Sunah-Sunah Dalam Mengerjakan Shalat Jumat

Doaharianislami.com – Tentu kita sebagai seorang muslim sudah mengetahui bahwa setiap hari jum’at diwajibkan bagi kita para pria yang sudah baligh (dewasa), yang sehat dan bukan musyafir untuk mengerjakan sholat jum’at atau fardhu ‘ain. sholat jum’at merupakan ibadah rutin setiap hari jum’at sebagai pengganti sholat dzuhur.

Dalam melaksanakan ibadah kita niscaya ingin mendapat pahala yang lebih untuk menyempurnakan ibadah kita, menyerupai halnya dalam mengerjakan sholat jum’at memiliki sunah-sunah yang bisa kita lakukan semoga dalam mengerjakan sholat jum’at kita mendapat pahala lebih.

 Tentu kita sebagai seorang muslim sudah mengetahui bahwa setiap hari jum Sunah-Sunah Dalam Mengerjakan Shalat Jumat

Dan bagi yang belum tahu apa sunah-sunah yang dikerjakan dalam sholat jum’at, berikut ini merupakan sunah-sunahnya.

Sunah-Sunah Sholat Jum’at

1. Orang yang akan pergi untuk sholat Jum’at hendaklah segera tiba ke masjid. Allah Swt berfirman.

Artinya:”Dan segeralah kau kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada nirwana yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang orang yang bertakwa.” (Q.S Ali Imran : 133)

2. Disunahkan untuk mandi terlebih dahulu sebelum pergi ke masjid, dengan niat mandi untuk sholat jum’at selain itu juga disunnahkan menghilangkan segala kotoran yang ada dibadan. Rasulullah saw bersabda.

Artinya:” Dari Ibnu Hibban bahwasanya rasulullah saw bersabda: Barang siapa menghadiri jum’at baik pria atau wanita hendaklah ia mandi.” (H.R Jamaah dan Ibnu Hibban)

3. Sebelum melaksanakan sholat jum’at disunahkan pula untuk memotong kuku, mencukur rambut dan bulu yang baik untuk dicukur  dan berhias dengan pakaian yang rapih, bersih, manis serta menggunakan wewangian (parfum). Rasulullah saw bersabda.

Artinya: “Dari Abu Ayub Al-Anshari bahwasanya rasulullah saw telah bersabda: Barang siapa mandi pada hari jum’at dan menggunakan harum-haruman kalau ada padanya, serta menggunakan sebaik-baiknya pakaian yang ada padanya. kemudian keluar ia hingga hingga di masjid kemudian ruku’ (sholat) seberapa ia kehendaki dan tidak menyakiti seseorang (melangkahi duduk orang lain. kemudian ia mendengarkan khutbah hingga ia sholat jum’at, yang demikian itu akan menjadi kafarat (penebus) bagi dosa yang terjadi antara jum’at itu dan jum’at lain.” (H.R Ahmad)

Baca juga: Niat Sholat Rawatib Qabliyah dan Ba’diyah Lengkap

4. Ketika keluar dari rumah untuk berangkat ke masjid di sunahkan untuk membaca doa.

Artinya: “Wahai tuhanku jadikanlah dalam hatiku cahaya, dan pada lidahku cahaya dan jadikanlah pada pendengaranku cahaya, dan jadikanlah pada penglihatanku cahaya dan jadikanlah dibelakangku cahaya dan dihadapanku cahaya, dan jadikanlah dari atasku cahaya dan dari bawahku cahaya.Ya Tuhanku berilah saya cahaya cahaya yang berkilau.” (H.R Muslim dan Ibnu Abbas)

5. Ketika memasuki masjid hendaklah mendahulukan kaki kanan dan membaca doa masuk masjid, begitupun ketika keluar masjid mendahulukan kaki kiri dan membaca doa keluar masjid. perlu diingat membaca doa ketika masuk masjid maupun keluar masjid tidak di amalkan khusus pada hari jum’at saja tetapi setiap ketika ketika masuk dan keluar masjid.

6. Hendaklah orang yang tiba ke masjid untuk melaksanakan sholat jum’at tidak melangkahi duduk orang lain. Rasulullah saw bersabda.

Artinya:” Dari Abdullah bin Busr ia berkata: seorang pria tiba melangkahi duduk-duduk orang lain pada hari jum’at, sedang Nabi Saw sedang berkhotbah, maka Nabi Saw bersabda: Duduklah kau bahwasanya kau telah menyakiti dan telah terlambat.” (H.R Abu Daud dan Nasai)

7. Orang yang hendak pergi sholat jum’at setelah hingga di masjid pribadi mengambil daerah untuk melaksanakan sholat tahiyatul masjid, walaupun sedang ada khutbah. Kecuali kalau ia melaksanakan Sholat tahiyatul masjid kalau tertinggal oleh imam untuk sholat jum’at. Rasulullah saw bersabda

Artinya:”Dari Abu Qatadah bahwa Rasulullah saw bersabda: Apabila seseorang diantara kau masuk ke masjid maka hendaklah ia sholat dua rakaat sebelum duduk.” (H.R Abu Daud)

8. Setelah jawaban sholat tahiyatul masjid maka di sunahkan untuk duduk dengan niat i’tikaf sambil berdzikir, berdoa, membaca sholawat dan mengerjakan sunah sesuai kemampuannya.

9. Jika Khatib telah memulai khutbah hendaklah jama’ah yang lain berhenti membaca doa, dzikir atau yang lainnya. Rasulullah Saw bersabda.

Artinya:” Dari Abu Hurairah ra bahwasanya rasulullah saw bersabda : Apabila engkau katakan kepada teman engkau pada hari jum’at diamlah, sedang imam berkhotbah maka engkau telah menciptakan sia-sia.” (H.R Mali Ahmad dan Abu Dawud)

10. Setelah mengerjakan sholat jum’at hendaklah mengerjakan sholat ba’diyah. Rasulullah saw bersabda.

Artinya: “Dari Abu Hurairah ra bahwasanya Rasulullah saw bersabda: barang siapa di antara kau yang mengerjakan sholat setelah jum’at, maka hendaklah ia sholat empat rakaat.” (H.R Muslim)

Baca juga: Niat sholat Witir lengkap dengan terjemahnya

Demikian lah mengenai sunah-sunah pada sholat jum’at. semoga dengan melaksanakan sunah-sunah tersebut ibadah sholat jum’at kita semakin tepat dan mendapat pahala lebih.

Scroll to Top