Rangkuman Sosiologi Kelas 10 Belahan 2 Hubungan Sosial Cybermoeslem.Xyz

By | Agustus 8, 2021
Rangkuman Sosiologi Kelas 10 Bab 2 Hubungan Sosial cybermoeslem.xyz. Pembaca Sekolahmuonline, berikut ini kami hidangkan untuk Anda semua, utamanya adik-adik kelas 10 yang sedang mempelajari Sosiologi, Rangkuman atau Ringkasan mata pelajaran Sosiologi Kelas X Bab 2 yang membahas wacana Hubungan Sosial.
 berikut ini kami hidangkan untuk Anda semua Rangkuman Sosiologi Kelas 10 Bab 2 Hubungan Sosial  cybermoeslem.xyz


Sosiologi Kelas 10 Bab 2 Hubungan Sosial membahas tiga pembelajaran. Pembelajaran Pertama membahas wacana Tindakan Sosial. Pembelajaran Kedua membahas wacana Interaksi Sosial. Sedangkan Pembelajaran Ketiga membahas wacana Realitas Sosial.

Rangkuman Sosiologi Kelas X Bab 2 Hubungan Sosial


Rangkuman Sosiologi Pembelajaran 1: Tindakan Sosial


Tipe – tipe Tindakan Sosial
1. Tindakan rasional instrumental merupakan langkah-langkah dengan memperhitungkan kesesuaian antara cara yang digunakan dan tujuan yang mau dicapai. 

2. Tindakan rasional berorientasi nilai dijalankan dengan memperhitungkan manfaatnya, tetapi tujuan yang ingin diraih tidak terlampau dipertimbangkan. 
Tindakan seumpama ini menyangkut persyaratan baik dan benar menurut penilaian masyarakat

3. Tindakan tradisional langkah-langkah yang dijalankan semata-mata mengikuti tradisi atau kebiasaan yang telah baku

4. Tindakan afektif sebuah langkah-langkah yang sebagian besar langkah-langkah dikuasai oleh 
perasaan ataupun emosi, pertimbangan yang matang.

Rangkuman Sosiologi Pembelajaran 2: Interaksi Sosial


Pengertian Interaksi Sosial

Interaksi Sosial merupakan kekerabatan timbal balik antara individu dengan individu, individu dengan kelompok, maupun kalangan satu dengan lainnya.
Interaksi sosial sanggup terjadi dalam situasi persahabatan maupun permusuhan, sanggup dengan kata-kata, jabat tangan dan bahasa isyarat.
Interaksi sosial akan terjadi apabila menyanggupi dua syarat, yaitu kontak dan komunikasi.

Ciri-Ciri Interaksi Sosial
a. Pelakunya lebih dari satu orang.
b. Ada komunikasi di antara pelaku lewat kontak sosial.
c. Mempunyai maksud dan tujuan yang jelas, terlepas dari sama atau tidaknya tujuan tersebut dengan yang diperkirakan pelaku.
d. Ada dimensi waktu (masa lampau, masa kini, dan masa datang) yang akan 
menentukan perilaku agresi yang sedang berlangsung.

Interaksi sosial asosiatif merupakan bentuk interaksi sosial positif yang mengarah pada kesatuan dan kerjasama. Yang tergolong jenis interaksi sosial asosiatif merupakan kerjasama, akomodasi, akulturasi, dan asimilasi.

Akomodasi merupakan proses adaptasi diri individu atau kalangan insan yang semula saling berlainan selaku upaya menangani ketegangan. Tujuannya untuk mengurangi perbedaan persepsi dan kontradiksi politik serta untuk menangkal terjadinya konflik.

Akulturasi merupakan penerimaan unsur-unsur gres menjadi sebuah kebudayaan gres tanpa menghilangkan unsur-unsur yang lama. Akulturasi merupakan hasil dari perpaduan dua kebudayaan dalam waktu lama. 

Bentuk Interaksi Sosial Disosiatif Interaksi sosial disosiatif merupakan bentuk interaksi sosial yang lebih mengarah kepada pertentangan dan perpecahan, baik individu maupun kelompok. Yang tergolong jenis interaksi sosial disosiatif merupakan kompetisi, kontravensi, dan pertentangan sosial.

Rangkuman Sosiologi Pembelajaran 3: Realitas Sosial


Realitas sosial juga diartikan selaku bentuk kegiatan, perubahan, dan insiden nyata dalam penduduk yang saling berhubungan. Peristiwa tersebut tercipta akhir proses interaksi yang berjalan dalam penduduk yang sering menjadi penyebab dalam dinamika kalangan sosial masyarakat.

Konsep Masyarakat

Masyarakat merupakan kesatuan hidup insan yang menjalankan interaksi menurut suatu sistem adat-istiadat tertentu dimana memiliki sifat kontinu serta terikat oleh rasa identitas bersama

Keluarga yakni sebuah kesatuan sosial yang disatukan oleh ikatan perkawinan, hubungan darah, atau adopsi berisikan suami, istri dan anak. 

Realitas sosial ada yang berhubungan dengan masyarakat, nilai, budaya, dan Lembaga-lembaga kemasyarakatan.

Realitas sosial yang berhubungan dengan penduduk banyak kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari, seumpama kehidupan anak jalanan atau keadaan suatu masyarakat tertentu.

Realitas sosial budaya yang berhubungan dengan nilai budaya sanggup kita temukan dalam upacara-upacara moral pernikahan, penyambutan anggota keluarga baru, dan lain-lain.

Realitas sosial yang berhubungan dengan Lembaga-lembaga kemasyarakatan sanggup kita lihat,misalnya hadirnya organisasi-organisasi yang membantu penduduk dalam menyanggupi keperluan hidupnya, seumpama Ikatan Advokat Indonesia, atau Lembaga-lembaga penyelenggara pernikahan, agen jasa pengurusan surat-surat kendaraan bermotor dan lain-lain. Lembaga-lembaga tersebut timbul sebagai konsekuensi dari kebutuhan-kebutuhan masyarakat. Semua ini merupakan referensi realitas sosial yang ada disekitar kita.

Demikian artikel Sekolahmuonline yang menyuguhkan Rangkuman Sosiologi Kelas 10 Bab 2 Hubungan Sosial. Semoga bermanfaat. Silahkan baca postingan-postingan Sekolahmuonline lainnya.