Soal Essay Ekonomi Kelas 11 Serpihan 1 Pendapatan Nasional + Kunci Jawabannya Cybermoeslem.Xyz

By | Oktober 10, 2021
Soal Essay Ekonomi Kelas 11 Bab 1 Pendapatan Nasional + Kunci Jawabannya cybermoeslem.xyz. Pembaca cybermoeslem.xyz, berikut ini kami suguhkan soal Essay atau Uraian mata pelajaran Ekonomi Kelas XI Bab 1 yang membahas wacana Pendapatan Nasional lengkap dengan Kunci Jawabannya.
Soal Essay Ekonomi Kelas 11 Bab 2 Pertumbuhan dan Pembangunan Ekonomi

Soal Essay Ekonomi Kelas XI Bab 1 Pendapatan Nasional


Jawablah soal-soal berikut ini dengan respon yang benar dan tepat!

1. Jelaskan pemahaman pemasukan nasional!

Jawaban:
Pendapatan nasional secara sederhana sanggup diartikan selaku jumlah pemasukan penduduk sebuah negara dalam periode tertentu (biasanya satu tahun).

2. Apa tugas penting pemasukan nasional bagi sebuah negara?

Jawaban:
Pendapatan nasional menggambarkan tingkat buatan barang dan jasa yang dihasilkan oleh sebuah negara dalam kurun waktu satu tahun tertentu.

Dengan demikian pemasukan nasional mempunyai tugas penting dalam menggambarkan tingkat kegiatan ekonomi yang diraih serta pergantian dan pertumbuhannya dari tahun ke tahun.

3. Jelaskan apa faedah dan tujuan mempelajari pemasukan nasional?

Jawaban:
Manfaat dari mempelajari pemasukan nasional yakni selaku berikut.
a. Mengetahui dan menganalisis struktur ekonomi sebuah negara apakah struktur ekonomi industri, agraris, atau jasa.
b. Membandingkan kondisi perekonomian dari waktu ke waktu lantaran pemasukan nasional dicatat setiap tahun.
c. Membandingkan perekonomian antarnegara di dunia.
d. Pedoman bagi pemerintah untuk mengambil kebijakan yang berhubungan dengan pembangunan ekonomi nasional.

Jadi tujuan mempelajari pemasukan nasional merupakan untuk mengenali perkembangan perekonomian penduduk dan hal-hal berikut, yaitu:
a. Memperoleh taksiran akurat perihal nilai barang dan jasa yang dihasilkan penduduk sebuah negara dalam satu tahun.
b. Membantu menciptakan rencana dan melaksanakan kegiatan pembangunan berjangka untuk meraih tujuan pembangunan.
c. Mengkaji dan mengatur faktor-faktor yang menghipnotis tingkat perekonomian sebuah negara.

4. Sebutkan dan jelaskan secara singkat konsep-konsep pemasukan nasional!

Jawaban:
Konsep-konsep Pendapatan Nasional:
a. PDB (GDP) merupakan jumlah produk berupa barang dan jasa
yang dihasilkan oleh unit-unit buatan di dalam batas wilayah sebuah negara (domestik) selama satu tahun, tergolong hasil buatan barang dan jasa yang dihasilkan oleh perusahaan orang ajaib yang beroperasi di wilayah negara yang bersangkutan. GDP bersifat bruto/kotor.
b. PDRB (GRDP) merupakan menjumlah pemasukan nasional dalam lingkup wilayah atau daerah.
c. PNB (GNP) merupakan jumlah seluruh barang dan jasa yang dihasilkan oleh warga negara dalam waktu satu tahun tergolong barang dan jasa yang dihasilkan warga negara yang berada di luar negeri.
d. PNN (NNP) merupakan hasil buatan yang dihasilkan oleh sebuah negara sehabis dikurangi penyusutan barang modal.
e. NNI merupakan NNP sehabis dikurangi dengan pajak tidak langsung.
f. PI merupakan pemasukan yang secara formal diterima oleh masyarakat.
g. DI merupakan pemasukan yang sungguh-sungguh diterima oleh penduduk dan siap untuk dibelanjakan.

5. Sebutkan rumus-rumus rancangan pemasukan nasional!

Jawaban:
Rumus-Rumus Konsep Pendapatan Nasional yaitu:
a. GNP = GDP – Faktor Neto Luar Negeri
b. NNP = GNP – (penyusutan + pengganti barang modal)
c. NNI = NNP – pajak tidak eksklusif + subsidi
d. PI = NNI + transfer payment – (pajak perseroan + keuntungan ditahan + iuran jaminan sosial + iuran asuransi)
e. DI = PI – pajak langsung

6. Apa yang kau pahami wacana Produk Nasional Bruto?

Jawaban:
Produk Nasional Bruto merupakan jumlah seluruh produk barang dan jasa sebuah negara dalam satu tahun, yang termasuk barang dan jasa yang dihasilkan oleh seluruh warga negara (nasional) baik yang berada di dalam negeri maupun di luar negeri. Dalam pemahaman ini, barang dan jasa yang dihasilkan oleh perusahaan ajaib yang berada di dalam negeri tidak diperhitungkan.

