Soal Paibp Kelas 10 Belahan 1 Menjangkau Keberhasilan Dengan Persaingan Dalam Kebaikan Dan Etos Kerja + Kunci Jawabannya Cybermoeslem.Xyz

By | Agustus 3, 2021
Soal PAIBP Kelas 10 Bab 1 Meraih Kesuksesan dengan Kompetisi dalam Kebaikan dan Etos Kerja + Kunci Jawabannya cybermoeslem.xyz. Pembaca Sekolahmuonline, berikut ini kami suguhkan untuk Anda utamanya adik-adik yang sekarang berada di kelas 10 SMA/SMK/MA/MAK soal mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti (PAIBP) Kelas X Lengkap dengan Kunci Jawabannya. Pada artikel kali ini Sekolahmuonline suguhkan Soal PAIBP Kelas 10 Bab 1 Meraih Kesuksesan dengan Kompetisi dalam Kebaikan dan Etos Kerja.
 Meraih Kesuksesan dengan Kompetisi dalam Kebaikan dan Etos Kerja  Soal PAIBP Kelas 10 Bab 1 Meraih Kesuksesan dengan Kompetisi dalam Kebaikan dan Etos Kerja + Kunci Jawabannya  cybermoeslem.xyz

Soal PAIBP Kelas X Bab 1 Meraih Kesuksesan dengan Kompetisi dalam Kebaikan dan Etos Kerja

A. Soal Pilihan Ganda PAIBP Kelas 1 Bab 1 Meraih Kesuksesan dengan Kompetisi dalam Kebaikan dan Etos Kerja


Jawablah soal-soal berikut ini dengan menegaskan abjad A, B, C, D, atau E pada jawaban yang benar dan tepat!

1. Perhatikan tabel berikut ini!


Pasangan yang sempurna merupakan ….
A. 1a, 2b, 3c, 4d
B. 1b, 2d, 3a, 4b
C. 1c, 2d, 3b, 4a
D. 1d, 2c, 3b, 4a
E. 1e, 2a, 3d, 4c

Jawaban: C

2. Berdasarkan Q.S. al-Maidah/9: 48 ditegaskan bahwa kitab Al-Qur’an diturunkan oleh Allah Swt. dengan haq (kebenaran). Kebenaran tersebut termasuk hal-hal berikut ini, kecuali ….
A. Dzat yang menurunkan
B. haq dalam kandungannya
C. cara turunnya
D. yang mengantarnya turun
E. penafsiran insan atas Al-Qur’an

Jawaban: E

3. Kitab Al-Qur’an berfungsi membenarkan kitab-kitab sebelumnya, yakni Taurat yang diturunkan terhadap Nabi Musa a.s., Zabur yang diturunkan terhadap Nabi Daud a.s., dan Alkitab yang diturunkan terhadap Nabi Isa a.s. AlQur’an menjadi saksi atas kebenaran kandungan kitab-kitab terdahulu. 

Dalam hal ini Al-Qur’an berfungsi selaku ….
A. Muhaimin
B. Mutakabbir
C. Mutawatir
D. Mursyid
E. Murabbi

Jawaban: A

4. Dalam kedudukannya selaku pemelihara, Al-Qur’an memelihara dan mengukuhkan prinsip pemikiran Ilahi yang bersifat universal (kully) dan mengandung kemaslahatan abadi bagi umat insan sepanjang masa. 

Berikut ini yang merupakan bukti pemikiran Islam bersifat universal merupakan ….
A. Membutuhkan waktu yang usang untuk mempelajarinya
B. Ajarannya gampang dijalankan oleh seluruh golongan manusia
C. Setiap orang berhak menyodorkan isi Al-Qur’an terhadap orang lain
D. Memperluas peluang insan untuk masuk surga
E. Tidak ada syarat tertentu untuk melaksanakan pemikiran Islam

