Soal Opsi Ganda Ekonomi Kelas 11 Pecahan 7 Perpajakan Cybermoeslem.Xyz

By | November 16, 2021
Soal Pilihan Ganda Ekonomi Kelas 11 Bab 7 Perpajakan cybermoeslem.xyz. Pembaca cybermoeslem.xyz, berikut ini cybermoeslem.xyz hidangkan Contoh Soal Pilihan Ganda atau Multiple Choice mata pelajaran Ekonomi Kelas 11 Bab 7 yang membahas tentang Perpajakan lengkap dengan kunci respon dan pembahasannya. Silahkan dibaca dan dipelajari, mudah-mudahan bermanfaat.
 berikut ini cybermoeslem.xyz hidangkan Contoh Soal Pilihan Ganda atau Multiple Choice mata p Soal Pilihan Ganda Ekonomi Kelas 11 Bab 7 Perpajakan  cybermoeslem.xyz


Ekonomi Kelas 11 Bab 7 Perpajakan meliputi dua Kegiatan Pembelajaran, yaitu:
– Pertama: Pajak
Menguraikan pemahaman pajak; menguraikan fungsi, faedah dan tarif pajak; membandingkan pajak dengan pungutan resmi lainnya; menguraikan asas-asas pajak; dan membagi pajak menurut jenisnya.
– Kedua : Sistem perpajakan di Indonesia
Menguraikan alur tata kelola perpajakan di Indonesia, serta objek dan cara pengenaan pajak.

Soal Pilihan Ganda Ekonomi Kelas XI Bab 7 Perpajakan


Jawablah soal-soal berikut ini dengan menegaskan aksara A, B, C, D, atau E pada respon yang benar dan tepat!

1. Untuk mengembangkan buatan tekstil dalam negeri, pemerintah mengoptimalkan tarif pajak tekstil impor. Tindakan ini ialah referensi penerapan fungsi ….
A. lokasi
B. regulasi
C. anggaran
D. stabilisasi
E. redistribusi

Jawaban: B

Pembahasan:
Untuk mengembangkan buatan tekstil dalam negeri, pemerintah mengoptimalkan tarif pajak tekstil impor. Tindakan ini ialah referensi penerapan fungsi regulasi.
Pajak ialah alat untuk melaksanakan atau mengendalikan kebijakan negara dalam lapangan sosial dan ekonomi. Fungsi mengendalikan tersebut antara lain:
1. Pajak sanggup digunakan untuk menghalangi laju inflasi.
2. Pajak sanggup digunakan selaku alat untuk mendorong acara ekspor, seumpama pajak ekspor barang.
3. Pajak sanggup menyediakan perlindungan atau pinjaman terhadap barang buatan dari dalam negeri, umpamanya Pajak Pertambahan Nilai (PPN).
4. Pajak sanggup mengendalikan dan menawan investasi modal yang menolong perekonomian mudah-mudahan kian produktif.

2. Wajib pajak yang tidak mengeluarkan duit pajak akan dikenakan hukuman tertentu. Sanksi bagi wajib pajak yang tidak mengeluarkan duit pajak terdiri atas ….
A. hukuman teguran, hukuman kenaikan, dan hukuman pidana
B. hukuman administrasi, hukuman perdata, dan hukuman kenaikan
C. hukuman perayaan pertama, hukuman perayaan kedua, dan hukuman pidana
D. hukuman penambahan jenis pajak, hukuman denda, dan hukuman pidana
E. hukuman denda, hukuman bunga, dan hukuman pidana.

Jawaban: E

Pembahasan:
Wajib pajak yang tidak mengeluarkan duit pajak akan dikenakan hukuman tertentu. Sanksi bagi wajib pajak yang tidak mengeluarkan duit pajak terdiri atas hukuman denda, hukuman bunga, dan hukuman pidana.

