candu melawan Inggris, bagi rakyat Tiongkok merupakan sebuah kehabisan yang memalukan. Dipihak lain di kelompok rakyat Tiongkok sudah meningkat sebuah hasrat untuk membangun penduduk Tiongkok yang bahagia, yakni sebuah penduduk yang menganut faham sama rata sama rasa seumpama penduduk zaman Petrus. Disamping itu sudah masuk dan meningkat pula faham modernisasi di Tiongkok Selatan. Oleh alasannya merupakan itu munculah di mana-mana perlawanan rakyat terhadap kekuasaan Dinasty Mansyu dan banga ajaib ini. 

4. Rakyat Cina menjalankan perlawanan terhadap pemerintahan Dinasty mansyu yang kurang arif dan lemah. Pemberontakan juga dijalankan Rakyat Tionghoa terhadap kekuasaan bangsa ajaib seumpama Inggris, Jepang, dan Perancis. Sebut saja pemberontakan Taiping (1850-1861), Perang Jepang-Tiongkok (1894-1895), pemberontakan Boxer (1900-1901), sampai karenanya Dinasty Masnyu jatuh pada tanggal 10 – 10- 1911 (Revolusi Wuchang). Dr. Sun Yat Sen memproklamasikan berdirinya Republik Tiongkok (meliputi wilayah Tiongkok Selatan). 

B. Rangkuman Kegiatan Pembelajaran 2: Pemikiran-pemikiran yang Melandasi Revolusi Rusia dan Indonesia


1. Pemikiran-pemikiran yang melandasi Revolusi Rusia antara lain; liberalisme, pan-slavenisme, nihilism, anarchism, sosialisme, dan komunisme

2. Revolusi Rusia meletus dilatabelakangi oleh pemerintahan Tsar Nicolas II yang jelek dan reaksionel. Rakyat mencicipi ketidakadilan dan penindasan.
Revolusi Rusia terjadi pada tahun 1917, yakni pada bulan Februari 1917 dan bulan Oktober 1917. Revolusi bulan Februari 1917 merupakan langkah-langkah Kadet, Mensjewiki menggulingkan tsar, dan Revolusi bulan Oktober merupakan langkah-langkah Bosjewiki menggulingkan Menjewiki.
Pemikiran yang melandasi Revolusi Indonesia merupakan nasionalisme dan demokrasi. Nasionalisme lahir dan meningkat di Indonesia didorong oleh banyak sekali factor baik factor internal seumpama penderitaan akhir penjajahan, ingatan kejayaan masa lalu, dan lahirnya golongan terpelajar yang kritis dan berani menentang kekuasaan kaum penjajah. Factor eksternal pendorong lahirnya nasionalisme Indoensia antara lain kemenangan pertempuran Jepang atas Rusia, perjaungan rakyat Philipina, India, Turki, Mesir , serta alasannya merupakan masuknya faham-faham gres di kelompok rakyat Indonesia seumpama liberalism, nasionalisme, demokasi, pan-Islamisme.

3. Berkembangnya Semangat nasionalisme di Indonesia ditandai dengan lahirnya pergerakan nasioanl yang bersifat politik, sosial, dan keagamaan. Kesepakaan kebangsaan itu juga terjadi di dalma kongres cowok II, 28 Oktober 1928 yang menciptakan Sumpah Pemuda

4. Revolusi Indonesia terjadi didorong oleh penjajahan yang dijalankan oleh bangsa asing. Saat Jepang mengalah tanpa syarat terhadap sekutu, maka di Indonesia terjadi kekosongan kekuasaan. Para cowok dan tokoh politik bangsa Indonesia secepatnya memproklamasikan kemerdekaan Indonesia di tanggal 17 Agustus 1945. 

5. Saat sekutu tiba yang membonceng NICA, maka upaya bangsa Indonesia menjaga kemerdekaannya dimulai. Ketegangan dan pertempuran terjadi di mana-mana. Dunia internasional berekasi dengan memdiasi pertentangan Indonesia-Belanda itu dalam sebuah meja tawar menawar seumpama Linggarjati, Renville, Room-Roijen, dan Konferensi Meja Bundar. 

