Tata Cara Shalat Sunnah Rawatib Yang Benar Lengkap Waktunya

Tata Cara Shalat Sunnah Rawatib Yang Benar Lengkap, Shalat sunnah rawatib yaitu shalat yang di kerjakan sebelum atau setelah sahalat fardlu, atau sering juga di sebut sebagai qobliah yaitu shalat yang di lakukan sebelum shalat wajib dan shalat ba’diah yaitu shalat sunnah yang di kerjakan sesudahnya.

Di antara keterangan yang menyerukan untuk mengerjakan shalat sunnah rawatib ialah terdapat dalam sebuah hadist nabi yang di riwayatkan oleh imam bukhari dan muslim “Dari abdullah bin umar, ia berkata ‘aku ingat (hapal) dari rosululloh saw, dua rakaat sebelum dzuhur, dua rakaat setelah dzuhur, dua rakaat setelah maghrib, dua rakaat setelah isya dan dua rakaat setelah isya dan dua rakaat sebelum subuh ( HR : Bukhari dan Muslim).

Dalam hadist lain juga di katakan :

مَا مِنْ عَبْدٍ مُسْلِمٍ يُصَلِّي لِلَّهِ كُلَّ يَوْمٍ ثِنْتَيْ عَشْرَةَ رَكْعَةً تَطَوُّعًا غَيْرَ فَرِيضَةٍ إِلَّا بَنَى اللَّهُ لَهُ بَيْتًا فِي الْجَنَّةِ

“Tidaklah seorang muslim mendirikan shalat sunnah tulus alasannya yaitu Allah sebanyak dua belas rakaat selain shalat fardhu, melainkan Allah akan membangunkan baginya sebuah rumah di surga.” (HR. Muslim)

Dalam problem shalat sunnah rawatib terdapat dua macam yaitu ada yang di namakan dengan shalat sunnah rawatib mu’akad yaitu shalat sunnah yang di anjurkan untuk melaksanakannya dan tidak pernah di tinggalkan oleh baginda rosul. Dan shalat sunnah rawatib ghair mu’akad yaitu shalat sunnah yang yang di anjurkan tetapi dalam hal hukumnya tidak sekuat dengan shalat sunnah mu’akad.

Di antara shalat sunnah rawatib mua’akad yaitu :

  • 2 Rakaat sebelum shalat dzuhur
  • 2 Rakaat setelah shalat dzuhur
  • 2 Rakaat setelah shalat maghrib
  • 2 Rakaat setelah shalat isya
  • 2 Rakaat sebelum shalat shubuh

Di antara shalat sunnah ghair mua’kad yaitu :

  • 2 Rakaat sebelum dzuhur
  • 2 Rakaat setelah dzuhur
  • 4 Rakaat sebelum ashar
  • 2 Rakaat sebelum maghrib
  • 2 Rakaat sebelum isya

Di antara di syariatkannya shalat sunnah rawatib qobliah yaitu supaya diri dan jiwa kita mempunyai kesiapan dikala mengerjakan shlat fardlu, alasannya yaitu bagai mana pun kita sebagai insan yang selalu di hadapkan dalam keraguan dalam mengerjakan setiap urus maka perlu persiapan terlebih dahulu supaya apa yang akan kita kerjakan sanggup lancar dengan mulus, begitu juga dalam hal ibadah, ketka ibadah kita ingin khusu maka persiapkanlah terlebih dahulu di antaranya dengan selalu mengerjakan shalat sunnah rawatib qobliah.

dan di antara di syariatkannya shalat sunnah rawatib ba’diah yaitu bertujuan untuk menutup kekurangan-kekurangan dalam shalat wajib yang gres di laksanakan, alasannya yaitu niscaya kita sebagai insan yang banyak dosa yang sering ingat pada hal-hal yang lain dikala shalat maka untuk menutupi kekurangan itu kita di syariatkan untuk melksanakan shalat sunnah rawatib ba’diah.

Tata Cara Shalat Sunnah Rawatib

Dalam problem tata cara shalat sunnah rawatib ini bersama-sama tidak ada perbedaan dengan shalat pada umumnya baik shalat wajib atau shalat sunnah lainnya menyerupai shalat dhuha, sedangka yang menjadi perbedaan yang menonjol dalam shalat sunnah ini yaitu terletak pada lafadz doa nya saja, alasannya yaitu memang problem niat ini merupakan suatu pembeda antara shlat yang satu dengan shalat yang lainnya, sedangkan untuk bacaan niatnya sanggup di lihat di pembahasan kami yang lainnya alasannya yaitu kami akan membahasnya secara lengkap.

Mungkin hingga di sini dulu pembahasan kami perihal tata cara shalat rawatib semoga apa yang kami sampaikan ini sanggup menjadi suatu pengetahuan yang bermanfaat bagi kalian semua, juga mudah-mudahann sanggup mengamalkan nya sacara terus menerus sebagaimana rosululloh selalu mengerjakannya.

Scroll to Top