7. Sebutkan dan jelaskan tiga pendekatan dalam menjumlah pemasukan nasional!

Jawaban:
Ada tiga pendekatan dalam menjumlah pemasukan nasional yakni pendekatan produksi, pendekatan pemasukan dan pendekatan pengeluaran.

• Pendekatan Produksi (Production Approach) yakni dengan menjumlahkan nilai buatan tiap-tiap sektor ekonomi atau dengan menjumlahkan secara keseluruhan nilai tambah (value added) dari semua kegiatan ekonomi yang dihasilkan perusahaan.
 
• Pendekatan Pendapatan (Income Approach) yakni dengan cara menjumlahkan seluruh penerimaan atas faktor produksi, selaku berikut:
a. Upah/gaji selaku penerimaan bagi tenaga tenaga kerja.
b. Sewa selaku penerimaan pagi pemilik properti.
c. Bunga selaku penerimaan bagi pemilik modal.
d. Laba selaku imbalan atas kerjanya selaku pebisnis yang di dalamnya tergolong deviden.

• Pendekatan Pengeluaran (Expenditure Approach) yakni dengan cara menjumlahkan seluruh pengeluaran yang dilaksanakan oleh para peserta pemasukan menyerupai rumah tangga konsumen, rumah tangga produsen, rumah tangga negara, dan penduduk luar negeri.

8. Jelaskan pemahaman pemasukan per kapita!

Jawaban:
Pendapatan per kapita merupakan pemasukan rata-rata penduduk sebuah negara selama periode tertentu.

Pendapatan per kapita menyediakan kesanggupan yang kasatmata dari sebuah bangsa dalam menciptakan barang dan jasa dan kenikmatan yang diperoleh setiap penduduk. Hasil penghitungan pemasukan per kapita sesungguhnya tidak sanggup secara eksklusif digunakan untuk mengukur tingkat kemakmuran dan kemakmuran sebuah negara. Hal ini disebabkan pemasukan per kapita kurang memerhatikan faktor distribusi pendapatan

9. Apa faedah dari penghitungan pemasukan per kapita?

Jawaban:
Manfaat penghitungan pemasukan per kapita termasuk hal-hal berikut ini:
a. Untuk mengenali tingkat kemakmuran dan kemakmuran penduduk sebuah negara dari tahun ke tahun.
b. Untuk mengenali tingkat produktivitas sebuah negara. 
c. Pedoman pengambilan kebijakan dalam bidang ekonomi.

10. Apa tolok ukur untuk mengenali kemerataan pemasukan nasional?

Jawaban:
Ada dua tolok ukur untuk mengenali kemerataan pemasukan yaitu: Rasio Indek Gini biasa disebut Koefisien Gini dan Kriteria Bank Dunia dalam menjumlah persentase distribusi pendapatan.

a. Rasio Indek Gini biasa disebut Koefisien Gini. 
Koefisien gini merupakan ukuran ketimpangan atau ketidakmerataan pemasukan sebuah negara. Angka koefisien gini berkisar antara 0-1. Semakin kecil koefisien gini, kian merata distribusi pendapatannya. Semakin besar koefisien gini atau mendekati 1, kian tidak merata pendapatannya.

Nilai Rasio Indeks Gini / Koefisien Gini sanggup digambarkan dalam bentuk kurva yang disebut Kurva Lorenz. 

Kurva Lorenz merupakan kurva yang menujukkan perbandingan persentase pemasukan yang diperoleh dengan persentase jumlah penduduk. Jika garis Kurva Lorenz mendekati garis diagonal, maka distribusi pemasukan kian merata, artinya pemasukan nasional yang diterima sebuah negara sanggup secara merata dicicipi oleh masyarakat. Sebaliknya kian menjauh garis Kurva Lorenz dari garis diagonal, kian tidak merata distribusi pendapatan.

b. Kriteria Bank Dunia dalam menjumlah persentase distribusi pendapatan, menurut Kriteria Bank Dunia yang menjadi patokan merupakan 40% penduduk termiskin kriterianya selaku berikut. 
1) Jika 40% penduduk termiskin menikmati < 12% pemasukan nasional maka ketimpangan tinggi.
2) Jika 40% penduduk termiskin menikmati 12% – 17% pemasukan nasional, maka ketimpangan sedang.
3) Jika 40% penduduk termiskin menikmati > 17% pemasukan nasional, maka ketimpangan rendah.

Demikian artikel cybermoeslem.xyz yang menyuguhkan pola Soal Essay atau Uraian mata pelajaran Ekonomi Kelas 11 Bab 1 Pendapatan Nasional lengkap dengan Kunci Jawabannya. Semoga bermanfaat, silahkan baca postingan-postingan cybermoeslem.xyz yang lainnya. Selamat dan semangat belajar!