3. Manfaat pajak sungguh penting untuk melakukan acara suatu negara. Jika target penerimaan ditetapkan 90% dan terlaksana 75% pengaruh yang hendak ditimbulkan adalah….
A. utang pemerintah turun
B. angka kemiskinan menurun
C. tunjangan pegawai naik
D. budget untuk pembangunan infrastruktur meningkat
E. pembangunan tempat tertinggal terhambat

Jawaban: E

Pembahasan:
Manfaat pajak sungguh penting untuk melakukan acara suatu negara. Jika target penerimaan ditetapkan 90% dan terlaksana 75% pengaruh yang hendak ditimbulkan yakni pembangunan tempat tertinggal terhambat

4. Apabila besarnya pengenaan pajak selaku berikut:

Maka tarif pajak tersebut bersifat ….

A. progresif
B. degresif
C. proporsional
D. tetap
E. konstan

Jawaban: C

Pembahasan:
Apabila besarnya pengenaan pajak seumpama pada tabel di atas, maka tarif pajak tersebut bersifat proporsional. Tarif pajak proporsional yakni tarif pajak yang pengenaan pajaknya tetap atas berapa pun dasar pengenaan pajaknya.

5. Pajak berlainan dengan pungutan resmi lainnya. Hal ini membedakan pajak dengan retribusi yakni ….
A. besarnya tarif yang ditarik pemerintah
B. balas jasa yang diberikan
C. tata cara pemungutannya
D. forum pemungut
E. proses penarikannya

Jawaban: B

Pembahasan:
Pajak berlainan dengan pungutan resmi lainnya. Hal ini membedakan pajak dengan restribusi yakni balas jasa yang diberikan

6. Pemungutan pajak yang ditangani negara mesti sesuai dengan kesanggupan dan penghasilan wajib pajak, hal ini sesuai dengan asas ….
A. Equality
B. Certanty
C. Convinience of payment
D. Effecienty
E. Activity

Jawaban: A

Pembahasan:
Pemungutan pajak yang ditangani negara mesti sesuai dengan kesanggupan dan penghasilan wajib pajak, hal ini sesuai dengan asas equality.

7. Dalam melaksanakan pemungutan pajak mesti memperhatikan efektivitas dan efisiensi, artinya menimbang-nimbang mudah-mudahan ongkos pemungutan pajak tidak melampaui hasil pemungutan pajak. Hal ini ialah asas ….
A. kesamaan
B. daya manfaat
C. kepastian hukum
D. beban
E. kelayakan

Jawaban: D

Pembahasan:
Dalam melaksanakan pemungutan pajak mesti memperhatikan efektivitas dan efisiensi, artinya menimbang-nimbang mudah-mudahan ongkos pemungutan pajak tidak melampaui hasil pemungutan pajak. Hal ini ialah prinsip beban.

8. Berikut yang tergolong pajak tempat ….
A. Pajak Penghasilan
B. Pajak Pertambahan Nilai
C. Pajak Penjualan Barang Mewah
D. Pajak Reklame
E. Bea Masuk

Jawaban: D

Pembahasan:
Berikut yang tergolong pajak tempat yakni pajak reklame

9. Berikut ini jenis-jenis pajak:
1) Pajak Penghasilan
2) Pajak Reklame
3) Pajak Kendaran Bermotor
4) Pajak Pertambahan Nilai
5) Pajak Bumi dan Bangunan

Yang tergolong pajak pribadi ….
A. 1, 2, dan 3
B. 1, 2, dan 4
C. 1, 3, dan 5
D. 2, 3, dan 4
E. 2, 3, dan 5

Jawaban: C

Pembahasan:
Yang tergolong pajak langsung: 
1. Pajak penghasilan
2. Pajak kendaran bermotor
3. Pajak bumi dan bangunan

10. Berikut ini jenis-jenis pajak:
1) Pajak hotel dan restoran
2) Pajak reklame
3) Pajak kendaran bermotor
4) Pajak pertambahan nilai
5) Pajak bumi dan bangunan

Pajak yang dipungut oleh pemerintah tempat ….
A. 1, 2, dan 3
B. 1, 2, dan 4
C. 1, 3, dan 3
D. 2, 3, dan 4
E. 2, 3, dan 5

