Tata Cara Shalat Idul Adha Sesuai Sunnah Dan Bacaannya

Tata Cara Shalat Idul Adha Sesuai Sunnah Dan Bacaannya – Shalat ied idul adha ialah salah satu ibadah sunnah yang di kerjakan dikala hari raya tanggal 10 dzulhijjah atau lebara qurban. Momen ibadah ini di laksanakanya setahun sekali, sehingga sangat di anjurkan bagi seluruh umat islam untuk melaksanakannya, alasannya termasuk sunnah yang sangat di anjurkan, serta baginda rosul pun tidak pernah meninggalkannya.

Tidak jauh berbeda dengan shalat idul fitri baik itu dalam tata caranya, bacaannya juga gerakannya, yang menjadi perbadaannya hanya terletak pada niatnya saja baik itu makmum atau imam, lantaran niat ini selain sebagai rukun dari setiap shalat tetapi juga menjadi pembeda antara satu ibadah dengan yang lainnya.

Dalam membacakan niat shalat idul adha sama menyerupai shalat pada umumnya baik itu yang di fardlukan atau di sunatkan ialah ketika tekhbirotul ikram, sedangkan melafadzkannya sebelum takhbirotul ikhram hukumnya sunat dengan tujuan untuk meluruskannya nanti di dalam hati, lantaran niat tempatnya di dalam hati.

Bacaan di antara takhbir yang di lakukan 7 kali pada rakaat pertama dan 5 kali untuk rakaat kedua ialah sama dengan bacaan takbir pada idul fitri, ialah membaca kalimat al bakiyatussolihat, banyaknya jumlah takbir yang di lakukan tidak termasuk takhbirotul ikhram, dan berikut tata cara selengkapnya.

Niat

Bagi Ma’mum

اُصَلِّى سُنُّةً عِيْدِالْاَضْحَى رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ مَأْمُوْمًا ِللهِ تَعَالَى

Usholli sunnata ‘iidhil adha rakataini mustaqhbilal qiblati ma’muuman lillahi ta’aala.

Artinya : Saya niat sholat sunnah idul adha dua raka’at menghadap kiblat sebagai ma’mum lantaran Allah Ta’ala

Bagi Imam

اُصَلِّى سُنُّةً عِيْدِالْاَضْحَى رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اِمَامًا ِللهِ تَعَالَى

Usholli sunnata ‘iidhil adha rakataini mustaqhbilal qiblati imaaman lillahi ta’aala.

Artinya : Saya niat sholat sunnah idul adha dua raka’at menghadap kiblat sebagai imam lantaran Allah Ta’ala

Takhbirotul ikhram

Yaitu mengangkat kedua tangan sampai pundak sambil membaca allohuakhbar, di sini daerah menhadirkan niat

Melakukan takhbir lagi sebanyak tujuh kali untuk rakaat pertama dan lima kali untuk rakaat kedua di antra takbir tersebut membaca kalimat :

سُبْحَانَ اللَّهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلَا إلَهَ إلَّا اللَّهُ وَاَللَّهُ أَكْبَرُ . اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي وَارْحَمْنِي

SUBHANALLAH WAL HAMDULILLAH WA LAA ILAHA ILLALLAH WALLAHU AKBAR. ALLAHUMMAGHFIRLII WAR HAMNII

Artinya : Maha suci Allah, segala kebanggaan bagi-Nya, tidak ada sesembahan yang benar untuk disembah selain Allah. Ya Allah, ampunilah saya dan rahmatilah aku.

Dilanjut membaca surat fatihah dari awal sampai selesai

Kemudian membaca salah satu surat dari al-qur’an sebaiknya membaca surat qaaf dan alqomar atau dapat juga surat al a’la dan al-ghosiyah.

Kemudian ruku, bangun dari ruku, sujud, duduk di antara sujud, sejud lagi dan bangun untuk melaksanakan rakaat kedua.

Setelah bangun eksklusif melaksanakan takhbir yang lima kali, lalu untuk selanjutnya sama hal menyerupai rakaat pertama yang di akhiri dengat tahiyyat dan salam.

Setelah selesai melaksanakan shalat idul adha ini di lanjut dengan khutbah yang di lakukan oleh imam atau oleh orang yang telah di tunjuk untuk itu, kiprah jamaah hanya mendengarkannya saja dengan khusu sampai selesai.

Sampai di situ maka panduan atau tata cara shalat idul adha telah selesai dengan benar, alangkah baiknya kalau sebelum bubar melaksanakan musafahah dulu semuanya yang eksklusif di pimpin oleh imam. Itulah tata cara shalat idul adha sesuai sunnah dan bacaan niatnya lengkap idul fitri berdasarkan nu, muhammadiyah, pdf, takbiratul ihram, aturan shalat idul adha serta yang lainnya.

Scroll to Top