B. Rangkuman Kegiatan Pembelajaran 3: Pengaruh Revolusi Amerika, Perancis, Cina, dan Rusia Bagi Kehidupan Umat Manusia Masa Kini


1. Revolusi Amerika merupakan salah satu revolusi besar dunia yang kokoh terhadap umat manusia. Di Eropa, Revolusi Amerika ini menjadi inspirasi terjadinya Revolusi Perancis. Rakyat Perancis secara gotong royong bersatu menyerang dan menguasai penjara Bastille selaku salah satu upaya menggulingkan kekuasaan Louis XVI yang absokut. Revolusi Amerika ini juga mempengaruhi wilayah-wilayah yang lain di dunia. Di Amerika Latin, imbas Revolusi Amerika mendorong negara-negara di kawasan itu untuk melepaskan diri dari ikatan penjajahan,

2. Revolusi Amerika mempunyai imbas yang besar terhadap pelaksanaan hak asasi insan dan pelaksanaan pemerintahan demokrasi di dunia. Hal ini dikarenakan Reformasi Amerika merupakan pertempuran untuk menjaga kebebasan, kemerdekaan dan penghormatan terhadap hak asasi manusia.

3. Di Indonesia semangat Revormasi Amerika mempengaruhi pergerakan nasional di Indonesia. Pengaruh tersebut lebih bersifat pada paham-paham ihwal hak bagi setiap bangsa untuk menemukan kemerdekaan dan kedaulatan.

4. Revolusi Prancis sudah mengilhami usaha bangsa-bangsa terjajah di Asia-Afrika tergolong Indonesia. Nasionalisme di Asia-Afrika, tergolong Indonesia timbul selaku akhir dari penindasan yang dijalankan oleh negara-negara imperialism Barat.

5. Dalam masa pergerakan nasional zas-azas demokrasi seumpama yang diperjuangkan oleh rakyat Prancis, dicoba untuk digerakkan oleh kaum bumi putera. Pada 20 September 1939 Gabungan Politik Indonesia (GAPI) menyodorkan gagasannya yang dimengerti dengan “manifestaasi GAPI” yang isinya mengajak Indonesia dan Belanda untuk melakukan pekerjaan sama untuk menghadapi ancaman fasisme.

6. Pengaruh revolusi Cina terhadap bangsa Indonesia terlihat di saat menghadapi penjajahan kolonial Belanda.

7. Munculnya gerakkan nasionalisme Cina diawali dengan terjadinya pemberontakkan taiping dan berikutnya disusul dengan pemberontakkan Boxer. Gerakkan ini berikutnya berimbas terhadap bangsa Indonesia dengan hadirnya gerakan kebangkinan nasional yang diawali dengan berdirinya Budi Utomo.

8. Revolusi yang terjadi di Rusia sudah menjinjing pergeseran besar terhadap ideology yang meningkat di dunia.sejak di saat itu komunis di Eropa dikendalikan oleh Rusia. Mereka terus berupaya membuatkan pahamnya.

9. Di Indonesia Revormasi di Rusia terlah menyebabkan masuknya imbas Mexisme dan komunis di Indonesia. Di awali dengan pembentukan ISDV imbas Mexisme dan komunis mempengaruhi kaum terpelajar.

Demikian artikel cybermoeslem.xyz yang menyajikan rangkuman atau ringkasan mata pelajaran Sejarah Kelas 11 Bab 4 Pemikiran-pemikiran yang Melandasi Revolusi-revolusi Besar Dunia (Amerika, Perancis, Cina, Rusia, dan Indonesia) dan Pengaruhnya Bagi Kehidupan Umat Manusia Pada Masa Kini. Semoga bermanfaat. Silahkan baca postingan-postingan cybermoeslem.xyz lainnya.

Lengkap Soal-soal Sejarah Kelas 11 dan Kunci Jawabannya bentuk soal Pilihan Ganda (PG) dan Essay (Uraian):