Jawaban: B

5. Umat Islam ditugaskan untuk berlomba-lomba dengan betul-betul dalam berbuat kebaikan dan menyingkir dari perdebatan yang tidak perlu sampai menghabiskan waktu sia-sia. Berikut ini yang bukan merupakan persoalan dalam menerapkan fastabiqul khairat merupakan ….
A. kurangnya ilmu untuk mengerti isi Al-Qur’an
B. merasa diri paling benar dan menilai pihak lain sesat
C. mempunyai pendirian yang teguh dan konsisten
D. merasa cukup dengan amal yang dilakukan
E. tidak mau memperoleh nasihat dari orang lain

Jawaban: C

6. Perhatikan serpihan Q.S. al-Maidah/5: 48 berikut ini!


Arti dari serpihan ayat di atas merupakan ….
A. maka putuskanlah permasalahan mereka menurut apa yang diturunkan Allah
B. untuk setiap umat di antara kamu, Kami berikan aturan dan jalan yang terang
C. yang membenarkan kitab-kitab sebelumnya dan menjaganya
D. Kalau Allah menghendaki, tentu kau dijadikan-Nya satu umat (saja)
E. Allah hendak menguji kau terhadap karunia yang sudah diberikan-Nya 

Jawaban: B

7. Perhatikan serpihan Q.S. al-Maidah/5: 48 berikut ini!


Ayat yang bergaris bawah mengandung aturan bacaan ….
A. Mad jaiz munfashil dan idgham bilaghunnah
B. Mad wajib muttashil dan idgham bilaghunnah
C. Mad jaiz munfashil dan ikhfa’
D. Mad wajib muttashil dan izhar safawi
E. Mad iwadh dan iqlab

Jawaban: A

8. Islam sungguh menghargai seseorang yang bersusah payah untuk memperoleh penghidupan yang layak, dan memakan makanan dari hasil bisnisnya sendiri. Bagi seorang muslim, etos kerja bukan cuma berniat menyanggupi keperluan hidup duniawi, namun ada tujuan mulia yakni ….
A. meraih pangkat tertinggi
B. memperoleh harta yang melimpah
C. selaku bab ibadah terhadap Allah Swt.
D. dimuliakan oleh masyarakat
E. memperoleh ketenangan hidup

Jawaban: C

9. Bekerja keras merupakan sikap mulia yang mesti dijalankan setiap muslim. Di antara tujuan melakukan pekerjaan dalam Islam merupakan menolak kemungkaran. Kemungkaran sanggup terjadi pada seseorang yang menganggur. Kemungkaran tersebut merupakan ….
A. Memiliki prospek yang terlalu tinggi
B. Rasa malas dan berpangku tangan
C. Sulit membedakan antara kebaikan dan keburukan
D. Mendapatkan pinjaman dari orang lain
E. Tergerak untuk memperbanyak ibadah

Jawaban: B

10. Seandainya Allah Swt. menghendaki, tentu umat Nabi Musa a.s., Nabi Isa a.s., dan umat Nabi Muhammad Saw. akan dijadikan satu umat saja. Tetapi hal ini tidak diharapkan oleh Allah Swt. Hikmah yang sanggup diambil adalah ….
A. Manusia mempunyai nasib berbeda-beda
B. Agar sanggup berlomba dalam kebaikan
C. terciptanya kehidupan gres di bumi
D. memperluas kewenangan insan dalam mengolah bumi
E. semua insan dikendalikan oleh takdir

Jawaban: E

B. Soal Essay PAIBP Kelas 1 Bab 1 Meraih Kesuksesan dengan Kompetisi dalam Kebaikan dan Etos Kerja


Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut ini dengan jawaban yang benar!

1. Kehidupan dunia diwarnai dengan pergantian yang sungguh dinamis. Allah merekomendasikan umatnya biar bersaing dalam kebaikan. Nabi Saw. mengajarkan biar memulai amal dengan membaca basmalah. Mengapa dikala memulai sebuah amal kebaikan mesti dengan membaca basmalah dan berdoa terhadap Allah Swt.?

Jawaban:
Agar diberikan kemudahan, kelancaran, dan keberkahan. 
Doa merupakan kekuatan spiritual yang hendak mendorong kalian untuk berupaya optimal sampai amal tersebut paripurna. Di samping itu ada nilai pahala atas amal yang kalian laksanakan dengan ikhlas. 