Jawaban: A

Pembahasan:
Pajak yang dipungut oleh pemerintah tempat Pajak hotel dan restoran, pajak reklame, pajak kendaran bermotor

11. Pak Maulana mengkalkulasikan dan menegaskan sendiri besarnya pajak, lalu mengeluarkan duit dan melaporkannya. Berarti dalam pemungutannya menggunakan sistem….
A. With Holding
B. Official Assesment
C. Self Assesment
D. With Holding dan Official Assesment
E. Self Assesment Dan With Holding
Jawaban: C
Pembahasan:
Self Assesment System, yakni tata cara yang menyediakan keyakinan dan kewenangan pada wajib pajak untuk menghitung, menegaskan besarnya pajak, melaporkan dan membayarnya sendiri. Pada tata cara ini petugas pajak melaksanakan pengawasan dan tutorial terhadap wajib pajak, selain penegakan hukum
12. Nabila melakukan pekerjaan di suatu kantor akuntan. Besarnya penghasilan Nabaila telah dikenai pajak penghasilan. Untuk memudahkan pembayaran pajak, nilai pajak penghasilan diiris honor oleh bendahara. Berdasarkan ilustrasi tersebut, tata cara pemungutan pajak yang digunakan adalah….
A. Self Assesment
B. With Holding 
C. Official Assesment
D. Self Assesment
E. With Profit Holding
Jawaban: B
Pembahasan:
Nabila melakukan pekerjaan di suatu kantor akuntan. Besarnya penghasilan Nabila telah dikenai pajak penghasilan. Untuk memudahkan pembayaran pajak, nilai pajak penghasilan diiris honor oleh bendahara. Berdasarkan ilustrasi tersebut, tata cara pemungutan pajak yang digunakan yakni with holding.
With Holding System, yakni tata cara pemungutan pajak yang memberi wewenang pada pihak ketiga untuk memotong atau memungut, dan menegaskan besarnya pajak yang terutang oleh wajib pajak. Contoh pemotongan pajak penghasilan karyawan (PPh pasal 21) 
13. Wajib Pajak dalam mendaftarkan diri untuk menemukan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) sanggup ditangani dengan cara ….
A. tiba ke Kantor Pelayanan Pajak
B. secara online
C. melalui kantor pos
D. tiba ke Kantor Pelayanan Pajak atau bisa secara online
E. tiba ke Kantor Pelayanan Pajak atau Bank yang ditunjuk
Jawaban: D
Pembahasan:
Wajib pajak mendaftarkan diri untuk menemukan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) sanggup ditangani dengan cara pribadi dating ke Kantor Pelayanan Pajak (KPP) atau secara online
14. Perhatikan transaksi berikut.
1) Pembelian sepeda motor.
2) Pembelian bibit jagung di toko pertanian.
3) Pembelian telur di minimarket.
4) Pembelian notebook di Korea.
5) Pembelian beras di supermarket.
Transaksi yang tidak dikenakan Pajak Pertambahan Nilai yakni ….
A. 1, 2, dan 3
B. 1, 2, dan 4
C. 2, 3, dan 4
D. 2, 3, dan 5
E. 3, 4, dan 5
Jawaban: D
Pembahasan:
Transaksi yang tidak dikenakan Pajak Pertambahan Nilai adalah
1. Pembelian bibit jagung di toko pertanian.
2. Pembelian telur di minimarket.
3. Pembelian beras di supermarket.
15. Adam seorang manajer di perusahaan konstruksi. Penghasilannya Rp15.000.000,00 sebulan. Adam telah menikah dan mempunya dua anak. Istrinya tidak bekerja, berapa pajak terutang Adam tiap tahun ….