2. Setiap pemikiran Al-Qur’an tentu mempunyai nasihat dan manfaat, tergolong pemikiran fastabiqul khairat. Sifat mulia ini akan menghadirkan banyak manfaat, baik bagi diri sendiri maupun orang lain. Sebutkan dan jelaskan faedah fastabiqul khairat dalam kehidupan sehari-hari!

Jawaban:
Manfaat fastabiqul khairat dalam kehidupan sehari-hari yaitu:
1) Memperoleh rida dan pahala dari Allah Swt.
2) Menjadi insan yang bermanfaat
3) Mempercepat terselesaikannya pekerjaan
4) Termotivasi untuk menjadi lebih baik
5) Menjadi langsung yang disiplin dan bertanggungjawab
6) Mempererat kekerabatan antar sesama

3. Berlomba dalam kebaikan sanggup dijalankan oleh setiap muslim di manapun ia berada. Lebih dari itu, Islam sungguh merekomendasikan biar bersegara melaksanakan kebaikan dengan sarat semangat dan etos kerja tinggi. Mengapa seorang mukmin mesti bersegera dalam berlomba-lomba dalam kebaikan dan beretos kerja?

Jawaban:
Karena peluang waktu hidup di dunia cuma sementara dan terbatas oleh ruang dan waktu. Tidak ada yang tahu kapan seseorang akan diundang menghadap Allah Swt. Di samping itu, tidak ada yang tahu pergantian yang hendak dialami oleh seseorang. Bisa jadi malam ia beriman, esoknya sudah tidak mempunyai iman. Atau malam ia masih shalat berjamaah di masjid, pagi terjerumus dalam kemaksiatan.

4. Pesaing bukan lawan yang mesti dikalahkan namun merupakan rekan kerja dalam bersaing secara sehat. Pekerjaan yang dijalankan secara bahu-membahu akan mempererat tali persaudaraan di antara sesama. Mengapa sanggup demikian?

Jawaban:
Karena tugas serta dan keterlibatan masing-masing individu dalam satu kalangan akan kian memperkuat jalinan kekerabatan kekeluargaan

5. Q.S at-Taubah/9:105 berisi pesan-pesan mulia yang mesti dijalankan oleh setiap muslim dalam kehidupan sehari-hari. Sebutkan pesan-pesan mulia yang terkandung dalam Q.S at-Taubah/9:105!

Jawaban:
Pesan-pesan mulia yang terkandung dalam Q.S. atTaubah/9: 105 adalah
1. Allah Swt. mengutus untuk bersedekah saleh hingga keuntungannya sanggup dicicipi oleh diri sendiri maupun penduduk luas. Amal tersebut harus dilakukan dengan tulus alasannya merupakan mengharap rida dari Allah Swt.
2. Setiap amal akan dilihat oleh Allah Swt., Rasulullah Saw. dan mukminin di alam abadi kelak. Lalu akan dibalas sesuai amal tersebut, jikalau amalnya baik maka memperoleh pahala, sebaliknya jikalau amalnya 
buruk maka akan dibalas dengan siksa. Karenanya seorang muslim haruslah memperbanyak amal saleh di saat hidup di dunia. 
3. Janganlah merasa amalnya sudah cukup banyak untuk bekal hidup di akhirat. Sifat ini akan menghambat hadirnya prospek untuk beramal saleh lagi. Tumbuhkan inisatif untuk melakukan amal saleh sehingga orang lain ikut tergerak untuk melakukannya. Pahala berlipat akan diberikan oleh Allah Swt. terhadap orang yang memberi contoh tanpa menghemat pahala mereka yang mencontoh.
Setiap insan akan kembali ke kampung akhirat, dan memperoleh jawaban amal perbuatannya. Seorang mukmin hendaklah jangan larut dengan gemerlap kehidupan duniawi sampai melupakan alam abadi yang kekal abadi.

Demikian artikel Sekolahmuonline yang menyuguhkan soal mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti (PAIBP) Kelas 10 Bab 1 Meraih Kesuksesan dengan Kompetisi dalam Kebaikan dan Etos Kerja lengkap dengan Kunci Jawabannya. Semoga bermanfaat. Silahkan baca postingan-postingan Sekolahmuonline lainnya.