A. Rp11.525.000,00
B. Rp11.875.000,00
C. Rp12.000.000,00
D. Rp12.500.000,00
E. Rp12.875.000,00
Jawaban: B
Pembahasan:
Penghasilan 1 tahun Rp15.000.000 x 12 = Rp180.000.000,00
PTKP: – wajib pajak Rp54.000.000,00
– isteri Rp4.500.000,00
– anak 2 x Rp4.500.000,00 Rp9.000.000,00 +
Penghasilan Tidak Kena pajak = Rp67.500.000,00 (–)
Penghasilan Kena Pajak = Rp112.500.000,00
Jadi, PPh terutang per tahun:
5% x Rp50.000.000,00 = Rp2.500.000,00
15% x Rp62.500.000,00 = Rp9.375.000,00 +
= Rp11.875.000,00
16. Malik menemukan penghasilan kena pajak Rp 50.000.000,00 dan ia memiliki NPWP. Berdasarkan UU No 36 tahun 2008 tarif PPh yakni ….
Besarnya pajak terutang Malik yakni ….
A. Rp2.500.000,00
B. Rp3.000.000,00
C. Rp4.500.000,00
D. Rp5.000.000,00
E. Rp6.500.000,00
Jawaban: A
Pembahasan:
Malik menemukan penghasilan kena pajak Rp50.000.000,00 dan ia memiliki NPWP. Berdasarkan UU No 36 tahun 2008 tarif PPh adalah
Besarnya pajak terutang Pak Malik yakni Rp50.000.000,00 x 5% = Rp2.500.000,00.
17. Pak Andi memiliki tanah seluas 450 m2 dengan harga jual Rp200.000,00/m2 sedangkan luas bangunan 200 m2 dengan harga jual Rp 400.000,00/m2. Jika nilai jual objek pajak tidak kena pajak Rp10.000.000,00 dan tarif PBB 0,1%, pajak mesti dibayar Pak Andi….
A. Rp72.000,00
B. Rp95.000,00
C. Rp122.000,00
D. Rp160.000,00
E. Rp170.000,00
Jawaban: D
Pembahasan:
Tanah 450 m2 x Rp200.000,00 = Rp90.000.000,00
Bangunan 200 m2 x Rp400.000,00 = Rp80 000.000,00 +
NJOP = Rp170.000.000,00
NJOPTKP = Rp10.000.000,00 (-)
NJOPKP = Rp160.000.000,00
PBB yang terutang = 0,5% x 20% x Rp160.000.000,00 =
Rp160.000,00
18. Nia mengimpor laptop senilai Rp18.000.000,00 Pajak Pertambahan Nilai 10%, maka PPN yang dibayar Nia sebesar ….
A. Rp18.000.000,00
B. Rp1.800.000,00
C. Rp1.000.000,00
D. Rp800.000,00
E. Rp180.000,00
Jawaban: 
Pembahasan: B
Nia mengimpor laptop senilai Rp18.000.000,00. Pajak Pertambahan Nilai 10%, maka PPN yang dibayar Nia sebesar Rp1.800.000,00.
19. Berikut bukan ialah objek bea materai ….
A. Akta notaris.
B. Saham dengan nilai nominal di bawah Rp10.000.000,00.
C. Kuitansi pembayaran di bawah Rp250.000,00.
D. Wesel dengan nilai nominal di atas Rp10.000.000,00.
E. Cek senilai di atas Rp 10.000.000,00.
Jawaban: C
Pembahasan:
Kuitansi pembayaran di bawah Rp250.000,00 bukan ialah objek materai
20. Dokumen yang digunakan selaku alat pembuktian di pengadilan, mesti bermaterai senilai ….
A. Rp1.000,00
B. Rp2.000,00
C. Rp3.000,00
D. Rp5.000,00
E. Rp6.000,00
Jawaban: E
Pembahasan:
Dokumen yang digunakan selaku alat pembuktian di pengadilan, mesti bermaterai senilai Rp6.000,00.


Demikian artikel cybermoeslem.xyz yang menyuguhkan Contoh Soal Pilihan Ganda atau Multiple Choice mata pelajaran Ekonomi Kelas 11 Bab 7 Perpajakan lengkap dengan Kunci Jawaban dan Pembahasannya. Semoga bermanfaat, silahkan baca postingan-postingan cybermoeslem.xyz lainnya. Selamat dan semangat mencar ilmu untuk masa depan yang lebih baik.


Sumber https://www.sekolahmuonline.com